Kanal24, Malang – Gelombang kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional menggema di depan Gedung DPRD Kota Malang. Ratusan mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi berbagai program yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat. Menanggapi tuntutan tersebut, DPRD Kota Malang menyatakan siap mengawal dan meneruskan aspirasi mahasiswa ke tingkat pusat.
Aksi yang berlangsung di kawasan Jalan Tugu itu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka nilai perlu mendapat perhatian pemerintah. Perwakilan massa aksi diterima langsung oleh pimpinan DPRD Kota Malang dalam forum dialog terbuka.
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, mengatakan lembaganya berkomitmen menampung setiap aspirasi masyarakat, termasuk yang disampaikan kalangan mahasiswa. Menurutnya, ruang dialog penting untuk memastikan suara publik dapat tersalurkan melalui jalur konstitusional.
Baca juga:
Tolak SPPG di Kampus, Mahasiswa UB Beri Ultimatum
Mahasiswa Soroti Dampak Kebijakan Nasional
Dalam penyampaian aspirasinya, mahasiswa menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Mereka meminta adanya evaluasi terhadap program-program yang dianggap belum berjalan optimal serta mendorong pemerintah lebih responsif terhadap kebutuhan publik.
Selain menyuarakan kritik, mahasiswa juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses perumusan kebijakan. Mereka berharap setiap keputusan yang diambil pemerintah benar-benar mempertimbangkan kondisi riil yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Aksi tersebut berlangsung dengan penyampaian orasi dan dialog bersama anggota dewan. Berbagai tuntutan yang disampaikan kemudian diterima untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
DPRD Komitmen Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Menanggapi berbagai tuntutan tersebut, DPRD Kota Malang menyatakan siap meneruskan aspirasi mahasiswa kepada lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan, termasuk pemerintah pusat dan DPR RI.
Amithya menjelaskan bahwa sebagian besar isu yang disampaikan mahasiswa berada dalam ranah kebijakan nasional. Karena itu, DPRD Kota Malang akan menjalankan fungsi representasi dengan mengomunikasikan aspirasi tersebut kepada pihak terkait agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan.
Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam menyampaikan pandangan dan kritik merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. DPRD juga menilai keterlibatan generasi muda dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Mahasiswa berharap aspirasi yang telah mereka suarakan tidak berhenti pada tahap penerimaan semata, melainkan dapat ditindaklanjuti secara konkret. Sementara itu, DPRD Kota Malang menegaskan akan terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi publik.













