Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Gempa NTT Terus Berdampak, Korban Tewas 136 Jiwa

Einid Shandy by Einid Shandy
September 11, 2026
in Nasional
0
Gempa NTT Terus Berdampak, Korban Tewas 136 Jiwa

Gempa NTT Terus Berdampak, Korban Tewas 136 Jiwa (Instagram)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 meninggalkan dampak besar bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Selain menyebabkan kerusakan bangunan dan fasilitas umum, bencana tersebut juga menimbulkan korban jiwa serta memaksa puluhan ribu warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Perkembangan penanganan bencana terus berlangsung hingga September. Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (10/9/2026), jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT telah mencapai 136 orang. Dari jumlah tersebut, 48 orang meninggal akibat dampak langsung gempa, sedangkan 88 lainnya tercatat meninggal akibat dampak tidak langsung. Sebanyak 1.762 orang mengalami luka-luka dan 60.572 warga masih mengungsi.

Baca juga:
Kebakaran RSSA, 45 Pasien Anak Dievakuasi

Gempa M7,7 Guncang NTT pada 15 Agustus

Gempa utama terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. BNPB dalam laporan awal menyebut gempa berkekuatan M7,7 tersebut berdampak pada sejumlah kabupaten di NTT, terutama wilayah Flores.

Pada laporan awal beberapa jam setelah kejadian, BNPB mencatat 14 orang meninggal dunia. Data tersebut kemudian terus berubah seiring proses pencarian, evakuasi, pendataan, serta verifikasi korban di lapangan.

Sehari setelah kejadian, jumlah korban meninggal meningkat menjadi 53 orang. BNPB mencatat korban tersebar di Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, Manggarai Barat, Nagekeo, dan Ende. Saat itu, ratusan warga juga mengalami luka-luka dan ribuan rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Proses Pencarian dan Evakuasi Korban (Kompas.tv)

Perubahan data korban menunjukkan bahwa proses pendataan pascabencana membutuhkan waktu. Petugas gabungan harus melakukan penyisiran wilayah terdampak sekaligus memastikan data korban melalui proses verifikasi dan validasi.

Puluhan Ribu Warga Masih Mengungsi

Besarnya dampak gempa tidak hanya terlihat dari jumlah korban jiwa. Kerusakan rumah dan fasilitas publik membuat puluhan ribu masyarakat harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Data BNPB terbaru mencatat sebanyak 98.986 rumah mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 26.089 rumah masuk kategori rusak berat, 22.505 rumah rusak sedang, dan 50.392 rumah rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum yang menunjang aktivitas masyarakat. BNPB mencatat 712 fasilitas pendidikan, 620 tempat ibadah, dan 157 fasilitas kesehatan terdampak. Selain itu, sebanyak 663 kantor mengalami dampak, 175 titik jalan rusak, serta 47 fasilitas irigasi turut terdampak gempa.

Kondisi tersebut membuat penanganan bencana tidak berhenti pada evakuasi korban. Pemerintah dan tim gabungan juga harus memastikan kebutuhan dasar pengungsi, pelayanan kesehatan, akses transportasi, serta pemulihan fasilitas publik tetap berjalan.

Sebelumnya, pada 25 Agustus 2026, BNPB mencatat jumlah korban meninggal telah mencapai 103 orang dengan 185 ribu orang masih mengungsi. Beberapa hari kemudian, jumlah korban kembali meningkat menjadi 105 orang dengan 1.678 orang mengalami luka-luka.

Penanganan dan Ancaman Gempa Susulan

Penanganan gempa NTT dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur terkait. Bantuan logistik dan peralatan dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan.

Pada fase awal bencana, pemerintah juga mengirimkan bantuan logistik dalam jumlah besar. Upaya tersebut diarahkan untuk memastikan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal tetap mendapatkan kebutuhan pokok selama berada di lokasi pengungsian.

Ancaman gempa susulan juga menjadi perhatian. Sehari setelah gempa utama, wilayah sekitar Ruteng, Manggarai, kembali diguncang gempa M5,7 dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut merupakan gempa susulan dan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan aktivitas seismik lanjutan.

Aktivitas gempa di wilayah NTT juga masih tercatat setelah fase awal bencana. Pada 8 September 2026, BMKG mencatat gempa M5,2 yang berpusat 60 kilometer barat laut Manggarai Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut dinyatakan tidak berpotensi tsunami, namun BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.

Dengan jumlah korban yang terus diperbarui, penanganan gempa NTT menjadi proses jangka panjang. Selain memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi, pemulihan rumah, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, jalan, dan infrastruktur lainnya menjadi pekerjaan lanjutan bagi pemerintah dan masyarakat.

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa dampak gempa tidak hanya dihitung dari kerusakan yang terjadi pada saat bencana, tetapi juga dari konsekuensi yang muncul setelahnya. Karena itu, pendataan korban, pemulihan fasilitas publik, dan dukungan terhadap masyarakat terdampak tetap menjadi bagian penting dalam proses pemulihan NTT.(ffn)

Post Views: 24
Tags: 7 NTTbencana NTTBMKGBNPBfifagempa Floresgempa M7gempa NTTgempa NTT 2026kanal24.co.idkorban gempa NTTpengungsi NTT
Previous Post

Pencarian 5 Jurnalis Selat Sunda Diperluas

Next Post

Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

September 11, 2026
1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

September 11, 2026
Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

September 11, 2026
Gempa NTT Terus Berdampak, Korban Tewas 136 Jiwa

Gempa NTT Terus Berdampak, Korban Tewas 136 Jiwa

September 11, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025