Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Riset Pakan Presisi Fapet UB Buka Jalan Baru Efisiensi Peternakan Nasional

Dinia by Dinia
March 3, 2026
in Pendidikan
0
Riset Pakan Presisi Fapet UB Buka Jalan Baru Efisiensi Peternakan Nasional

M. Fadhlirrahman Latief, Kandidat Doktor Ilmu Ternak Fapet UB (Awan/Kanal24)

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang — Ketahanan pangan nasional tidak hanya ditentukan oleh jumlah ternak, tetapi oleh seberapa presisi ternak dipelihara sejak dari pakan. Di tengah tantangan tingginya biaya produksi peternakan, riset berbasis teknologi menjadi kunci untuk menjawab efisiensi sekaligus produktivitas sektor ini.

Urgensi itu mengemuka dalam Ujian Disertasi Terbuka Program Doktor Ilmu Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (UB), Kamis (27/2/2026), melalui penelitian berjudul “Arganin-Tanin dalam Pelet Konsentrat Berbasis Indigofera dengan Level Berbeda terhadap Mikrobiomik, Metabolomik, dan Produksi Domba.”

Penelitian yang dilakukan M. Fadhlirrahman Latief, kandidat doktor Ilmu Ternak UB, menghadirkan pendekatan baru dalam formulasi pakan ternak: bukan lagi sekadar nutrisi konvensional, melainkan pakan berbasis data biologis mikroorganisme di dalam tubuh ternak.

Suasana Sidang Disertasi (Awan/Kanal24)

Fadhlirrahman menjelaskan, penelitian ini mengembangkan formulasi pakan pelet dengan suplementasi arginin dan tanin yang dirancang untuk meningkatkan pertumbuhan sekaligus reproduksi domba melalui pendekatan mikrobiomik dan metabolomik.

“Pendekatan mikrobioma menjadi penting karena sangat memengaruhi fermentasi di rumen. Dengan memahami mikrobioma, kecernaan pakan bisa dibuat lebih presisi sehingga ke depan formulasi pakan dapat berbasis mikrobioma, termasuk pengembangan probiotik dan prebiotik,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penelitian ini melihat sistem pakan secara menyeluruh, mulai dari pengujian in vitro hingga in vivo, guna memastikan efektivitas biologis sekaligus potensi penerapan di lapangan.

Menurutnya, fokus pada pakan menjadi krusial karena komponen ini menyumbang sekitar 70 persen biaya produksi peternakan. Karena itu, inovasi formulasi pakan berpotensi langsung menekan biaya sekaligus meningkatkan produktivitas ternak.

“Harapannya, dampaknya tidak hanya pada produktivitas, tetapi juga kesehatan organ reproduksi ternak sehingga bisa dihilirisasikan dan dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.

Promotor disertasi, Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Suyadi, MS., IPU., ASEAN Eng. (Awan/Kanal24)

Promotor disertasi, Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Suyadi, MS., IPU., ASEAN Eng., menilai riset ini membuka perspektif baru dalam pengembangan teknologi pakan berbasis sains modern.

Menurutnya, penggunaan teknologi mikrobiomik melalui New Generation Sequencing (NGS) menjadi lompatan penting menuju sistem peternakan presisi berbasis data.

“Disertasi ini membuka jendela teknologi masa kini dan masa depan. Kita mulai merancang pakan berbasis data sehingga presisi menjadi fokus utama,” jelasnya.

Ia menambahkan, penelitian tersebut telah mencapai tingkat keterterapan teknologi (TKT) menengah dan berpotensi berkembang hingga tahap produksi industri apabila dikembangkan melalui kolaborasi riset dan sektor industri pakan.

Pemanfaatan teknologi mikrobiomik, lanjutnya, memungkinkan pengembangan probiotik dan prebiotik baru yang mampu meningkatkan efisiensi produksi maupun reproduksi ternak secara signifikan.

“Jika dikembangkan bersama industri, teknologi ini dapat memberi keuntungan bagi perguruan tinggi, industri, sekaligus peternak karena sistem peternakan menjadi lebih efisien,” tegasnya.

Disertasi ini menunjukkan arah baru pembangunan peternakan berbasis ilmu hayati dan teknologi presisi. Integrasi data mikrobioma, metabolisme, dan formulasi pakan membuka peluang transformasi sektor peternakan dari pendekatan konvensional menuju sistem berbasis sains.

Di tengah kebutuhan peningkatan produksi protein hewani nasional, riset semacam ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan peternakan yang efisien, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

Karena pada akhirnya, masa depan peternakan tidak lagi hanya bergantung pada jumlah pakan yang diberikan, tetapi pada seberapa tepat pakan itu dirancang — hingga ke tingkat mikroorganisme di dalam tubuh ternak.(Din/Awn)

Post Views: 44
Tags: efisiensi produksi dombaFakultas Peternakan Universitas Brawijayahilirisasi riset peternakaninovasi pakan berbasis mikrobiomametabolomik ternaknew generation sequencingpeternakan presisireproduksi ternak sehatriset pakan ternakteknologi mikrobiomik
Previous Post

Konflik Iran IHSG Turun, Sektor Energi Terkerek Naik

Next Post

Pertamina Patra Niaga Transformasi 1.647 SPBU Tingkatkan Layanan Nasional

Dinia

Dinia

Next Post
Pertamina Patra Niaga Transformasi 1.647 SPBU Tingkatkan Layanan Nasional

Pertamina Patra Niaga Transformasi 1.647 SPBU Tingkatkan Layanan Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Pakar UB : Konflik Timur Tengah Masuk Fase Eskalasi Baru

Pakar UB : Konflik Timur Tengah Masuk Fase Eskalasi Baru

March 3, 2026
Indonesia–Uzbekistan Mulai Negosiasi Perdagangan Bebas

Indonesia–Uzbekistan Mulai Negosiasi Perdagangan Bebas

March 3, 2026
Resensi Buku Kumpulan Cerpen Rumpun Kupu-Kupu

Resensi Buku Kumpulan Cerpen Rumpun Kupu-Kupu

March 3, 2026
Pertamina Patra Niaga Transformasi 1.647 SPBU Tingkatkan Layanan Nasional

Pertamina Patra Niaga Transformasi 1.647 SPBU Tingkatkan Layanan Nasional

March 3, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025