Kanal24, Malang – Kompleksitas kecurangan dalam laporan keuangan menuntut calon auditor memiliki kemampuan teknis sekaligus pemahaman terhadap teknologi audit. Merespons kebutuhan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk “Peningkatan Kemampuan Teknik Sampling Audit dalam Menemukan Kecurangan” sepanjang Agustus hingga September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti calon auditor bidang akuntansi dengan fokus membekali keterampilan teknis dalam mendeteksi fraud laporan keuangan. Program dirancang melalui pelatihan teknik sampling audit, penguatan sikap kritis dan skeptisisme profesional, serta pemanfaatan data analytics dan perangkat lunak berbasis AI.
Baca juga: Ekonomi Global Terus Berubah, FEB UB Bahas Strategi Hadapi Tantangan Dunia
Pelatihan Sampling Audit Berbasis Simulasi
Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop interaktif dengan simulasi kasus nyata. Peserta juga mengikuti evaluasi berkelanjutan melalui pre-test dan post-test serta pembentukan komunitas belajar.
Ketua tim, Dr. Zaki Baridwan, Ak.,CA.,CPA., mengatakan program tersebut diarahkan untuk membentuk calon auditor yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Program ini diharapkan mampu menghasilkan auditor yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.”

Baca juga: PKKMB FEB UB 2026 Tanamkan Empat Nilai dan Kenalkan SDGs kepada Maba
Dorong Kualitas Tata Kelola dan Transparansi
Perkembangan pola kecurangan yang semakin kompleks membuat auditor perlu menguasai keterampilan teknis sekaligus memahami integrasi teknologi dalam proses audit modern. Melalui program tersebut, FEB UB berkontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola dan transparansi di sektor publik maupun privat.
Program pengabdian masyarakat ini juga menjadi bagian dari upaya FEB UB menyiapkan calon auditor profesional untuk menghadapi tantangan era digital sekaligus mendukung akuntabilitas keuangan nasional. (Afr)














