Indonesia Kuasai 55% Pasar Minyak Sawit Dunia

KANAL24 -2021-10-07, 11:00:00 WIB 124 kali

Ilustrasi kelapa sawit (gapki)

KANAL24, Jakarta - Indonesia adalah negara produsen terbesar yang menguasai sekitar 55% pangsa pasar minyak sawit dunia. Dengan memanfaatkan tidak lebih dari 10% dari total global land bank for vegetable oil, Indonesia mampu menghasilkan 40% dari total minyak nabati dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis mengatakan industri kelapa sawit nasional telah berkontribusi mengentaskan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja untuk lebih dari 16 juta tenaga kerja dan merupakan kontribusi terbesar ekspor non migas dengan menyumbang 15,6% dari total ekspor non migas tahun 2020.

"Dengan demikian, kelapa sawit telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional dan menjadi primadona komoditas sektor industri ekspor," kata Airlangga , Kamis (7/10/2021).

Terkait pencapaian Sustainable Development Goals, peranan minyak sawit dalam mencapai target yang telah disepakati secara global, antara lain sebagai sumber energi bersih dan terbarukan yang mendukung ketahanan energi nasional, penyediaan bahan makanan, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta pengurangan ketimpangan sosial dan ekonomi.

"Hasil rekonsiliasi luas tutupan kelapa sawit nasional yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tahun 2019 telah mengidentifikasi seluas 16,38 juta ha, dengan distribusi luas Perkebunan Rakyat (baik swadaya maupun kemitraan) sebesar 6,72 juta ha (41%), Perkebunan Besar Negara sebesar 0,98 juta ha (6%), dan Perkebunan Besar Swasta sebesar 8,68 juta ha (53%)," ujar Airlangga.

Para ahli juga telah memproyeksikan sampai dengan tahun 2030 distribusi luas tutupan kelapa sawit akan didominasi oleh Perkebunan Rakyat mencapai 60%, Perkebunan Besar Swasta sebesar 36%, dan Perkebunan Besar Negara sebesar 4%. Data-data di atas menunjukan bahwa peranan Perkebunan Rakyat memiliki kontribusi yang signifikan dalam pembangunan perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

"Keunggulan kelapa sawit dibanding komoditi pesaing minyak nabati lainnya adalah mempunyai produktivitas yang lebih tinggi, sehingga luas lahan yang digunakan untuk memproduksi minyak sawit lebih sedikit," tambah Airlangga.

Untuk menghasilkan 1 ton minyak sawit hanya membutuhkan lahan 0,3 ha, sementara rapeseed oil butuh lahan seluas 1,3 ha, sunflower oil seluas 1,5 ha dan soybean oil seluas 2,2 ha.

"Industri ini sangat strategis. Kami berharap semua komponen masyarakat termasuk juga Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR - Indonesia terus mengembangkan dan menjaga sustainability industri ini," tutur Airlangga.

Pemerintah juga tetap berkomitmen untuk melakukan peremajaan (replanting) sebanyak 540.000 ribu hektar kebun kelapa sawit milik petani sampai dengan tahun 2024.(sdk)

kanal24.co.id Airlangga Hartarto minyak sawit indonesia industri kelapa sawit
Popular

KANAL24 - 2020-05-03 35643 kali

COVID-19 DAN FITNAH AKHIR ZAMAN

KANAL24 - 2020-02-27 27906 kali

AYAT-AYAT KREATIFITAS DAN INOVASI PELAYANAN

KANAL24 - 2019-07-04 26283 kali

Tujuh Istilah Populer Dalam Tinju

KANAL24 - 2019-06-29 21946 kali

20 Istilah Basket Yang Perlu Diketahui

KANAL24 - 2019-08-14 19483 kali

Kenali 10 Istilah Dalam Pramuka