Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Bukan Sekadar Penghijauan, UB Kenalkan Biodiversitas Lewat Jelajah Pohon Digital

Einid Shandy by Einid Shandy
November 6, 2026
in Pendidikan, Riset Inovasi
0
Bukan Sekadar Penghijauan, UB Kenalkan Biodiversitas Lewat Jelajah Pohon Digital

Bukan Sekadar Penghijauan, UB Kenalkan Biodiversitas Lewat Jelajah Pohon Digital (Andik/UBTV)

4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Keberadaan pohon di lingkungan kampus menyimpan lebih dari sekadar fungsi penghijauan. Setiap pohon memiliki nilai ekologis sekaligus potensi menjadi sumber pengetahuan mengenai lingkungan dan sejarah kehidupan. Namun, potensi tersebut membutuhkan pendekatan edukasi yang menarik agar keberadaan biodiversitas tidak hanya terlihat, tetapi juga dipahami dan dijaga oleh masyarakat kampus. Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu cara untuk mendekatkan pengetahuan tersebut kepada sivitas akademika.

Upaya itu diwujudkan Universitas Brawijaya (UB) melalui kegiatan “JELAJAH POHON LANGKA DUNIA: Nurturing Global Biodiversity on Campus” yang diselenggarakan Globalizing UB bekerja sama dengan UPT UB Green Campus pada Jumat (6/11/2026). Berlangsung di Bundaran CFD Kampus Universitas Brawijaya, kegiatan ini menghadirkan pendekatan pengenalan pohon melalui sistem digital yang menghubungkan identitas tanaman, edukasi biodiversitas, serta pemahaman mengenai ekonomi sirkular.

Baca Juga:
DIPA Mediart Festival Perkuat Globalizing UB Lewat Seni Media

Teknologi Digital Dekatkan Sivitas Akademika dengan Biodiversitas

Ketua Pelaksana, Susenohaji, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program hibah Globalizing UB yang dikembangkan bersama UPT UB Green Campus. Program ini diarahkan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui interaksi digital antara pengunjung dan identitas pohon yang ada di lingkungan kampus.

Melalui mekanisme pemindaian atau scanning, pengunjung diharapkan dapat mengeksplorasi informasi mengenai pohon secara lebih interaktif. Dengan demikian, pengenalan tanaman tidak hanya berlangsung melalui pengamatan langsung, tetapi juga didukung pengalaman digital yang memberikan wawasan tambahan.

Susenohaji menilai pendekatan tersebut penting untuk membangun kesadaran bahwa pohon memiliki peran besar dalam keberlangsungan kehidupan. Menurutnya, keberadaan pohon tidak cukup hanya dipandang sebagai elemen penghijauan, tetapi perlu dipahami sebagai bagian dari lingkungan yang harus dijaga bersama.

Susenohaji, S.E., M.Si., Ketua Pelaksana (Andik/UBTV)

“Harapannya mahasiswa, sivitas akademika itu memiliki kepedulian dan akhirnya memiliki kemauan untuk bersama-sama menjaga pohon yang menjadi paru-paru kehidupan,” jelas Susenohaji.

Ia juga menyebutkan bahwa pohon memiliki fungsi edukasi karena menyimpan pengetahuan mengenai sejarah ekologi dan sosial. Informasi tersebut dapat menjadi materi pembelajaran yang memperkaya pemahaman masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.

Integrasikan Edukasi Pohon dengan Ekonomi Sirkular

Tidak hanya memperkenalkan biodiversitas, pengembangan program ini juga menghubungkan edukasi lingkungan dengan konsep ekonomi sirkular. Susenohaji menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan disinkronkan dengan pemanfaatan limbah menjadi produk yang masih memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial.

Pendekatan tersebut diharapkan memperluas pemahaman sivitas akademika bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada upaya menjaga tanaman. Pengelolaan sumber daya dan pemanfaatan limbah secara lebih bertanggung jawab juga menjadi bagian penting dari keberlanjutan lingkungan.

“Harapannya tidak hanya belajar tentang pohon, tetapi juga belajar tentang bagaimana mengolah limbah menjadi produk yang masih bernilai ekonomi, bernilai bermanfaat secara sosial,” ungkapnya.

Kepala UPT UB Green Campus, Prof. Sri Suhartini, S.TP., M.Env.Mgt., Ph.D., menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi tersebut. Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan Internet of Things (IoT) dapat dikombinasikan dengan pengetahuan biodiversitas untuk menghadirkan metode edukasi lingkungan yang lebih relevan.

Prof. Sri Suhartini, S.TP., M.Env.Mgt., Ph.D., Kepala UPT UB Green Campus Universitas Brawijaya (Andik/UBTV)

“Kami dari UPT UB Green Campus berharap adanya kegiatan jelajah pohon langka yang diselenggarakan sebagai bagian dari program Globalizing UB yang bekerja sama dengan UPT kami ini bisa berjalan dengan sukses dan bisa memberikan wawasan bahwasanya ternyata digitalisasi dan IoT ini bisa dikombinasikan dengan pengetahuan terkait biodiversitas, khususnya adalah tanaman,” tutur Prof. Sri Suhartini.

Ia menambahkan bahwa biodiversitas merupakan salah satu bagian dari program utama UPT UB Green Campus. Karena itu, pihaknya mendukung pengembangan program bersama tim Globalizing UB sebagai upaya memperkuat edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan kampus.

Jadikan Pohon Ruang Edukasi dan Rekreasi Bersama

Pengembangan sistem digital tersebut juga dilengkapi animasi untuk menghadirkan pengalaman eksplorasi yang lebih atraktif. Susenohaji berharap teknologi ini dapat membuat masyarakat kampus lebih tertarik mengenali pohon sekaligus menjadikan lingkungan hijau sebagai ruang pembelajaran dan rekreasi.

Menurutnya, pohon memiliki nilai yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Selain memberikan manfaat ekologis, keberadaannya juga dapat menjadi sarana memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru mengenai lingkungan.

“Harapan kita pohon nanti ketika menjadi fungsi edukasi dan fungsi rekreasi menjadi public property yang akan dilindungi bersama. Kenapa? Karena mereka memberikan manfaat untuk edukasi dan untuk rekreasi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Jelajah Pohon Langka, UB berupaya membangun hubungan yang lebih dekat antara sivitas akademika dan biodiversitas di lingkungan kampus. Kolaborasi Globalizing UB dan UPT UB Green Campus ini sekaligus memperlihatkan peluang pemanfaatan teknologi digital dalam memperkuat literasi lingkungan.

Ke depan, kesadaran untuk mengenali dan memahami keberadaan pohon diharapkan berkembang menjadi kepedulian nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan begitu, pohon tidak hanya menjadi bagian dari lanskap kampus, tetapi juga aset ekologis dan sumber pembelajaran yang manfaatnya dapat dirasakan bersama. (ndr)

Post Views: 94
Tags: Biodiversitas KampusDigitalisasi Lingkunganekonomi sirkularGlobalizing UBindriJelajah Pohon LangkaKANAL24kanal24.co.idUB Green Campusuniversitas brawijaya
Previous Post

30 Rangkaian KRL Dibutuhkan, Seberapa Siap Industri Kereta Nasional? 

Next Post

UB for Humanity, Rektor Ajak Alumni Perkuat Pengabdian bagi Kemanusiaan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
UB for Humanity, Rektor Ajak Alumni Perkuat Pengabdian bagi Kemanusiaan

UB for Humanity, Rektor Ajak Alumni Perkuat Pengabdian bagi Kemanusiaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Lagi Menstruasi Malah Kena Pajak? PPN Pembalut Kini Digugat ke MK

Lagi Menstruasi Malah Kena Pajak? PPN Pembalut Kini Digugat ke MK

November 7, 2026
UB for Humanity, Rektor Ajak Alumni Perkuat Pengabdian bagi Kemanusiaan

UB for Humanity, Rektor Ajak Alumni Perkuat Pengabdian bagi Kemanusiaan

November 6, 2026
Bukan Sekadar Penghijauan, UB Kenalkan Biodiversitas Lewat Jelajah Pohon Digital

Bukan Sekadar Penghijauan, UB Kenalkan Biodiversitas Lewat Jelajah Pohon Digital

November 6, 2026
30 Rangkaian KRL Dibutuhkan, Seberapa Siap Industri Kereta Nasional? 

30 Rangkaian KRL Dibutuhkan, Seberapa Siap Industri Kereta Nasional? 

November 6, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025