Kanal24, Malang – Prestasi tidak lahir secara instan. Di balik medali, trofi, maupun penghargaan yang diraih mahasiswa, terdapat proses panjang berupa pembinaan, pendampingan, dan pengembangan kemampuan yang dilakukan secara berkelanjutan. Menyadari pentingnya proses tersebut, Universitas Brawijaya (UB) menghadirkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Talenta Mahasiswa sebagai rumah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi terbaiknya.
Melalui UPT Talenta, UB ingin memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengasah minat dan bakat, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Kehadiran unit ini menjadi bagian dari upaya universitas mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki soft skill, jiwa kepemimpinan, dan daya saing global.
Baca Juga:
Sekali Klik Bisa Jadi Pintu Masuk Radikalisme, Ini Peringatan Polisi
UPT Talenta Jadi Wadah Pengembangan Prestasi Mahasiswa
Kehadiran UPT Talenta menjadi langkah strategis Universitas Brawijaya dalam membangun sistem pembinaan prestasi mahasiswa secara lebih terintegrasi. Melalui unit ini, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan mengikuti berbagai kompetisi, tetapi juga dibimbing untuk mengembangkan kemampuan nonakademik yang menjadi bekal penting di dunia profesional.
Ketua UPT UB Talenta, Prof. Dr. Eng. Abu Bakar Sambah, S.Pi., mengatakan UPT Pengembangan Talenta Mahasiswa dibentuk untuk memfasilitasi seluruh kegiatan nonakademik yang berorientasi pada prestasi.
“Tujuan utama adanya UPT Pengembangan Talenta Mahasiswa ini adalah memfasilitasi semua kegiatan nonakademik yang berorientasi pada prestasi, yang berkaitan dengan minat, bakat, dan talenta mahasiswa,” ujarnya dalam Podcast UBTV, Senin (20/7/2026).
Menurut Prof. Abu Bakar, kompetisi bukan sekadar ajang meraih penghargaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mampu membentuk karakter mahasiswa. Melalui berbagai perlombaan, mahasiswa dilatih menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, hingga menyelesaikan persoalan secara kreatif.
“Secara tidak langsung kegiatan tersebut akan memperkuat soft skill mereka, seperti communication skill, kemampuan bekerja sama, critical thinking, analytical thinking, dan lain-lain.”
Ia menambahkan, kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja maupun berkolaborasi dalam lingkungan profesional yang semakin kompetitif.
Seluruh Mahasiswa Aktif Berkesempatan Mengembangkan Talenta
UPT Talenta membuka kesempatan bagi seluruh mahasiswa aktif Universitas Brawijaya, mulai dari semester pertama hingga semester akhir. Setiap mahasiswa akan dipetakan berdasarkan minat, bakat, dan potensi yang dimiliki sehingga proses pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah.
“Sebenarnya yang akan dikelola oleh UPT Pengembangan Talenta Mahasiswa ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya, mulai dari semester pertama hingga semester akhir, tentunya mahasiswa aktif,” kata Prof. Abu Bakar.
Ia menjelaskan bahwa seluruh mahasiswa merupakan aset penting universitas yang memiliki peluang berkembang apabila mendapatkan pendampingan yang tepat. Karena itu, UPT Talenta akan membantu mengidentifikasi potensi mahasiswa sekaligus mengarahkan mereka pada bidang kompetisi yang sesuai.
Selain mengejar prestasi, pembinaan juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Universitas Brawijaya. Lulusan diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, jejaring yang luas, daya adaptasi tinggi, serta kemampuan berpikir kritis yang menjadi bekal menghadapi tantangan di dunia kerja.
Pendampingan Berkelanjutan Menuju Ajang Internasional
Sebagai unit yang baru dibentuk, UPT Talenta telah menyiapkan berbagai program pengembangan jangka panjang. Saat ini terdapat sekitar 23 bidang perlombaan yang menjadi fokus pembinaan, meski berbagai kompetisi lain juga tetap akan difasilitasi sesuai kebutuhan mahasiswa.
Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pencarian talenta di tingkat fakultas, pembinaan, seleksi di tingkat universitas, hingga mahasiswa mewakili Universitas Brawijaya pada berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
“Pendampingan dilakukan sejak awal, mulai dari pencarian talenta di fakultas, proses pembinaan dan seleksi di tingkat universitas, hingga ketika mahasiswa dikirim ke tingkat nasional bahkan lolos ke babak final. Kami akan tetap melakukan pendampingan,” jelasnya.
Prof. Abu Bakar menambahkan, keberhasilan UPT Talenta juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak di lingkungan Universitas Brawijaya. Melalui kolaborasi dengan fakultas, dosen pembina, organisasi kemahasiswaan, serta seluruh sivitas akademika, sistem pembinaan diharapkan terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas.
Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, UPT Talenta diharapkan menjadi pusat lahirnya mahasiswa-mahasiswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat reputasi Universitas Brawijaya sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan talenta unggul. (gal)














