Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Einid Shandy by Einid Shandy
September 11, 2026
in Ekonomi
0
Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening (SuaraGarut.ID)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Penyaluran bantuan sosial (bansos) perlahan diarahkan menuju sistem yang lebih praktis dan mudah dipantau. Pemerintah menyiapkan mekanisme baru agar bantuan dapat diterima masyarakat secara langsung melalui rekening bank.

Skema tersebut menyasar sekitar 50 juta warga yang masuk kelompok desil 1 hingga 5. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan rencana itu di Jakarta, Kamis (10/9/2026). Pemerintah menargetkan pembenahan data dimulai Oktober 2026, sebelum uji coba penyaluran dilakukan pada kuartal I 2027.

Baca Juga:
Dana Pensiun Tembus Rp1.669 Triliun, Peserta Masih Minim

Bansos Mulai Diarahkan ke Sistem Digital

Perubahan mekanisme penyaluran menjadi bagian dari agenda digitalisasi layanan pemerintah. Nantinya, bantuan akan disalurkan melalui rekening bank milik penerima yang telah terdata.

Langkah tersebut diharapkan membuat distribusi bansos lebih sederhana sekaligus mengurangi ketergantungan pada penyaluran secara tunai. Selain itu, transaksi melalui rekening memungkinkan dana bantuan tercatat dalam sistem.

Luhut menyebut kebijakan ini juga menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai kepemilikan rekening bagi masyarakat. Dengan rekening yang terhubung dengan penerima, penyaluran bantuan dapat dilakukan secara langsung.

Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan sasaran sekitar 50 juta warga yang berada pada desil 1 hingga 5. Kelompok tersebut menjadi prioritas dalam skema bantuan yang sedang dipersiapkan.

Digitalisasi juga diharapkan membuat proses distribusi lebih mudah ditelusuri. Dengan begitu, pemerintah dapat memantau penyaluran sejak dana diberikan hingga diterima masyarakat.

Pembenahan Data Jadi Fondasi Utama

Sebelum mekanisme baru diterapkan, pemerintah perlu memastikan data penerima telah diperbarui. Ketepatan data menjadi faktor penting agar bantuan benar-benar diterima kelompok yang membutuhkan.

Luhut menyebut masih terdapat persoalan ketidaktepatan dalam penyaluran bansos. Ia mengatakan sekitar 50 persen penyaluran bantuan sosial secara nasional masih dinilai belum tepat sasaran.

Karena itu, pembenahan data akan menjadi salah satu tahapan awal. Pemerintah menargetkan proses tersebut mulai dilakukan pada Oktober 2026.

Pemutakhiran data diperlukan agar penentuan penerima tidak hanya berdasarkan daftar lama. Kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga basis data juga perlu diperbarui secara berkala.

Langkah ini sekaligus diharapkan mengurangi potensi bantuan diterima pihak yang tidak masuk kriteria. Sebaliknya, masyarakat yang memang membutuhkan dapat memperoleh bantuan sesuai ketentuan.

Dengan basis data yang lebih akurat, pemerintah memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjalankan penyaluran bansos secara digital.

Transaksi Non-Tunai Perkuat Transparansi

Selain mengubah cara masyarakat menerima bantuan, digitalisasi juga diarahkan untuk memperkuat pengawasan. Transaksi melalui rekening memungkinkan setiap penyaluran memiliki catatan digital.

Sistem tersebut diharapkan dapat mempersempit celah penyimpangan dalam distribusi bantuan. Pemerintah juga melihat mekanisme non-tunai sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan transparansi penggunaan anggaran.

Dari sisi pengawasan, transaksi yang tercatat secara digital dapat memudahkan proses penelusuran. Pemerintah pun dapat memiliki data yang lebih jelas mengenai aliran dana bantuan.

Untuk mendukung pelaksanaannya, sektor perbankan turut disiapkan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) disebut mendapat mandat untuk membantu penyediaan rekening bagi masyarakat.

Dana bantuan tetap bersumber dari APBN. Sementara itu, digitalisasi diharapkan dapat membuat proses penyaluran lebih efisien dan mengurangi potensi kebocoran.

Jika persiapan berjalan sesuai rencana, uji coba penyaluran bansos langsung ke rekening akan dimulai pada kuartal I 2027. Pemerintah kini menempatkan pembenahan data dan kesiapan sistem sebagai tahap penting sebelum mekanisme tersebut diterapkan lebih luas. (ndr)

Post Views: 44
Tags: Bansosbansos langsung rekeningBantuan sosialdesil 1-5digitalisasi bansosindriKANAL24kanal24.co.id
Previous Post

Gempa NTT Terus Berdampak, Korban Tewas 136 Jiwa

Next Post

1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Drone Termal Matrice 30T Bantu UB Forest Deteksi Titik Api

Drone Termal Matrice 30T Bantu UB Forest Deteksi Titik Api

September 11, 2026
Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

September 11, 2026
1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

September 11, 2026
Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

September 11, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025