Sigale Gale Carnival 2019, Ajang untuk Promosikan Budaya Batak Kepada Dunia

KANAL24 -2019-06-12, 14:00:00 WIB 861 kali

Parade tarian tradisional Batak dalam Sigale Gale Carnival 2019 (Kemenpar)

KANAL24, Samosir – Sigale Gale Carnival 2019 merupakan salah satu ajang untuk mempromosikan keunikan budaya Batak kepada dunia luar. Karnaval yang mengangkat tema The Beauty of Ulos tersebut diharapkan bisa memperkaya atraksi wisata di wilayah Danau Toba Sumut dan sekitarnya.

Ketua Pelaksana Calendar of Event (CoE) 2019 Kemenpar Esthy Reko Astuti dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu kemarin  mengatakan, selama ini sigale-gale menjadi identitas budaya masyarakat Samosir.

“Kemasyuran namanya patut menjadi sebuah simbol kebesaran budaya Batak Samosir,” katanya.

Terlebih karnaval ini juga selalu mengangkat kain ulos yang juga merupakan bagian yang tak terpisahkan dari budaya Batak.

Karnaval ini pun menampilkan patung sigale-gale raksasa. Meski berukuran besar, patung ini pun mampu menari mengikuti irama gondang. Puluhan peserta fashion show juga ikut meramaikan karnival tersebut.

"Kekayaan budaya menjadi sebuah atraksi yang mampu menarik wisatawan. Apalagi karnaval ini dikemas bersamaan saat momen libur Lebaran. Dengan itu nuansa libur Lebaran makin luar biasa di Samosir," kata Esthy.

Hal ini menjadi penting untuk semakin mengangkat pariwisata Danau Toba. Karena atraksi merupakan cara efektif untuk mempromosikan destinasi pariwisata.

"Konsepnya selalu sama 3A. Aksesnya baik, amenitasnya baik lalu didukung dengan atraksi yang berstandar global untuk mengundang wisatawan datang. Danau Toba ini telah didukung dengan akses yang sangat baik dengan adanya Bandara Internasional Silangit. Amenitasnya juga mumpuni. Tinggal terus digenjot atraksi wisata seperti Sigale Gale Carnival ini," katanya.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon menambahkan Sigale Gale Carnival menjadi momentum mengangkat kekuatan budaya Samosir. Karena jelas atraksi budaya menjadi magnet yang sangat luar biasa bagi wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

Wisatawan asing nampak menikmati parade dari Sigale Gale Carnival 2019 (Kemenpar)

"Tadi banyak wisatawan mancanegara yang juga hadir di karnaval ini. Ada dari Malaysia, Taiwan, Swiss, Jerman, dan sebagainya. Ini momentum untuk memanjakan mereka dan menjadi sebuah cerita berkesan sekembali mereka ke negaranya masing-masing," ujarnya.

Direktur Pemasaran Pariwisata Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Basar Simanjuntak mengatakan Sigale Gale Carnival merupakan bentuk penguatan pariwisata Kabupaten Samosir di bidang seni budaya.

"Sebagaimana kita tahu yang sering diutarakan Menpar Arief Yahya, budaya yang merupakan magnet pariwisata itu semakin dilestarikan semakin menyejahterakan," katanya. (sdk)

kanal24.co.id Kemenpar Sigale Gale Carnival 2019 Batak Samosir
Popular

KANAL24 - 2020-05-03 30437 kali

COVID-19 DAN FITNAH AKHIR ZAMAN

KANAL24 - 2019-07-04 23824 kali

Tujuh Istilah Populer Dalam Tinju

KANAL24 - 2020-02-27 22989 kali

AYAT-AYAT KREATIFITAS DAN INOVASI PELAYANAN

KANAL24 - 2019-08-14 17010 kali

Kenali 10 Istilah Dalam Pramuka