Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Anggaran Pendidikan Naik, Mengapa Hasil Belajar Masih Tertinggal?

Einid Shandy by Einid Shandy
October 2, 2026
in Pendidikan, Riset Inovasi
0
Anggaran Pendidikan Naik, Mengapa Hasil Belajar Masih Tertinggal?

Anggaran Pendidikan Naik, Mengapa Hasil Belajar Masih Tertinggal? (FEB UGM - Universitas Gadjah Mada)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Besarnya anggaran pendidikan belum otomatis menjamin meningkatnya kualitas pembelajaran. Persoalan pendidikan Indonesia masih terlihat dari kemampuan dasar siswa dalam membaca, matematika, dan sains yang belum sejalan dengan besarnya investasi pemerintah di sektor pendidikan.

Pertanyaan mengenai efektivitas anggaran tersebut kembali mencuat setelah sejumlah data menunjukkan adanya jarak antara peningkatan belanja pendidikan dan capaian belajar siswa. Pada 2026, anggaran pendidikan dalam APBN mencapai sekitar Rp769 triliun atau setara 20 persen dari APBN. Namun, peningkatan pembiayaan tersebut masih menghadapi tantangan dalam mengubah proses belajar di sekolah menjadi capaian akademik yang lebih baik.

Anggaran Pendidikan Terus Mengalami Peningkatan

Alokasi pendidikan sebesar 20 persen merupakan amanat konstitusi yang ditujukan untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga perluasan akses belajar.

Data yang dihimpun dalam sebuah studi menunjukkan bahwa peningkatan belanja pendidikan memang berkontribusi terhadap sejumlah indikator akses pendidikan. Angka Partisipasi Sekolah dan Rata-rata Lama Sekolah mengalami peningkatan seiring bertambahnya pembiayaan.

Namun, peningkatan akses tersebut belum sepenuhnya beriringan dengan kualitas hasil belajar. Studi yang menggunakan data dari 34 provinsi menemukan bahwa peningkatan pembiayaan dan output pendidikan belum diikuti peningkatan outcome pembelajaran secara konsisten. Temuan tersebut menunjukkan bahwa persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan seberapa besar anggaran yang tersedia, tetapi juga bagaimana anggaran tersebut digunakan.

Kemampuan Dasar Siswa Masih Menjadi Tantangan

Persoalan tersebut tercermin dalam capaian akademik siswa. Data PISA 2022 menunjukkan kemampuan siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara-negara OECD dalam matematika, membaca, dan sains.

Dalam matematika, hanya sekitar 18 persen siswa Indonesia yang mencapai tingkat kompetensi minimum Level 2. Untuk membaca, proporsinya sekitar 25 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang bersekolah tetapi belum memperoleh kemampuan dasar sesuai yang diharapkan.

Kondisi tersebut juga memperlihatkan bahwa peningkatan akses pendidikan belum otomatis menyelesaikan persoalan pembelajaran. Kualitas guru, lingkungan belajar, fasilitas sekolah, kondisi sosial ekonomi keluarga, hingga kesenjangan antarwilayah turut memengaruhi pengalaman dan hasil belajar siswa.

Persoalan Bukan Sekadar Besarnya Anggaran

Karena itu, efektivitas anggaran pendidikan perlu dilihat dari dampaknya terhadap proses pembelajaran, bukan semata dari besarnya nominal yang dialokasikan. Pemerataan fasilitas, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan kualitas pembelajaran menjadi bagian penting dalam memastikan belanja pendidikan menghasilkan perubahan nyata.

Perdebatan mengenai penggunaan anggaran pendidikan juga menunjukkan pentingnya menjaga agar pembiayaan tetap mampu menjawab kebutuhan dasar sekolah dan peserta didik. Sejumlah pihak menekankan bahwa pemenuhan standar nasional pendidikan, termasuk kualitas pendidik, sarana prasarana, proses pembelajaran, dan pengelolaan sekolah, perlu menjadi perhatian utama.

Dengan demikian, tantangan pendidikan Indonesia bukan hanya bagaimana meningkatkan anggaran, tetapi memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar berkontribusi terhadap kualitas pembelajaran. Besarnya anggaran menjadi modal, sementara pemerataan, tata kelola, dan ketepatan program menjadi faktor yang menentukan dampaknya bagi siswa.(ffn)

Post Views: 45
Tags: anggaran pendidikan 20 persenanggaran pendidikan Indonesiahasil belajar siswakanal24.co.idkualitas pendidikanpemerataan pendidikanpendidikan Indonesia 2026PISA Indonesia
Previous Post

Apindo Dorong RUU Ketenagakerjaan Jaga Perlindungan dan Lapangan Kerja

Next Post

Hidup Itu Bergerak, Jangan Menunggu Sakit untuk Mulai Berolahraga

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Hidup Itu Bergerak, Jangan Menunggu Sakit untuk Mulai Berolahraga

Hidup Itu Bergerak, Jangan Menunggu Sakit untuk Mulai Berolahraga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FILKOM UB Gelar Donor Darah, Mahasiswa Ikut Penuhi Kebutuhan Darah

FILKOM UB Gelar Donor Darah, Mahasiswa Ikut Penuhi Kebutuhan Darah

October 8, 2026
Kadin Ingatkan Aturan Ketenagakerjaan Tak Hambat Perekrutan Pekerja

Kadin Ingatkan Aturan Ketenagakerjaan Tak Hambat Perekrutan Pekerja

October 8, 2026
Hasil Skrining Mental Mahasiswa Baru, UB Siapkan Pendampingan

Hasil Skrining Mental Mahasiswa Baru, UB Siapkan Pendampingan

October 8, 2026
MAG Scholar Soroti Tantangan Bisnis di Era Digital dan Berkelanjutan

MAG Scholar Soroti Tantangan Bisnis di Era Digital dan Berkelanjutan

October 8, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025