Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Karhutla Indonesia Ancam Kualitas Udara di Sejumlah Negara ASEAN 

Einid Shandy by Einid Shandy
October 19, 2026
in Nasional
0
Karhutla Indonesia Ancam Kualitas Udara di Sejumlah Negara ASEAN 

Karhutla Indonesia Ancam Kualitas Udara di Sejumlah Negara ASEAN (fakta bungo)

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali memicu persoalan lingkungan lintas negara. Asap dari sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan terbawa angin hingga mencapai kawasan Asia Tenggara. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga penduduk negara tetangga yang menghadapi penurunan kualitas udara dan risiko gangguan kesehatan.

Pada Minggu (6/9/2026), kabut asap karhutla Indonesia menjadi sorotan setelah Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Filipina dilaporkan terdampak sebaran asap. Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya titik panas dan cuaca kering di sejumlah wilayah Indonesia. Situasi ini sekaligus memperkuat urgensi koordinasi regional untuk mengantisipasi pencemaran udara lintas batas.

Baca Juga:
Kemenkes Catat 277.075 Kasus ISPA di Tujuh Provinsi Terdampak Asap Karhutla

Malaysia hingga Filipina Hadapi Dampak Kabut Asap

Malaysia menjadi salah satu negara yang terdampak sebaran asap dari kebakaran di Indonesia. Wilayah Sarawak dan Sabah menghadapi risiko pencemaran akibat pergerakan asap dari kawasan Kalimantan. Kedekatan geografis dengan sumber kebakaran membuat wilayah tersebut rentan terhadap perubahan arah angin yang membawa partikel asap.

Di Sarawak, kondisi kualitas udara yang memburuk turut memengaruhi aktivitas masyarakat. Sejumlah wilayah bahkan mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi paparan polusi terhadap pelajar. Kondisi ini memperlihatkan bahwa dampak karhutla dapat menjalar hingga sektor pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Brunei Darussalam juga menghadapi kondisi berkabut akibat sebaran asap regional. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara memburuk, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan.

Sementara itu, dampak asap dilaporkan menjangkau Filipina, termasuk kawasan metropolitan Manila. Pergerakan asap menuju wilayah tersebut menunjukkan bahwa jarak geografis tidak sepenuhnya melindungi suatu negara dari dampak kebakaran di kawasan lain.

Singapura turut memantau perkembangan kabut asap yang bergerak di kawasan regional. Perubahan arah angin dan aktivitas titik panas menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat risiko pencemaran udara. Meski tingkat dampak di setiap negara berbeda, pemantauan kualitas udara tetap diperlukan untuk melindungi masyarakat.

Kualitas Udara dan Risiko Kesehatan Jadi Perhatian

Kabut asap karhutla mengandung partikel halus yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Paparan polusi tersebut berpotensi memicu iritasi mata, batuk, sesak napas, serta memperburuk penyakit pernapasan dan kardiovaskular.

Dampak tersebut membuat masyarakat di wilayah terdampak perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi kualitas udara. Mengurangi kegiatan berat di luar ruangan, menutup jendela ketika asap pekat, serta menggunakan masker dengan filtrasi memadai ketika harus beraktivitas di luar dapat membantu mengurangi paparan.

Kelompok rentan memerlukan perhatian lebih karena berisiko mengalami dampak kesehatan yang lebih berat. Informasi kualitas udara dari otoritas setempat juga penting agar masyarakat dapat mengambil langkah perlindungan berdasarkan kondisi aktual.

Di sisi lain, kabut asap dapat mengganggu jarak pandang dan aktivitas transportasi. Apabila kondisi memburuk, kegiatan pendidikan, pekerjaan, dan aktivitas ekonomi berpotensi ikut terdampak. Karena itu, penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga perlindungan kesehatan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat.

Status Siaga ASEAN Perkuat Koordinasi Regional

Pusat Meteorologi Khusus ASEAN atau ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) mengaktifkan status siaga regional Level 3 pada 26 Agustus 2026. Status tersebut menunjukkan tingginya risiko kabut asap lintas batas di kawasan ASEAN bagian selatan.

Dalam laporan resminya, ASMC mencatat asap berkategori sedang hingga pekat yang berasal dari kelompok titik panas di Kalimantan. Sebaran asap juga teramati di sebagian besar wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan. Kondisi kering yang berkepanjangan meningkatkan risiko memburuknya situasi kebakaran.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan bahwa penanganan kabut asap dilakukan melalui mekanisme ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution. Status siaga regional tersebut juga mendorong penyampaian laporan situasi harian, termasuk informasi titik panas dan peta pergerakan asap kepada negara anggota ASEAN.

Di dalam negeri, pengendalian karhutla melalui pemadaman, patroli, pemantauan titik panas, dan pencegahan pembakaran lahan tetap menjadi langkah utama. Upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan pertukaran informasi dan koordinasi antarnegara.

Meluasnya kabut asap menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan bukan hanya persoalan nasional. Pencegahan yang konsisten dan kerja sama regional diperlukan untuk mengurangi risiko pencemaran udara serta melindungi kesehatan masyarakat di kawasan Asia Tenggara. (ndr)

Post Views: 35
Tags: Brunei DarussalamFilipinaindrikabut asap ASEANkabut asap karhutlaKANAL24kanal24.co.idkebakaran hutan Indonesiakualitas udaralingkunganMalaysiapencemaran udaraSingapura
Previous Post

Hadapi Karhutla, Kemenkes Siapkan 500 Ribu Masker per Provinsi

Next Post

UB Gelar MCU untuk Deteksi Dini Penyakit Profesor

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
UB Gelar MCU untuk Deteksi Dini Penyakit Profesor

UB Gelar MCU untuk Deteksi Dini Penyakit Profesor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Karhutla 2026 Picu Krisis Asap, Kesehatan dan Usaha Warga Terdampak 

Karhutla 2026 Picu Krisis Asap, Kesehatan dan Usaha Warga Terdampak 

October 19, 2026
UB Gelar MCU untuk Deteksi Dini Penyakit Profesor

UB Gelar MCU untuk Deteksi Dini Penyakit Profesor

October 19, 2026
Karhutla Indonesia Ancam Kualitas Udara di Sejumlah Negara ASEAN 

Karhutla Indonesia Ancam Kualitas Udara di Sejumlah Negara ASEAN 

October 19, 2026
Hadapi Karhutla, Kemenkes Siapkan 500 Ribu Masker per Provinsi

Hadapi Karhutla, Kemenkes Siapkan 500 Ribu Masker per Provinsi

October 19, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025