Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Mahasiswa UB Kembangkan AI untuk Pantau Sekolah Rakyat

Einid Shandy by Einid Shandy
October 7, 2026
in Pendidikan
0
Mahasiswa UB Kembangkan AI untuk Pantau Sekolah Rakyat

Mahasiswa UB Kembangkan AI untuk Pantau Sekolah Rakyat (Fifa/Kanal24)

3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) mendorong perguruan tinggi untuk tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman dalam menyelesaikan persoalan nyata. Pemanfaatan AI semakin meluas di berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan layanan sosial, sehingga kebutuhan terhadap talenta digital yang mampu memahami sekaligus menerapkan teknologi menjadi semakin penting.

Kebutuhan tersebut menjadi salah satu fokus dalam AI Talent Framework (AITF) 2026 Batch 2, hasil kolaborasi Universitas Brawijaya (UB), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Kementerian Sosial (Kemensos). Workshop AITF digelar di Malang, Senin (5/10/2026), dengan membahas pengembangan solusi berbasis AI untuk membantu pemantauan aktivitas siswa Sekolah Rakyat jenjang SD dan SMP. Kegiatan tersebut menjadi forum untuk memvalidasi kebutuhan sebelum mahasiswa mengembangkan prototype yang akan diuji di lapangan.

Baca juga:
AKSARA BERDAYA 2026 Dorong Ruang Digital Aman (BERITA 1)

UB Kembangkan AI untuk Sekolah Rakyat

Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UB, Ir. Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM., menjelaskan AITF merupakan program pengembangan talenta digital yang telah berjalan dalam beberapa batch. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengerjakan persoalan nyata yang berasal dari kebutuhan pemerintah maupun dunia industri.

Pada pelaksanaan sebelumnya, mahasiswa UB terlibat dalam pengembangan solusi untuk kebutuhan pengawasan judi online yang kemudian telah dimanfaatkan oleh Komdigi. Pada 2026, kolaborasi AITF diperluas dengan melibatkan tiga perguruan tinggi, yakni UB, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Politeknik Negeri Padang.

Untuk AITF 2026 Batch 2, UB mendapat use case dari Kemensos yang berkaitan dengan Sekolah Rakyat. Use case tersebut memiliki perbedaan dengan proyek sebelumnya karena sasaran yang dikembangkan kali ini adalah siswa jenjang SD dan SMP.

“Kalau sebelumnya adalah Sekolah Rakyat untuk tingkat SMA, yang sekarang ini tingkat SD dan SMP,” ujar Tri.

Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Komdigi, Dr. Gunawan Hutagalung, S.T., M.T., mengatakan kebutuhan terhadap sistem monitoring tersebut berkaitan dengan karakteristik Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem asrama.

Kondisi tersebut membuat pengawasan aktivitas siswa menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat. Teknologi AI diharapkan dapat membantu wali asrama melakukan pemantauan secara lebih efektif tanpa harus terus-menerus mengawasi layar kamera secara manual.

Prototype Monitoring Berbasis AI

Solusi yang dikembangkan mahasiswa diarahkan menjadi prototype sistem monitoring berbasis AI. Sistem tersebut nantinya diharapkan mampu mengenali aktivitas tertentu melalui kamera pengawas dan memberikan peringatan apabila ditemukan kondisi yang berada di luar batas pengawasan yang telah ditentukan.

“Konsepnya aplikasi, tapi itu berbasis AI sehingga kemudian bisa dideteksi apakah ini kegiatan yang masih dalam batas yang kita tolerir ataukah itu sudah di luar kontrol kita dan itu akan memberikan alert kepada para wali asrama,” jelas Gunawan.

Menurutnya, sistem tersebut juga akan diintegrasikan dengan kamera pengawas yang sudah tersedia. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pemantauan CCTV secara terus-menerus oleh petugas.

Meski demikian, pengembangan sistem tidak hanya mempertimbangkan aspek teknologi. Karena objek pemantauan merupakan siswa SD dan SMP, aspek psikologis dan perlindungan anak juga menjadi pertimbangan dalam proses perancangan.

Gunawan menegaskan bahwa teknologi harus dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik lingkungan Sekolah Rakyat. Karena itu, proses validasi menjadi bagian penting sebelum prototype diterapkan.

Prototype yang dihasilkan mahasiswa selanjutnya direncanakan untuk diuji coba di wilayah Bogor, Bekasi, dan Depok. Tahap tersebut menjadi kesempatan untuk menguji apakah sistem yang dikembangkan benar-benar mampu menjawab persoalan di lapangan sekaligus melihat kebutuhan penyempurnaan sebelum digunakan lebih luas.

AITF Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Ketua Pelaksana AITF 2026, Rizal Setya Perdana, S.Kom., M.Kom., Ph.D., mengatakan workshop tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan solusi yang dikembangkan mahasiswa sesuai dengan persoalan yang dihadapi pemilik masalah.

Dalam workshop, pihak Kemensos memaparkan use case yang menjadi dasar pengembangan. Mahasiswa kemudian berdiskusi dan melakukan tanya jawab untuk memperjelas kebutuhan sistem. Proses tersebut dilakukan agar solusi yang dirancang tidak hanya tepat secara teknis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pengguna.

“Workshop ini fokusnya supaya apa yang ingin kita kerjakan selanjutnya itu memang benar-benar sesuai. Karena apabila requirement-nya tidak tepat, sistem yang dihasilkan nanti akan bermasalah,” kata Rizal.

Mahasiswa yang mengikuti AITF juga mendapatkan pendampingan dari dosen serta tim Komdigi. Pendampingan tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh umpan balik selama proses pengembangan, termasuk ketika menghadapi kendala teknis maupun ketika perlu menyesuaikan rancangan dengan kebutuhan pemilik masalah.

Tri menilai pengalaman mengerjakan proyek nyata menjadi bekal penting bagi mahasiswa di tengah perubahan dunia kerja akibat perkembangan AI. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki transkrip nilai maupun sertifikasi, tetapi juga membutuhkan pengalaman menerapkan teknologi untuk menyelesaikan persoalan konkret.

“Makanya kemudian kami memberikan enrichment atau pengayaan dalam bentuk terekspos dengan masalah-masalah riil di dunia industri dan pemerintahan,” jelas Tri.

Gunawan menambahkan bahwa pengalaman proyek AI dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja. Kemampuan mengadopsi AI untuk mendukung pekerjaan, merumuskan strategi, serta menyelesaikan persoalan menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan.

Melalui AITF 2026 Batch 2, kolaborasi UB, Komdigi, dan Kemensos tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan prototype teknologi bagi Sekolah Rakyat, tetapi juga membangun pengalaman mahasiswa dalam mengembangkan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan nyata.(ffn)

Post Views: 49
Tags: AIAI Talent Framework 2026AITF 2026kanal24.co.idkecerdasan artifisialkemensosKomdigiSekolah RakyatTalenta DigitalUBuniversitas brawijaya
Previous Post

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand

Next Post

Syarat Pendidikan Gibran Jadi Sorotan dalam Seminar FH UB

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Sengketa Pilpres di MK Dibahas Akademisi FH UB, Ini Perspektif Hukumnya

Syarat Pendidikan Gibran Jadi Sorotan dalam Seminar FH UB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Sengketa Pilpres di MK Dibahas Akademisi FH UB, Ini Perspektif Hukumnya

Syarat Pendidikan Gibran Jadi Sorotan dalam Seminar FH UB

October 7, 2026
Mahasiswa UB Kembangkan AI untuk Pantau Sekolah Rakyat

Mahasiswa UB Kembangkan AI untuk Pantau Sekolah Rakyat

October 7, 2026
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand

October 7, 2026
Di Tengah Pengaruh Budaya Luar, UB Perkuat Karakter Brawijaya

Di Tengah Pengaruh Budaya Luar, UB Perkuat Karakter Brawijaya

October 7, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025