Kanal24, Malang – Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di Piala AFF 2026 dengan kemenangan meyakinkan usai menundukkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Grup A yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7). Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi skuad Garuda dalam persaingan menuju babak semifinal sekaligus memperlihatkan kesiapan tim asuhan John Herdman untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Kemenangan telak itu bukan hanya menghadirkan tiga poin perdana bagi Indonesia, tetapi juga menuai pengakuan dari pelatih Kamboja, Koji Gyotoku. Ia menilai Timnas Indonesia tampil lebih efektif, disiplin, dan memiliki kualitas individu yang membuat timnya kesulitan sepanjang pertandingan.
Baca Juga:
Garuda Siap Tempur, Ini 5 Fakta Indonesia vs Kamboja
Garuda Tampil Dominan Sejak Awal
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Timnas Indonesia langsung mengambil inisiatif permainan. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Kamboja sulit keluar dari area pertahanannya sendiri. Aliran bola yang cepat, pergerakan antarlini yang dinamis, serta penguasaan bola yang lebih baik membuat Garuda mampu mendikte jalannya pertandingan sejak menit-menit awal.
Dominasi tersebut berbuah manis melalui penampilan gemilang Mitchell Lee Baker. Penyerang naturalisasi itu mencuri perhatian setelah mencetak hattrick pada laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Ketajamannya di depan gawang menjadi pembeda, sementara Sandy Walsh dan Jens Raven turut menyumbangkan gol untuk melengkapi kemenangan 5-1 atas Kamboja.

Kamboja sempat memperkecil ketertinggalan lewat satu gol balasan. Namun, gol tersebut tidak mengubah jalannya pertandingan. Indonesia tetap bermain agresif hingga peluit panjang dibunyikan dan sukses mengamankan kemenangan dengan selisih empat gol.
Usai pertandingan, John Herdman memberikan apresiasi atas performa anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi dengan baik. Meski demikian, pelatih asal Inggris tersebut tetap menyoroti kebobolan satu gol sebagai bahan evaluasi agar performa lini belakang semakin solid pada pertandingan berikutnya.
Kamboja Akui Kualitas Timnas Indonesia
Di kubu lawan, Koji Gyotoku mengakui Indonesia tampil lebih baik hampir di semua lini. Menurutnya, kecepatan transisi, efektivitas penyelesaian akhir, serta kualitas individu pemain Garuda menjadi faktor utama yang membuat Kamboja kesulitan mengembangkan permainan.
Gyotoku menyebut kekalahan tersebut sebagai pelajaran berharga bagi timnya. Ia berharap para pemain Kamboja mampu bangkit dan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di fase grup.
Pengakuan dari pelatih Kamboja menjadi bukti bahwa performa Timnas Indonesia pada laga pembuka layak mendapat apresiasi. Selain tajam di lini depan, Garuda juga menunjukkan organisasi permainan yang lebih rapi dan koordinasi antarpemain yang semakin matang.
Modal Berharga Menuju Babak Selanjutnya
Kemenangan telak atas Kamboja membawa Timnas Indonesia mengamankan tiga poin penting dalam persaingan Grup A. Selisih gol yang besar juga menjadi keuntungan tersendiri apabila persaingan klasemen berlangsung ketat hingga laga terakhir fase grup.
Penampilan Mitchell Lee Baker menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini. Hattrick pada laga debut menunjukkan Indonesia kini memiliki tambahan amunisi di lini depan. Kehadirannya memberi lebih banyak opsi bagi John Herdman untuk meracik strategi menghadapi lawan-lawan berikutnya.
Meski mengawali turnamen dengan hasil sempurna, Herdman mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam euforia kemenangan. Ia menilai setiap pertandingan di Grup A memiliki tantangan berbeda sehingga konsistensi permainan harus tetap dijaga apabila Indonesia ingin melangkah hingga babak semifinal dan bersaing memperebutkan gelar juara.
Kemenangan atas Kamboja menjadi awal yang ideal bagi perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Dengan performa menyerang yang tajam, organisasi permainan yang semakin solid, dan kedalaman skuad yang kompetitif, Garuda memiliki bekal positif untuk menghadapi laga-laga berikutnya dalam upaya mewujudkan target meraih trofi ASEAN Championship 2026. (gal)














