Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

Einid Shandy by Einid Shandy
September 11, 2026
in Ekonomi
0
1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya (Kompas.com)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dilakukan dengan menambah jumlah penerima. Badan Gizi Nasional (BGN) juga melakukan penataan ulang untuk memastikan bantuan makanan bergizi diberikan kepada satuan pendidikan yang memang membutuhkan.

Dalam pemutakhiran tersebut, BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG. Kepala BGN Sudaryono menyampaikan kebijakan itu pada Kamis, (10/9/2026), setelah pihaknya melakukan pembaruan data bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama.

Baca Juga:
MBG Kembali Bergulir, BGN Sidak Sekolah dan Dapur untuk Pastikan Makanan Aman

BGN Evaluasi Kembali Sasaran MBG

Penataan dilakukan karena kondisi setiap satuan pendidikan berbeda. BGN tidak lagi menggunakan pendekatan yang sama untuk seluruh sekolah, tetapi mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan masing-masing penerima.

Dari 1.653 satuan pendidikan yang dikeluarkan, sebagian besar merupakan sekolah swasta bertaraf internasional. Termasuk di dalamnya sekolah yang memiliki kerja sama dengan lembaga internasional maupun nasional.

Kemampuan sekolah dalam membiayai kebutuhan pendidikannya juga menjadi salah satu pertimbangan. Satuan pendidikan yang dinilai telah mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri tidak lagi ditempatkan sebagai prioritas penerima MBG.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari evaluasi agar program pemerintah tidak hanya mengejar perluasan cakupan. Penentuan sasaran juga harus mempertimbangkan kelompok yang memiliki kebutuhan lebih besar.

Dengan demikian, pemutakhiran data menjadi penting untuk menjaga agar distribusi MBG tetap tepat sasaran. Data penerima juga dapat disesuaikan ketika kondisi satuan pendidikan mengalami perubahan.

240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terlayani

Di sisi lain, cakupan program MBG masih terus diperluas. BGN mencatat lebih dari 340.000 satuan pendidikan telah memperoleh layanan dari total lebih dari 580.000 satuan pendidikan yang masuk dalam pendataan.

Artinya, masih ada sekitar 240.000 satuan pendidikan yang belum mendapatkan layanan MBG. Sekolah-sekolah tersebut masih menjadi bagian dari proses pemetaan sebelum layanan diberikan.

BGN tidak serta-merta memberikan layanan berdasarkan permohonan sekolah. Setiap pengajuan perlu melalui proses investigasi untuk melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Ketersediaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga menjadi faktor penting. Sebab, perluasan penerima harus diikuti kesiapan fasilitas yang mampu mendukung penyediaan dan distribusi makanan bergizi.

Karena itu, penambahan penerima MBG dilakukan secara bertahap. Pemerintah perlu menyesuaikan antara jumlah sasaran, kapasitas layanan, serta kondisi wilayah yang akan dijangkau.

Wilayah 3T Jadi Prioritas Perluasan

Setelah melakukan penyisiran terhadap daftar penerima, perhatian BGN selanjutnya diarahkan pada wilayah yang memiliki kebutuhan lebih tinggi. Daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi salah satu sasaran dalam perluasan program.

Wilayah dengan persoalan gizi yang masih tinggi juga mendapat perhatian. Maluku dan Papua menjadi contoh daerah yang masih memiliki banyak satuan pendidikan yang belum terjangkau layanan MBG.

Sekitar 15.000 satuan pendidikan di Maluku dan Papua disebut masih belum mendapatkan layanan. Kondisi tersebut membuat penguatan infrastruktur layanan menjadi kebutuhan penting agar program dapat menjangkau lebih banyak peserta didik.

BGN mendorong penambahan SPPG secara bertahap untuk mendukung perluasan tersebut. Dengan keberadaan unit layanan yang lebih dekat, distribusi makanan bergizi diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Penataan 1.653 sekolah akhirnya tidak hanya menjadi persoalan pengurangan daftar penerima. Kebijakan tersebut menunjukkan upaya pemerintah mengubah pendekatan MBG menjadi lebih berbasis kebutuhan.

Sekolah yang dinilai sudah mampu berdiri secara mandiri tidak lagi menjadi prioritas. Sementara itu, ruang layanan dapat diarahkan kepada satuan pendidikan di wilayah yang masih membutuhkan dukungan pemenuhan gizi. (ndr)

Post Views: 33
Tags: BGNindriKANAL24kanal24.co.idmakan bergizi gratisMBGSekolahSPPGsudaryono
Previous Post

Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Next Post

Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

September 11, 2026
1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

1.653 Sekolah Tak Lagi Masuk Sasaran MBG, BGN Jelaskan Alasannya

September 11, 2026
Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

Penyaluran Bansos Bakal Digital, 50 Juta Warga Disiapkan Terima Lewat Rekening

September 11, 2026
Gempa NTT Terus Berdampak, Korban Tewas 136 Jiwa

Gempa NTT Terus Berdampak, Korban Tewas 136 Jiwa

September 11, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025