Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) menggelar Pembekalan dan Bonding Awardee Dana Abadi 2026 di Hotel Selecta, Kota Batu, sebagai upaya memperkuat kapasitas mahasiswa penerima beasiswa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang temu antar awardee lintas fakultas, tetapi juga difokuskan pada pembentukan soft skill dan jejaring sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Baca juga : UB Genjot Dana Abadi 2026, Bidik ROI 4,8 Persen
Direktur Dana Abadi UB, Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng., Ph.D., IPU., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun koneksi antar awardee yang selama ini jarang bertemu.
“Kita ingin para awardee saling mengenal, kemudian membentuk jejaring, dan ke depan dapat berperan sebagai duta dari Dana Abadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterlibatan aktif peserta menjadi kunci utama dalam memaksimalkan manfaat program. Menurutnya, Dana Abadi tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membuka ruang pengembangan diri bagi mahasiswa.
“Kami berharap mereka aktif berperan serta di dalam kegiatan-kegiatan seperti ini, karena manfaatnya untuk mereka,” katanya.
Baca juga : Intip Strategi Dana Abadi UB, ITS Siap Rombak Tata Kelola
Rangkaian kegiatan berlangsung intensif selama pelaksanaan, diawali dengan sambutan dari pimpinan universitas dan pemerintah daerah, kemudian dilanjutkan dengan sesi materi peningkatan kapasitas diri. Materi yang diberikan mencakup pengembangan kepemimpinan, penguatan karakter, hingga kesiapan memasuki dunia kerja.

Tak hanya itu, peserta juga mengikuti sesi yoga sebagai bagian dari penguatan keseimbangan mental dan fisik, serta kegiatan outbound yang dirancang untuk membangun kerja sama tim dan komunikasi efektif. Di sela kegiatan, awardee juga mendapat waktu bebas untuk menikmati kawasan wisata Selecta, yang dimanfaatkan sebagai ruang interaksi santai antar peserta.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya UB, Dr. Muhammad Ali Safaat, S.H., M.H., menambahkan bahwa program ini juga bertujuan mempererat hubungan antar penerima beasiswa lintas fakultas.
“Diharapkan dari ikatan yang erat itu nanti mereka bisa saling bekerja sama, baik pada saat menjadi mahasiswa maupun ketika lulus,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan soft skill sebagai pelengkap kompetensi akademik.
“Kompetensi soft skill sangat diperlukan, karena hard skill sudah mereka dapatkan di perkuliahan di masing-masing fakultas,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Wali Kota Batu, Heli Suyanto, S.H., M.H., mengapresiasi program Dana Abadi UB yang dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Ini adalah salah satu program yang bagus untuk membuka kesempatan bagi generasi muda agar dapat mengakses pendidikan tinggi,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Universitas Brawijaya dalam menyiapkan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan siap menghadapi dinamika dunia kerja. Melalui pembekalan dan penguatan jejaring, para awardee diharapkan mampu memaksimalkan peluang yang ada serta mengembangkan potensi diri secara optimal. (qrn)













