Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Dipa Media Art Dorong Regenerasi Seniman Seni Media Baru

Einid Shandy by Einid Shandy
October 29, 2026
in Hiburan
0
Dipa Media Art Dorong Regenerasi Seniman Seni Media Baru

Dipa Media Art Bangun Ekosistem Seni Digital (Yordan/Kanal24)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Perkembangan teknologi mendorong dunia seni untuk terus mengeksplorasi medium dan cara berekspresi yang baru. Melalui New Media Art, seniman dapat memadukan kreativitas dengan teknologi digital, seperti video mapping, proyeksi, dan permainan cahaya untuk menghadirkan pengalaman artistik yang berbeda. Namun, perkembangan seni media baru tidak hanya membutuhkan inovasi karya, tetapi juga ruang kolaborasi, pemerataan pengetahuan, dan regenerasi seniman agar ekosistemnya dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Upaya tersebut menjadi salah satu fokus Dipa Media Art yang mengangkat tema “Cahaya yang Menerangi, Cahaya Menghidupkan Ruang” pada Rabu, (28/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan diskusi mengenai eksplorasi New Media Art, pemanfaatan teknologi dalam berkarya, serta tantangan pengembangan seni berbasis teknologi. Ketua Pelaksana Dipa Media Art, Danar Tri Yudistira, bersama seniman 3D Bayu Prasetyo dan Abdul Khafidz Fadli, menyoroti pentingnya ruang berekspresi, akses pengetahuan, dan kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekosistem seni media baru.

Baca juga:
DIPA Mediart Festival Perkuat Globalizing UB Lewat Seni Media

Dipa Media Art Buka Ruang bagi Talenta Baru

Ketua Pelaksana Dipa Media Art, Danar Tri Yudistira, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari keinginan untuk menumbuhkan ekosistem New Media Art yang masih berkembang. Menurutnya, perkembangan seni media baru tidak cukup hanya dengan menghadirkan karya atau seniman, tetapi juga membutuhkan keterlibatan talenta baru yang dapat melanjutkan proses kreatif secara berkelanjutan.

⁠Danar Tri Yudistira (Ketua Pelaksana Dipa Media Art) (Yordan/Kanal24)

Danar mengibaratkan ekosistem New Media Art sebagai sesuatu yang masih berada pada tahap awal pertumbuhan. Karena itu, Dipa Media Art diharapkan menjadi ruang bersama untuk menemukan bentuk, arah, dan karakter perkembangan seni media baru.

“Harapannya dengan adanya Dipa ini muncul karya-karya baru, muncul seniman-seniman baru yang pondasinya atau arahnya nanti ke media art,” ujar Danar.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut tidak semata-mata diukur dari kehadiran seniman, tetapi juga dari terbukanya kesempatan bagi talenta baru untuk terhubung dengan pelaku seni yang telah berpengalaman. Lingkungan Universitas Brawijaya dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah yang diharapkan dapat berkontribusi dalam proses regenerasi tersebut.

Melalui pertemuan dan kolaborasi antarpelaku seni, Dipa Media Art diharapkan mampu mendorong kemunculan karya eksperimental sekaligus memperluas partisipasi generasi baru dalam perkembangan seni berbasis teknologi.

Cahaya dan Teknologi sebagai Medium Berkarya

Tema “Cahaya yang Menerangi, Cahaya Menghidupkan Ruang” menjadi landasan eksplorasi karya dalam Dipa Media Art. Danar menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut berkaitan dengan penggunaan cahaya sebagai medium artistik untuk merespons ruang. Pendekatan ini memungkinkan ruang tidak hanya menjadi tempat menampilkan karya, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman artistik yang dibangun seniman.

Eksplorasi tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan video mapping dan proyeksi. Dengan memanfaatkan teknologi pencahayaan, seniman dapat mengolah visual dan suasana ruang untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi penonton.

Pandangan tersebut sejalan dengan Bayu Prasetyo, seniman 3D yang menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia memandang New Media Art sebagai ruang untuk berekspresi sekaligus mengenali diri sendiri melalui proses kreatif.

Menurut Bayu, pembahasan mengenai media baru penting bagi mahasiswa karena membuka kesempatan untuk mencoba pendekatan dan teknik yang lebih beragam. Mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk mengeksplorasi gagasan tanpa terlalu membatasi diri dalam proses berkarya.

Ia menilai salah satu tantangan yang dihadapi mahasiswa adalah masih adanya keraguan untuk mengekspresikan ide secara luas. Karena itu, mahasiswa didorong untuk terus mencoba, bereksperimen, dan mengembangkan potensi melalui karya.

“Jangan lupa berekspresi, bereksperimen,” pesan Bayu kepada mahasiswa.

Akses Pengetahuan Jadi Tantangan Seni Media Baru

Selain membuka ruang berekspresi, pengembangan New Media Art juga menghadapi tantangan dalam penyebaran pengetahuan dan akses terhadap peralatan teknologi. Abdul Khafidz Fadli menilai bahwa karakter seni media baru terus berkembang seiring munculnya teknologi dan inovasi baru. Kondisi tersebut membuat pemahaman mengenai New Media Art terus mengalami perluasan.

Menurut Abdul, proses berkarya sebaiknya dimulai dari kejujuran dalam mengenali diri sendiri. Pengalaman dan latar belakang seseorang tidak harus menjadi batas dalam menentukan arah kreativitas. Ia mencontohkan pengalamannya yang memiliki latar belakang sebagai engineer mesin, tetapi tetap dapat mempelajari dan mengeksplorasi dunia seni.

Baginya, proses belajar menjadi bagian penting dalam menemukan pendekatan berkarya yang sesuai dengan diri sendiri. Karya yang lahir dari proses tersebut juga diharapkan mampu memantik gagasan dan inspirasi bagi orang lain.

Di sisi lain, kebutuhan terhadap peralatan yang terus berkembang dapat menjadi kendala bagi peserta yang ingin mendalami seni media baru. Tidak semua orang memiliki kemampuan untuk mengakses perangkat yang dibutuhkan. Karena itu, ruang kolaborasi dan kegiatan berbasis komunitas dinilai penting untuk mempertemukan pelaku seni, berbagi pengetahuan, dan membuka kesempatan bereksperimen bersama.

Abdul berharap kegiatan seperti Dipa Media Art dapat diselenggarakan secara berkelanjutan, bahkan setiap empat hingga enam bulan apabila memungkinkan. Intensitas kegiatan yang lebih rutin diharapkan membantu masyarakat mengenal New Media Art sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi talenta baru.

Dengan mempertemukan seniman, mahasiswa, dan pegiat teknologi, Dipa Media Art diharapkan tidak berhenti sebagai ruang apresiasi, tetapi berkembang menjadi wadah pembelajaran, kolaborasi, dan regenerasi yang memperkuat ekosistem seni digital.(ffn)

Post Views: 47
Tags: dipa media artekosistem senikanal24.co.idkreativitas mahasiswanew media artseni berbasis teknologiseni digitaluniversitas brawijayavideo mapping
Previous Post

Pelatihan Hukum Lelang FH UB Soroti Pentingnya Kepatuhan Regulasi

Next Post

Kreativitas Jadi Kunci Bertahan di Industri Animasi Indonesia

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Kreativitas Jadi Kunci Bertahan di Industri Animasi Indonesia

Kreativitas Jadi Kunci Bertahan di Industri Animasi Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Dosen Psikologi UB Perkuat Kesehatan Mental Ibu di Sekarpuro

Dosen Psikologi UB Perkuat Kesehatan Mental Ibu di Sekarpuro

October 29, 2026
Kreativitas Jadi Kunci Bertahan di Industri Animasi Indonesia

Kreativitas Jadi Kunci Bertahan di Industri Animasi Indonesia

October 29, 2026
Dipa Media Art Dorong Regenerasi Seniman Seni Media Baru

Dipa Media Art Dorong Regenerasi Seniman Seni Media Baru

October 29, 2026
Pelatihan Hukum Lelang FH UB Soroti Pentingnya Kepatuhan Regulasi

Pelatihan Hukum Lelang FH UB Soroti Pentingnya Kepatuhan Regulasi

October 29, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025