Kanal24, Malang – Perubahan industri peternakan menuntut perguruan tinggi untuk mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya memahami teori perkuliahan, tetapi juga mampu membaca kebutuhan dan tantangan dunia usaha. Perkembangan teknologi, pembaruan sistem produksi, hingga strategi pemasaran menjadi aspek yang perlu dipahami calon lulusan agar dapat beradaptasi dengan dinamika industri peternakan.
Upaya mempertemukan wawasan akademik dengan pengalaman praktis tersebut dihadirkan melalui Seminar Nasional dalam rangkaian Pesta Kandang 2026 untuk memperingati Dies Natalis Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan (FAST) Universitas Brawijaya (UB), Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan praktisi industri sebagai narasumber untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan industri peternakan, khususnya sektor susu, sekaligus memperluas pemahaman mahasiswa terhadap kondisi dunia kerja.
Baca juga:
Mahasiswa Vokasi UB Kembangkan Wayang Digital Berbasis Gerakan Tangan
Pesta Kandang Angkat Perkembangan Industri Peternakan
Ketua Pelaksana Pesta Kandang 2026, Ahmad Gufron Pancanaka, menjelaskan bahwa seminar nasional merupakan salah satu agenda dalam rangkaian peringatan Dies Natalis FAST UB. Pemilihan tema didasarkan pada perkembangan industri peternakan, terutama sektor susu, yang terus mengalami modernisasi dan pembaruan.

Menurut Ahmad, perubahan tersebut membawa tantangan baru bagi industri. Pelaku usaha peternakan dituntut mampu menyesuaikan sistem produksi sekaligus mengembangkan nilai jual dan strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing.
Persoalan tersebut dinilai penting untuk dikenalkan kepada mahasiswa karena perkembangan industri tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis peternakan. Pemahaman mengenai kebutuhan pasar dan pengelolaan usaha juga menjadi bagian dari kompetensi yang diperlukan ketika memasuki dunia profesional.
Melalui seminar nasional ini, panitia ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih dekat dengan realitas industri. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mendengarkan langsung pengalaman praktisi mengenai perubahan yang terjadi di sektor peternakan.
FAST UB Dorong Inovasi dan Penguatan Soft Skill
Wakil Dekan III FAST UB, Dr. Ir. Eko Widodo, M.Agr.Sc., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu wahana fakultas untuk mendorong mahasiswa mengembangkan inovasi dan meningkatkan kemampuan nonakademik atau soft skill.
Menurut Eko, mahasiswa juga perlu memiliki kepedulian terhadap persoalan nasional, terutama yang berkaitan dengan sektor peternakan. Pemahaman terhadap berbagai persoalan tersebut diharapkan membangun kepekaan mahasiswa dalam melihat kebutuhan industri serta peluang pengembangan sektor peternakan.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan pemateri dilakukan agar peserta memperoleh pengetahuan praktis yang dapat melengkapi pembelajaran akademik. Pengalaman narasumber diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai tantangan pekerjaan sekaligus memantik pertanyaan dan diskusi dari mahasiswa.
Dengan demikian, seminar tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga ruang pertukaran wawasan antara akademisi, mahasiswa, dan praktisi industri.
Mahasiswa Didorong Terlibat dalam Pengembangan Peternakan
Lebih lanjut, Eko berharap mahasiswa FAST UB dapat berkontribusi secara aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan sektor peternakan. Keterlibatan tersebut dapat diwujudkan melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kegiatan lain yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan industri sapi perah.
Menurutnya, partisipasi mahasiswa diperlukan untuk mendorong perkembangan industri peternakan, baik di Jawa Timur maupun pada tingkat nasional. Pengalaman dalam kegiatan penelitian dan pengabdian juga dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memahami persoalan yang dihadapi masyarakat dan pelaku usaha.
Harapan tersebut sejalan dengan tujuan Pesta Kandang 2026 sebagai bagian dari momentum Dies Natalis FAST UB. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda peringatan fakultas, tetapi juga sarana memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan sektor peternakan.
Melalui seminar nasional tersebut, FAST UB berupaya memperkuat hubungan antara lingkungan akademik dan dunia industri. Mahasiswa diharapkan semakin siap mengembangkan inovasi, meningkatkan keterampilan, serta mengambil peran dalam mendukung kemajuan industri peternakan Indonesia.(ffn)













