Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

VERO, Inovasi Mahasiswa UB Hadirkan Akses Pembelajaran Inklusif

Dinia by Dinia
August 11, 2026
in Riset Inovasi
0
VERO, Inovasi Mahasiswa UB Hadirkan Akses Pembelajaran Inklusif

Simulasi komunikasi menggunakan bahasa isyarat sebagai bagian dari pengujian LMS VERO (Ist)

3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Akses komunikasi menjadi salah satu tantangan yang masih dihadapi mahasiswa tuli dalam mengikuti pembelajaran di perguruan tinggi. Ketika interaksi akademik bergantung pada komunikasi lisan, keterbatasan akses dapat memengaruhi kesempatan mahasiswa tuli untuk mengikuti proses belajar dan berinteraksi secara mandiri dengan civitas akademika.

Persoalan tersebut mendorong Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Brawijaya mengembangkan VERO (Voice Recognition and Openness), sebuah Learning Management System (LMS) berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk menjembatani komunikasi antara teman tuli, teman dengar, dan dosen.

Baca juga : Saat AI Membantu Mahasiswa Tuli Belajar, UB Kembangkan LMS VERO

Sebagai bagian dari pengembangan, tim bersama dosen pendamping melaksanakan system testing di lingkungan Universitas Brawijaya pada Kamis (30/7). Pengujian dilakukan untuk mengetahui tingkat kebermanfaatan sekaligus penerimaan pengguna terhadap inovasi tersebut.

Ketika Platform Pembelajaran Belum Sepenuhnya Inklusif

Perkembangan platform pembelajaran digital telah mengubah cara perguruan tinggi menyampaikan materi dan membangun interaksi akademik. Namun, akses terhadap teknologi pembelajaran belum selalu berarti akses komunikasi yang setara bagi mahasiswa tuli.

Dalam rilis pengembangan VERO disebutkan, masih terbatas platform pembelajaran digital yang menyediakan fitur untuk mendukung komunikasi dua arah secara real-time menggunakan bahasa isyarat. Kondisi tersebut membuat mahasiswa tuli masih bergantung pada pendamping atau penerjemah bahasa isyarat ketika mengikuti kegiatan akademik.

VERO dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan aksesibilitas yang lebih terintegrasi dalam lingkungan pembelajaran digital.

Melihat LMS VERO fitur dan kemudahan penggunaan platform berbasis AI (Ist)

VERO Menggabungkan AI dan Bahasa Isyarat

VERO mengintegrasikan teknologi Computer Vision dan Deep Learning, dengan dukungan data pelatihan atau dataset berbasis Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).

Teknologi tersebut digunakan untuk mendukung sejumlah fitur dalam VERO, mulai dari menerjemahkan bahasa isyarat menjadi teks, speech-to-text, text-to-speech, digital whiteboard, hingga ruang diskusi pembelajaran daring.

Dengan kombinasi fitur tersebut, VERO diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan komunikasi teman tuli, teman dengar, dan dosen dalam satu lingkungan pembelajaran digital.

Pengguna Langsung Menguji Sistem

System testing di Universitas Brawijaya melibatkan teman tuli dan teman dengar dari civitas akademika sebagai pengguna secara langsung. Peserta mendapat kesempatan mencoba berbagai fitur VERO sekaligus melakukan simulasi komunikasi dalam konteks pembelajaran.

Pengujian juga menjadi ruang bagi tim untuk melihat pengalaman pengguna secara langsung. Peserta dapat memberikan respons terhadap kemudahan penggunaan maupun manfaat sistem, sementara tim memperoleh masukan yang dapat digunakan untuk menyempurnakan pengembangan VERO.

Tim PKM-KC UB bersama peserta dan civitas akademika dalam kegiatan pengujian LMS VERO di Universitas Brawijaya (Ist)

Respons peserta menunjukkan penerimaan positif terhadap inovasi tersebut. Baik teman tuli maupun teman dengar menilai VERO memiliki potensi untuk mendukung pembelajaran yang lebih inklusif di perguruan tinggi.

Salah satu peserta uji coba, Fajrul dari Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya, melihat manfaat VERO dalam membantu teman tuli dan teman dengar memahami komunikasi yang berlangsung.

“Ada manfaatnya, karena orang dengar ataupun orang tuli bisa paham. Contohnya isyarat abjad A, B, C itu bisa muncul di layar melalui gestur tangan.”

Feedback Menjadi Dasar Penyempurnaan

Pengembangan VERO tidak berhenti pada pengujian fitur. Tim juga menyediakan Google Form sebagai media pengisian umpan balik bagi peserta.

Melalui kuesioner tersebut, peserta dapat menyampaikan pengalaman penggunaan, tingkat kemudahan sistem, manfaat yang dirasakan, serta saran pengembangan. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan VERO pada tahap berikutnya.

Pendekatan ini membuat proses pengembangan teknologi tetap berpijak pada pengalaman pengguna. Sistem tidak hanya diuji dari sisi teknis, tetapi juga dilihat dari sejauh mana fitur yang tersedia dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh pengguna.

Ke depan, tim akan terus menyempurnakan fitur maupun performa sistem berdasarkan hasil evaluasi yang diperoleh. Hasil pengujian juga dipublikasikan sebagai bagian dari diseminasi inovasi sekaligus upaya meningkatkan kesadaran mengenai pemanfaatan teknologi untuk mendukung pendidikan inklusif.

Teknologi untuk Pendidikan yang Lebih Setara

Pengembangan VERO sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendorong akses pembelajaran yang lebih inklusif bagi mahasiswa dengan kebutuhan komunikasi yang berbeda. Inovasi ini juga mendukung SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui upaya mengurangi hambatan komunikasi dalam lingkungan pendidikan tinggi.

Bagi Universitas Brawijaya, pengembangan VERO memperlihatkan bagaimana inovasi mahasiswa dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di lingkungan kampus. Hal tersebut sejalan dengan semangat UB Berdampak, ketika pengetahuan, teknologi, dan kreativitas mahasiswa dikembangkan untuk menciptakan manfaat yang dapat dirasakan secara lebih luas.

Melalui VERO, Tim PKM-KC Universitas Brawijaya berharap mahasiswa tuli memiliki kesempatan yang semakin setara untuk berkomunikasi, berpartisipasi, dan berkembang bersama seluruh civitas akademika. Inovasi tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari pengembangan pembelajaran digital yang lebih inklusif dan dapat diadopsi lebih luas oleh perguruan tinggi di Indonesia.

Post Views: 25
Tags: artificial intelligenceMahasiswa TuliPembelajaran InklusifPKM-KC UBSDG 10sdg 4teknologi pendidikanub berdampakuniversitas brawijayaVERO
Previous Post

FT UB Perkuat Peran Dosen Dampingi Kesehatan Mental Mahasiswa

Next Post

KKN UB Bekali Petani Milenial Produksi Agens Hayati Mandiri

Dinia

Dinia

Next Post
KKN UB Bekali Petani Milenial Produksi Agens Hayati Mandiri

KKN UB Bekali Petani Milenial Produksi Agens Hayati Mandiri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FT UB Tanamkan Kedisiplinan dan Integritas pada 1.496 MABA

FT UB Tanamkan Kedisiplinan dan Integritas pada 1.496 MABA

August 17, 2026
PKKMB FEB UB 2026 Tanamkan Empat Nilai dan Kenalkan SDGs kepada Maba

PKKMB FEB UB 2026 Tanamkan Empat Nilai dan Kenalkan SDGs kepada Maba

August 17, 2026
Didiek Purwanto Dorong Mahasiswa Perkuat Kedaulatan Pangan

Didiek Purwanto Dorong Mahasiswa Perkuat Kedaulatan Pangan

August 17, 2026
Bed Rotting Jadi Tren, Kenali Batas Istirahat Sehat

Bed Rotting Jadi Tren, Kenali Batas Istirahat Sehat

August 16, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025