Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

400 Permohonan Dispensasi Kawin, FISIP UB Bangun Model Pencegahan Berbasis Remaja Desa

Dinia by Dinia
August 16, 2023
in Pendidikan
0
400 Permohonan Dispensasi Kawin, FISIP UB Bangun Model Pencegahan Berbasis Remaja Desa

Tim UB Bersama Tim Remaja IPPNU Kecamatan Tutur melakukan Edukasi untuk mencegah pernikahan anak (Ist)

8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Pasuruan — Pernikahan anak masih menjadi persoalan yang membutuhkan intervensi di tingkat masyarakat. Di Kabupaten Pasuruan, 400 permohonan dispensasi kawin tercatat sepanjang Januari hingga Juni 2022. Dalam satu hari, agenda sidang bahkan dapat menangani hingga 34 perkara dispensasi nikah.

Data tersebut menjadi salah satu dasar Tim Pengabdian kepada Masyarakat BPPM FISIP Universitas Brawijaya untuk mengembangkan pendekatan pencegahan yang melibatkan masyarakat desa, khususnya remaja putri.

Melalui model intervensi komunikasi partisipatif, tim yang diketuai Yun Fitrahyati Laturrakhmi, S.I.Kom., M.I.Kom. merangkul Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Pendekatan ini menempatkan remaja putri bukan hanya sebagai sasaran program, tetapi sebagai agent of change dalam upaya mencegah perkawinan anak dan kekerasan seksual.

Baca juga : Bukan Sekadar Bisa Bicara, FISIP UB Bekali Remaja Putri Tutur Lawan Kekerasan dan Bullying

Persoalan tersebut tidak berdiri sendiri. Hasil proses intervensi menunjukkan isu pernikahan anak berkelindan dengan persoalan kekerasan terhadap remaja putri dan perundungan. Karena itu, pencegahan membutuhkan ruang bagi remaja untuk mengenali persoalan berdasarkan pengalaman dan sudut pandang mereka sendiri.

Remaja Tidak Hanya Menjadi Sasaran Edukasi

Pendekatan komunikasi partisipatif digunakan untuk membuka ruang bagi peserta mengidentifikasi akar masalah secara lebih bebas. Metode brainstorming dan storytelling diterapkan dalam kelompok kecil yang kondusif sehingga peserta dapat membicarakan persoalan berdasarkan sudut pandang mereka sendiri.

Cara tersebut berbeda dari pendekatan yang hanya memberikan informasi satu arah. Peserta didorong untuk memahami persoalan, menghubungkannya dengan kondisi di sekitar, kemudian melihat kemungkinan peran yang dapat mereka ambil.

Infografis Model Intervensi 5 Tahap Pemberdayaan Remaja Putri melawan Pernikahan Anak (Ist)

Model intervensi yang dikembangkan tim mencakup lima tahap, yaitu brainstorming & storytelling, workshop komunikasi partisipatoris, pendampingan desain intervensi, implementasi aksi desa, serta assessment & refleksi. Tahapan tersebut tergambar dalam infografis model intervensi yang terdapat pada rilis.

Pada tahap penguatan kapasitas komunikasi, peserta juga memperoleh pembekalan public speaking dan leadership. Hasil pre-test menunjukkan 82 persen peserta telah memiliki pemahaman dasar mengenai public speaking, yang kemudian diperdalam melalui FGD dan pengerjaan modul secara kolaboratif.

Penguatan keterampilan tersebut kemudian diarahkan pada produksi pesan kampanye sosial. Peserta menggunakan model Monroe’s Motivated Sequence, yang mencakup Perhatian, Kebutuhan, Kepuasan, Visualisasi, dan Tindakan, untuk menyusun pesan mengenai isu perundungan dan pergaulan bebas. Hasilnya diproduksi dalam bentuk video kampanye dan dipublikasikan melalui Instagram peserta.

IPPNU Menjadi Bagian dari Strategi Pencegahan

Hasil intervensi menunjukkan anggota IPPNU Kecamatan Tutur semakin berani dan aktif mengambil peran strategis dalam mencegah perkawinan anak di desa mereka. Rilis juga menempatkan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan (faith-based organization) seperti IPPNU sebagai salah satu pilar yang dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong perubahan sosial berkelanjutan di tingkat lokal.

Pendekatan tersebut relevan dengan SDG 5 tentang Kesetaraan Gender, khususnya target penghapusan praktik perkawinan anak pada 2030. Penguatan remaja putri di tingkat desa menjadi bagian dari upaya membangun kapasitas masyarakat untuk mengenali dan mencegah persoalan yang berdampak pada masa depan remaja perempuan, kesehatan reproduksi, serta risiko kekerasan.

Bagi FISIP UB, pendekatan komunikasi partisipatif membuka ruang agar pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada penyampaian informasi. Pengetahuan, keterampilan komunikasi, dan keterlibatan kelompok muda dipadukan untuk membangun kapasitas lokal dalam menghadapi persoalan sosial.

Dengan menempatkan remaja putri sebagai bagian dari solusi, pencegahan pernikahan anak tidak hanya menjadi agenda institusi, tetapi juga dapat berkembang menjadi gerakan yang tumbuh dari masyarakat desa sendiri.(Din)

Post Views: 36
Tags: fisip ubIPPNU TuturKomunikasi PartisipatifPencegahan Pernikahan Anaksdg 5universitas brawijaya
Previous Post

Tim Pengmas PKM UB Dampingi Anggota Poklahsar Nguling Kreasi Ecoprint dari Magrove

Next Post

UB Gelar Upacara Kemerdekaan RI ke -78

Dinia

Dinia

Next Post
UB Gelar Upacara Kemerdekaan RI ke -78

UB Gelar Upacara Kemerdekaan RI ke -78

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FH UB Resmikan Brawijaya Adhyaksa Chamber Perdana

FH UB Resmikan Brawijaya Adhyaksa Chamber Perdana

September 11, 2026
UB-Kyoto University Hidupkan Lagi Kolaborasi Akademik

UB-Kyoto University Hidupkan Lagi Kolaborasi Akademik

September 11, 2026
Tim Mandaya UB Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Malang

Tim Mandaya UB Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Malang

September 11, 2026
Drone Termal Matrice 30T Bantu UB Forest Deteksi Titik Api

Drone Termal Matrice 30T Bantu UB Forest Deteksi Titik Api

September 11, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025