Kanal24, Malang – Setiap anak memiliki mimpi, bakat, dan potensi yang layak mendapatkan ruang untuk tumbuh. Namun, keberanian untuk tampil sering kali hanya lahir ketika ada dukungan dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar.
Pesan itulah yang disampaikan Yayasan Pejuang Mimpi Indonesia dalam menyambut Hari Anak Nasional 2026. Bersama komunitas Langkah Kecil Salina, mereka mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi auntuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan berkembang, berkarya, dan berprestasi.
Baca Juga:
SMA BSS Gelar MPLS Ramah Anak, Tanpa Perpeloncoan dan Penuh Edukasi
Hari Anak Nasional Jadi Momentum Memenuhi Hak Anak

Ketua Yayasan Pejuang Mimpi Indonesia, Sri Rahayu, mengatakan Hari Anak Nasional seharusnya menjadi momen refleksi bagi semua pihak mengenai sejauh mana hak-hak anak telah dipenuhi.
Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh ruang yang aman untuk belajar, berekspresi, serta mengembangkan kemampuan yang dimiliki tanpa rasa takut.
“Hari Anak Nasional menjadi cermin sejauh mana anak-anak Indonesia mendapatkan ruang untuk berkarya, berprestasi, dan memperoleh perlindungan yang layak,” ujar Sri.
Ia menambahkan, anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan yang baik, tetapi juga dukungan moral agar berani menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Pentas Anak Berbakat Jadi Ruang Mengembangkan Potensi
Sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional, Pejuang Mimpi Indonesia akan menggelar Pentas Anak Berbakat yang menghadirkan berbagai penampilan seni, kreativitas, hingga bakat anak-anak dari berbagai latar belakang.
Selain pertunjukan bakat, kegiatan tersebut juga akan diisi dengan talkshow parenting yang membahas peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Menurut Sri, setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda sehingga orang tua perlu memberi kesempatan bagi mereka untuk mencoba, belajar, dan berkembang sesuai potensinya.
“Semua anak memiliki keistimewaan masing-masing. Tugas kita adalah memberikan ruang agar potensi itu bisa tumbuh,” katanya.
Berani Mencoba Jadi Langkah Awal Meraih Prestasi

Sementara itu, Pembina Langkah Kecil Salina, Ayu Sulasari, menilai salah satu tantangan terbesar dalam mendampingi anak adalah menjaga semangat mereka untuk terus belajar dan mencoba hal-hal baru.
Ia mengingatkan agar orang tua tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga menghargai setiap proses yang dijalani anak.
“Yang penting harus berani mencoba dulu. Urusan menang atau kalah itu belakangan,” ujar Ayu.
Menurutnya, banyak potensi anak justru muncul ketika mereka diberi kesempatan mengeksplorasi minat dan hobinya tanpa tekanan berlebihan.
Anak Berani Tampil, Indonesia Maju
Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, Pejuang Mimpi Indonesia berharap semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh percaya diri, berani menunjukkan kemampuan, dan tidak takut mengejar cita-citanya.
Dengan dukungan keluarga, sekolah, serta lingkungan yang positif, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang menjadi generasi yang kreatif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi masa depan bangsa. (ndr)














