KANAL24, Malang – Bulan ramadhan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperdalam ilmu agama termasuk bagi penyandang disabilitas. Hal ini terlihat dalam kegiatan Pesantren Ramadhan Difabel yang digelar oleh Masjid Abdullah Permata Jingga bersama Yayasan Griya Qur’an Difabel Jumat (6/3/2026) pekan lalu.
Puluhan difabel yang berasal dari Malang Raya nampak antusias hadir sejak pukul 13.00 wib untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Menurut panitia kegiatan Hafiz, Pesantren Difabel ini merupakan program yang digelar agar semarak dan kebahagiaan ramdhan dapat di ikuti oleh seluruh kalangan termasuk penyandang disabilitas.
“Dalam kegiatan ini kami ingin agar seluruh lapisan masyarakat terutama umat muslim dapat memanfaatkan bulan ramadhan untuk meningkatkan pemahaman ilmu agama termasuk disabilitas,” kata Hafiz.
Baca Juga : Indonesia Butuh Orang Saleh Berkalbu Bersih
Melalui sinergi antara Masjid Abdulah dan yayasan Griya Qur’an ini diharapkan wawasan ruang untuk mendalami agama makin terbuka dan dapat semakin meluas bagi kalangan disabilitas.

Pesantren ramadhan disabilitas tersebut digelar hingga selepas taraweh dengan berbagai materi dan kegiatan yang sudah disusun oleh panitia.
Dalam kesmepatan yang sama, salah satu Ustadz yang terlibat dalam pesantren ramadhan, Ustad Irul juga mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Pesantren ramadhan disabilitas ini menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuan dalam baca Al Qur’an sehingga para disabilitas ini nantinya dapat ikut berkontribusi lebih untuk memakmurkan masjid di wilayahnya masing-masing.
Nantinya mereka dapat menjadi muadzin bagi mushola maupun masjid sebagai bagian dari kontribusi mereka dalam syiar Islam.
“Tentu dengan kegiatan ini kami senang sekali karena para disabilitas ini dikaruniani suara yang bagus sehingga jika dilatih baca Al Qur’an yang baik diharapkan mereka dapat menjadi muadzin di daerahnya. Ini menjadi kontibusi mereka dalam syiar,” kata Irul.
Irul berharap kesempatan bagi disabilitas untuk ikut berdkawah semakin terbuka sehingga mereka dapat berkiprah dalam syiar Islam serta mewujudkan masyarakat yang semakin inklusi. (sdk)














