Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

UB Ajak Maba Kelola Stres Lewat Relaksasi

Einid Shandy by Einid Shandy
October 23, 2026
in Pendidikan
0
UB Ajak Maba Kelola Stres Lewat Relaksasi

UB Ajak Maba Kelola Stres Lewat Relaksasi. (Adam/Kanal24)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Memasuki dunia perkuliahan tidak selalu mudah bagi mahasiswa baru. Selain beradaptasi dengan lingkungan dan pertemanan baru, mereka juga harus menghadapi tuntutan akademik yang dapat memicu kecemasan dan keraguan terhadap diri sendiri. Di tengah rutinitas tersebut, kemampuan mengenali emosi dan mengelola stres menjadi bekal penting agar mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan lebih baik.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) menghadirkan Mental Health Corner 2026 untuk membantu mahasiswa baru mengenali kondisi emosional sekaligus mempraktikkan teknik relaksasi. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 8 Gedung B FPIK UB, Kamis (22/10/2026), ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-64 FPIK UB. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak mengambil jeda dari rutinitas akademik, menenangkan pikiran, dan belajar menghadapi tekanan secara lebih terarah.

Baca Juga:
FH UB Perkuat Upaya Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Mahasiswa Baru Belajar Mengenali Emosi

Koordinator kegiatan, Wiwin Lukitohadi, S.H., S.Psi., CHRM., yang juga menjabat sebagai Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan FPIK UB, menjelaskan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk membantu mahasiswa baru menghadapi masa penyesuaian di lingkungan kampus.

Wiwin Lukitohadi, S.H., S.Psi., CHRM. Kasubbag Akademik/Kemahasiswaan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. (Adam/Kanal24)

Menurutnya, mahasiswa baru dapat mengalami kecemasan, kekhawatiran, hingga keraguan terhadap kemampuan diri ketika mulai menjalani kehidupan perkuliahan. Karena itu, mereka perlu belajar mengenali dan menerima emosi yang muncul, alih-alih terus menyangkal atau mengabaikannya.

Wiwin menekankan bahwa menerima emosi bukan berarti menyerah pada keadaan. Sebaliknya, langkah tersebut dapat membantu mahasiswa memahami apa yang sedang dirasakan dan menentukan cara yang lebih tepat untuk menghadapinya.

“Jadi, oke saya terima apa yang saya rasakan saat ini. Jadi dia lebih fokus untuk mencari solusinya, bukan kepikiran yang enggak-enggak, overthinking,” jelas Wiwin.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki ruang untuk berhenti sejenak dari rutinitas, menata kembali kondisi emosional, dan melanjutkan aktivitas dengan lebih siap.

Grounding hingga Sound Healing untuk Relaksasi

Praktisi kesehatan holistik dan well-being di Malang, dr. Maria Magdalena Sawitri, menjelaskan bahwa kesehatan secara menyeluruh mencakup kondisi tubuh, jiwa, dan pikiran. Ketiganya saling berkaitan sehingga perlu diperhatikan ketika seseorang menghadapi tekanan.

dr. Maria Magdalena Sawitri. dokter sekaligus praktisi layanan kesehatan holistik dan well-being yang berpraktik di Kota Malang, Jawa Timur. (Adam/Kanal24)

Pada mahasiswa, tekanan dapat muncul dari berbagai sisi, mulai dari hubungan dengan orang tua, dosen, dan teman sebaya hingga tuntutan tugas akademik. Jika tidak dikelola dengan baik, tekanan tersebut dapat memengaruhi keseharian mahasiswa.

Dalam kegiatan Mental Health Corner 2026, peserta diperkenalkan pada sejumlah pendekatan relaksasi, di antaranya grounding, qigong, latihan pernapasan atau breathwork, serta sound healing menggunakan singing bowl.

Teknik-teknik tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengambil jeda, memusatkan perhatian, dan lebih menyadari kondisi diri. Namun, setiap teknik tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing individu.

Mahasiswa Perlu Tahu Kapan Mencari Bantuan

Selain mengenali emosi dan mencoba teknik relaksasi, mahasiswa juga perlu memahami kapan mereka membutuhkan bantuan lebih lanjut. Mengelola stres secara mandiri tidak selalu cukup, terutama ketika tekanan terasa semakin berat dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

dr. Maria mengingatkan bahwa mahasiswa yang mengalami kondisi berat perlu mendapatkan pendampingan dari tenaga profesional.

“Kalau sudah berat, betul-betul membutuhkan pertolongan seorang psikiatri mungkin atau psikolog,” ujarnya.

Mahasiswa juga dapat membangun kebiasaan sederhana, seperti menulis jurnal untuk mencatat perasaan dan pengalaman sehari-hari. Berbagi cerita dengan orang tepercaya atau memanfaatkan layanan konseling kampus juga dapat menjadi pilihan ketika membutuhkan dukungan.

Melalui Mental Health Corner 2026, FPIK UB mengajak mahasiswa baru untuk tidak mengabaikan kondisi emosional di tengah tuntutan akademik. Mengenali perasaan, memberikan waktu untuk beristirahat, dan mencari bantuan saat diperlukan menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan mental selama menjalani perkuliahan.(ern)

Post Views: 51
Tags: dies natalis fpik ubernfpik ubKANAL24kanal24.co.idKesehatan Mentalmahasiswa barumanajemen stresMental Health Corneruniversitas brawijaya
Previous Post

Relasi Kuasa Dosen-Mahasiswa Jadi Sorotan FH UB

Next Post

KMB X AHASS UB Buka Servis Motor Gratis

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
KMB X AHASS UB Buka Servis Motor Gratis

KMB X AHASS UB Buka Servis Motor Gratis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
KMB X AHASS UB Buka Servis Motor Gratis

KMB X AHASS UB Buka Servis Motor Gratis

October 23, 2026
UB Ajak Maba Kelola Stres Lewat Relaksasi

UB Ajak Maba Kelola Stres Lewat Relaksasi

October 23, 2026
Relasi Kuasa Dosen-Mahasiswa Jadi Sorotan FH UB

Relasi Kuasa Dosen-Mahasiswa Jadi Sorotan FH UB

October 23, 2026
FH UB Kaji Tata Kelola Aset Tanah PTNBH untuk Dukung Pendidikan

FH UB Kaji Tata Kelola Aset Tanah PTNBH untuk Dukung Pendidikan

October 23, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025