Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Galon Bekas Jadi Komposter, MMD UB Ajak PKK di Desa Langlang Olah Sampah Dapur

Dinia by Dinia
August 18, 2026
in Pendidikan, Riset Inovasi
0
Galon Bekas Jadi Komposter, MMD UB Ajak PKK di Desa Langlang Olah Sampah Dapur

Pembuatan Biokomposter Sampah Organik Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Langlang (ist)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Sampah sisa sayur dan makanan rumah tangga yang biasanya langsung dibuang dapat dimanfaatkan kembali menjadi kompos. Cara tersebut dikenalkan Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Kelompok 20 Universitas Brawijaya (UB) kepada 50 Ibu-Ibu PKK RW 1 Desa Langlang, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (19/7/2026).

Melalui program “Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga melalui Biokomposter”, mahasiswa MMD UB mengenalkan pemanfaatan biokomposter sebagai salah satu cara mengolah sampah organik rumah tangga dengan menggunakan bahan bekas seperti ember atau galon.

Kegiatan yang berlangsung di rumah salah satu anggota PKK RW 1 tersebut menghadirkan Imelda Laurent Santosa sebagai pemateri utama. Dalam materi bertajuk “Mengolah Sampah Organik melalui Biokomposter”, Imelda menjelaskan proses pengolahan sampah organik hingga faktor yang memengaruhi keberhasilan pengomposan.

Baca juga: UB dan Mahasiswa MMD Dampingi Pokdakan Klampok, Bangun Desa Lewat Teknologi Bioflok

Program tersebut berangkat dari kebiasaan warga yang masih langsung membuang sisa sayur dan makanan rumah tangga tanpa melalui proses pengolahan. Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan sampah dan menimbulkan bau tidak sedap.

Kenalkan Pengolahan Sampah Organik dengan Biokomposter

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada biokomposter yang dapat dibuat menggunakan bahan bekas seperti ember atau galon. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai jenis bahan organik yang dapat digunakan dalam proses pengomposan.

Bahan tersebut terdiri atas komponen hijau, komponen cokelat, serta bahan pendukung seperti EM4 atau air cucian beras. Selain pemilihan bahan, proses pengomposan turut dipengaruhi ukuran potongan sampah hingga keseimbangan antara bahan basah dan kering.

Materi tersebut juga menjawab kendala yang sebelumnya dialami Ibu-Ibu PKK RW 1. Mereka sempat mencoba membuat biokomposter secara mandiri, tetapi proses pengomposan terkendala dengan munculnya belatung.

“Kalau muncul belatung, itu biasanya karena kondisi isi biokomposter yang tidak seimbang, sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Bau tersebut kemudian mengundang lalat masuk dan bertelur di dalamnya. Solusinya, kita bisa memperbaiki keseimbangan bahan dengan menambahkan bahan kering dan memastikan biokomposter tertutup dengan baik,” jelas Imelda.

Praktik Biokomposter dengan Galon Bekas

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung pembuatan biokomposter menggunakan dua galon bekas. Proses tersebut dimulai dari pemotongan dan penyusunan galon, pembuatan lubang aerasi, hingga pengisian bahan organik secara bertahap.

Demonstrasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti oleh tiga peserta. Antusiasme tertinggi terlihat saat proses demonstrasi pembuatan biokomposter berlangsung.

Baca juga: Hijau dari Rumah: Edukasi Hidroponik dari MMD UB

Dalam kegiatan tersebut, Imelda menyerahkan dua unit biokomposter berbahan galon bekas kepada Ibu-Ibu PKK RW 1 untuk melanjutkan proses pengomposan.

Satu unit telah dibuat dan diisi sejak awal Juli sehingga proses pengomposannya sudah berjalan lebih dahulu. Sementara itu, satu unit lainnya masih dalam kondisi setengah jadi dan digunakan secara langsung dalam demonstrasi.

Setelah pelaksanaan kegiatan, Kelompok MMD 20 akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat perkembangan proses pengomposan pada kedua biokomposter yang telah diserahkan kepada Ibu-Ibu PKK RW 1.

Melalui program ini, Kelompok MMD 20 berharap pemanfaatan biokomposter yang sederhana dan relatif murah dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi penumpukan sampah rumah tangga sekaligus menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman. (afr)

Post Views: 20
Tags: Afra AureliaBiokomposter Sampah OrganikDesa LanglangGalon BekaskomposMahasiswa UBMMD Ubpengelolaan sampahPengolahan SampahPengomposanSampah Organik
Previous Post

PKKMB FIKES UB Kenalkan Budaya dan Nilai Identitas

Next Post

PKKMB FIKES UB Kurangi Plastik, Maba Bawa Tumbler

Dinia

Dinia

Next Post
PKKMB FIKES UB Kurangi Plastik, Maba Bawa Tumbler

PKKMB FIKES UB Kurangi Plastik, Maba Bawa Tumbler

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Barcelona Kejar Dominasi, Madrid Siap Menggugat

Barcelona Kejar Dominasi, Madrid Siap Menggugat

August 20, 2026
Mahasiswa UB Olah Ampas Kacang Jadi Snack Bar di Vietnam

Mahasiswa UB Olah Ampas Kacang Jadi Snack Bar di Vietnam

August 20, 2026
Brawijaya Writers Club Dorong Alumni UB Produktif Berkarya Lewat Literasi

Brawijaya Writers Club Dorong Alumni UB Produktif Berkarya Lewat Literasi

August 20, 2026
BAZIS UB Ajak Civitas Berbagi untuk Korban Bencana Flores

BAZIS UB Ajak Civitas Berbagi untuk Korban Bencana Flores

August 20, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025