Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Nyaris Sebulan, Warga Gempa NTT Masih Kekurangan Terpal

Einid Shandy by Einid Shandy
September 11, 2026
in Nasional
0
Nyaris Sebulan, Warga Gempa NTT Masih Kekurangan Terpal

Nyaris Sebulan, Warga Gempa NTT Masih Kekurangan Terpal. (KOMPAS.com)

4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Hampir sebulan setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagian warga terdampak masih bertahan dalam kondisi serba terbatas. Rumah yang rusak membuat mereka harus mengungsi, sementara kebutuhan dasar seperti terpal dan selimut masih belum sepenuhnya terpenuhi.

Kondisi tersebut masih dirasakan warga hingga Jumat (11/9/2026). Sejumlah penyintas mengaku belum menerima terpal untuk melindungi barang dan tempat tinggal sementara, meski hujan mulai turun di wilayah terdampak. Di tengah kondisi itu, pemerintah telah menyiapkan dukungan penanganan bencana, sementara proses pemulihan di wilayah terdampak masih berlangsung.

Baca juga:
Akademisi Kyoto University Bekali Mahasiswa PWK UB Wawasan Kota Berkelanjutan

Warga Masih Membutuhkan Terpal

Salah satu warga terdampak, Marchello, mengatakan rumah keluarganya mengalami kerusakan parah akibat gempa. Hingga kini, keluarganya belum mendapatkan terpal untuk melindungi barang-barang dan tempat tinggal sementara dari hujan.

Warga NTT Masih Kekurangan Terpal. (Berita Liputan6)

“Kami sangat butuh terpal. Mau taruh barang sangat susah, apalagi di sini mulai hujan,” ujar Marchello.

Keluhan serupa disampaikan Hasmi. Ia mengatakan keluarganya sampai saat ini belum menerima bantuan terpal meski hampir sebulan gempa berlalu.

“Sampai sekarang keluarga saya belum dapat bantuan terpal,” kata Hasmi.

Kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa sebagian penyintas masih memerlukan bantuan dasar meski penanganan bencana telah memasuki tahap pemulihan. Terpal dan selimut menjadi kebutuhan penting bagi keluarga yang rumahnya rusak dan belum dapat kembali ke tempat tinggal semula.

Dampak Gempa Masih Dirasakan

Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026. Hampir sebulan berlalu, aktivitas gempa susulan masih berlangsung. BMKG mencatat 14.236 gempa susulan hingga 10 September 2026, dengan 184 di antaranya dirasakan masyarakat.

Dampak bencana juga masih terlihat dari jumlah warga yang membutuhkan dukungan. Data terbaru mencatat 136 orang meninggal dunia, 1.762 orang mengalami luka-luka, serta 60.572 warga masih berada dalam kondisi mengungsi. Kerusakan tercatat pada 98.986 rumah.

Besarnya dampak tersebut membuat pemulihan tidak berhenti pada penanganan korban dan evakuasi. Perbaikan rumah, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pemulihan aktivitas masyarakat menjadi bagian dari proses yang masih berjalan.

BNPB sendiri mencatat proses verifikasi dan validasi kerusakan rumah masih berlangsung. Hingga 7 September 2026, sebanyak 51.591 rumah telah diverifikasi dari 102.384 unit data awal rumah yang menjadi sasaran pendataan di tujuh kabupaten terdampak.

Bantuan Diminta Segera Sampai

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena meminta data warga yang masih membutuhkan bantuan terus diperbarui. Langkah tersebut diperlukan agar BPBD dapat menindaklanjuti kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi di lapangan.

Pemerintah Provinsi NTT sebelumnya menyiapkan sekitar Rp40 miliar untuk penanganan bencana. Sekitar separuh anggaran tersebut disebut telah digunakan untuk kebutuhan penanganan gempa.

Dukungan anggaran juga diberikan kepada delapan kabupaten terdampak di Flores. Masing-masing daerah memperoleh Rp20 miliar untuk mendukung penanganan bencana.

Namun, besarnya anggaran tidak otomatis menyelesaikan seluruh persoalan di lapangan. Keluhan warga mengenai kebutuhan terpal dan selimut menunjukkan masih adanya kebutuhan yang harus segera ditindaklanjuti.

Anggota DPRD NTT Junaidin Mahasan turut meminta percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Ia menilai warga terdampak tidak seharusnya menunggu terlalu lama untuk mendapatkan kebutuhan dasar.

“Ini keadaan darurat. Rakyat tidak bisa disuruh menunggu proses administrasi terlalu lama,” tegas Junaidin.

Sebelumnya, pemerintah juga telah mengerahkan bantuan logistik melalui berbagai jalur untuk mendukung penanganan gempa. BNPB mencatat distribusi bantuan dilakukan melalui jalur udara dan laut ke sejumlah wilayah terdampak di NTT.

Bagi warga yang masih mengungsi, kebutuhan seperti terpal dan selimut bukan sekadar bantuan tambahan. Keduanya menjadi perlengkapan dasar untuk bertahan sambil menunggu rumah diperbaiki dan kehidupan kembali berjalan normal. (ern)

Post Views: 46
Tags: bantuan bencanaBNPBernFloresgempa NTTKANAL24kanal24.co.idkorban gempaNusa Tenggara Timurpengungsi NTTterpal
Previous Post

FH UB Resmikan Brawijaya Adhyaksa Chamber Perdana

Next Post

UB Evaluasi Keselamatan Kampus dan Perkuat Pendampingan Mahasiswa

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
UB Evaluasi Keselamatan Kampus dan Perkuat Pendampingan Mahasiswa

UB Evaluasi Keselamatan Kampus dan Perkuat Pendampingan Mahasiswa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Bosch: Biaya Perbaikan Baterai Bisa Pangkas Umur Ekonomis Mobil Listrik

Paus Leo XIV Sebut Kekhawatiran Keamanan AI Bukan Berita Palsu 

October 3, 2026
Bosch: Biaya Perbaikan Baterai Bisa Pangkas Umur Ekonomis Mobil Listrik

Spesies Penguin Gentoo Baru Ditemukan Setelah Lebih dari 100 Tahun

October 3, 2026
Mau Mulai Bisnis Online? Ini 6 Ide Produk untuk Pemula

Mau Mulai Bisnis Online? Ini 6 Ide Produk untuk Pemula

October 3, 2026
FIB UB Ajak Generasi Muda Kenali Proses Batik Tulis

FIB UB Ajak Generasi Muda Kenali Proses Batik Tulis

October 2, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025