Tech Corner Indo Premier: IHSG Berpeluang ke Target Kenaikan 4.560-4.610

KANAL24 -2020-05-18, 09:00:00 WIB 272 kali

ilustrasi saham (idx)

KANAL24, Jakarta - Menutup pekan kemarin dengan pelemahan tipis 0,14% ke posisi 4.508, IHSG pada Senin (18/5) hari ini secara teknikal berpeluang ke kisaran target kenaikan.


"Indeks ditutup di bawah EMA5,10 dan membentuk doji yang merupakan sinyal indecision, stochastic netral dan MACD histogram convergence positif. Target kenaikan indeks pada level 4.560 kemudian 4.610 dengan support di level 4.450 dan 4.395," papar Tim Analis Indo Premier Sekuritas dalam catatan risetnya pagi ini.


Berikut teknikal 3 saham dengan rekomendasi Buy dari Indo Premier:

1. TBIG (1.125), Rekomendasi: Buy
Candle ditutup di atas EMA5,10 dan membentuk pola white closing marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic golden cross dan MACD histogram convergence negatif. Target kenaikan harga pada level 1.165 kemudian 1.200 dengan support di level 1.080, cut loss jika break 1.040.

2. ASII (3.710), Rekomendasi: Buy
Candle ditutup tepat di MA20 dan membentuk pola long white marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic netral dan MACD histogram convergence positif. Target kenaikan harga pada level 3.810 kemudian 3.930 dengan support di level 3.560, cut loss jika break 3.460.

3. EXCL (2.460), Rekomendasi: Buy
Candle ditutup di atas EMA5,10 dan membentuk pola long white marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic netral dan MACD histogram convergence negatif. Target kenaikan harga pada level 2.540 kemudian 2.620 dengan support di level 2.360, cut loss jika break 2.300. (sdk)

kanal24.co.id IHSG BEI
Popular

KANAL24 - 2020-05-03 35060 kali

COVID-19 DAN FITNAH AKHIR ZAMAN

KANAL24 - 2020-02-27 26205 kali

AYAT-AYAT KREATIFITAS DAN INOVASI PELAYANAN

KANAL24 - 2019-07-04 25710 kali

Tujuh Istilah Populer Dalam Tinju

KANAL24 - 2019-06-29 20350 kali

20 Istilah Basket Yang Perlu Diketahui

KANAL24 - 2019-08-14 18923 kali

Kenali 10 Istilah Dalam Pramuka