Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) menekankan pentingnya mahasiswa baru Pascasarjana memahami sistem akademik sejak awal agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan luaran penelitian yang berkualitas.
Pesan tersebut disampaikan dalam Orientasi Pendidikan (ORDIK) Pascasarjana UB Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Gedung Samantha Krida UB, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan diikuti mahasiswa baru jenjang magister dan doktor sebelum memasuki rangkaian perkuliahan serta penelitian.
Melalui ORDIK, mahasiswa diperkenalkan dengan sistem pendidikan UB, tahapan penelitian, hingga persyaratan publikasi yang harus dipenuhi selama menjalani pendidikan Pascasarjana.
Baca Juga:
MMD UB 20 Hidupkan Rumah Belajar Langlang, 39 Anak Terlibat
ORDIK Jadi Bekal Awal Mahasiswa Pascasarjana
Wakil Rektor Bidang Akademik UB Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP. mengatakan ORDIK menjadi salah satu fase penting bagi mahasiswa baru Pascasarjana untuk memahami sistem akademik di UB.

Menurut Imam, mahasiswa magister dan doktor perlu mengetahui berbagai tahapan pendidikan, mulai dari perkuliahan, penelitian, hingga persyaratan publikasi. Pemahaman sejak awal dapat membantu mahasiswa menyusun rencana studi dan menentukan tahapan yang perlu diselesaikan selama masa pendidikan.
“Orientasi ini menjadi sangat penting karena agar mereka sangat paham terhadap sistem pendidikan, perkuliahan, dan termasuk terutama penelitian dan persyaratan publikasinya,” ujar Imam.
Ia menambahkan, mahasiswa tidak hanya ditargetkan menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga menghasilkan luaran akademik yang berkualitas. Proses tersebut didukung melalui pembimbingan dari promotor maupun pembimbing.
Riset dan Publikasi Jadi Fokus Pendidikan
UB terus melakukan koordinasi dengan fakultas dan program studi untuk menjaga kualitas pendidikan Pascasarjana. Imam mengatakan koordinasi dilakukan agar sistem pendidikan yang diterapkan tetap berjalan sesuai pedoman akademik universitas.
Monitoring dan evaluasi juga dilakukan untuk memastikan proses pendidikan dan luaran mahasiswa dapat tercapai tepat waktu serta memenuhi standar kualitas.
Selain sistem akademik, UB menyediakan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk menunjang proses belajar dan penelitian. Fasilitas tersebut meliputi perpustakaan, e-library, hingga lounge yang dapat digunakan untuk berdiskusi dan mengembangkan karya ilmiah.
Mahasiswa juga didukung para guru besar, promotor, dan pembimbing yang memiliki rekam jejak akademik serta pengalaman dalam berbagai kolaborasi. Fasilitas laboratorium dan perpustakaan turut menjadi bagian dari ekosistem akademik yang dapat menunjang proses studi.
Imam mendorong mahasiswa baru memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal untuk mendukung proses pendidikan dan menghasilkan karya ilmiah berkualitas.
UB Dorong Pascasarjana Perkuat SDM
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa UB Dr. Setiawan Noerdajasakti, SH., MH. mengatakan ORDIK penting karena mahasiswa baru Pascasarjana UB berasal dari berbagai perguruan tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal lingkungan UB sekaligus memahami kurikulum, sistem pendidikan, dan aturan yang diterapkan masing-masing program studi.
“PKK MABA ini tentunya penting untuk diikuti oleh para mahasiswa. Sebab mereka kan tidak semua S1 atau S2-nya itu dari UB,” kata Setiawan.
Menurut Setiawan, pemahaman terhadap sistem pendidikan sejak awal diharapkan membantu mahasiswa menyelesaikan studi dalam waktu yang tepat. Ia juga melihat pendidikan Pascasarjana sebagai salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Setiawan menekankan mahasiswa tidak hanya mengejar gelar, tetapi juga perlu memperhatikan kualitas pendidikan yang diperoleh selama menjalani studi.
Di sisi lain, Imam berharap mahasiswa baru Pascasarjana UB dapat menjalani pendidikan dengan semangat, memanfaatkan fasilitas dan ekosistem akademik yang tersedia, serta menyelesaikan studi tepat waktu dengan luaran berkualitas. (gal)















Comments 1