Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Indonesia Pimpin Standar Ketertelusuran Hasil Perikanan Standar Global

Einid Shandy by Einid Shandy
November 19, 2025
in Ekonomi
0
Indonesia Pimpin Standar Ketertelusuran Hasil Perikanan Standar Global

Nelayan menata ikan hasil tangkapan (Andy/Antara)

4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Indonesia mencatatkan pencapaian penting dalam sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi mengumumkan bahwa Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memiliki sistem ketertelusuran hasil perikanan yang memenuhi standar global. Pengakuan ini diberikan setelah sistem nasional STELINA (Sistem Ketertelusuran dan Logistik Ikan Nasional) dinyatakan selaras dengan standar GDST (Global Dialogue on Seafood Traceability), yang selama ini digunakan pelaku industri perikanan internasional sebagai acuan utama transparansi produk.

Pencapaian ini sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pionir dalam upaya memperkuat rantai pasok perikanan global yang lebih akuntabel, transparan, dan berkelanjutan. Ketertelusuran produk menjadi tuntutan penting dalam perdagangan internasional, terutama karena konsumen global kini menempatkan aspek legalitas, keberlanjutan, serta keamanan pangan sebagai faktor utama dalam memilih produk laut.

Baca juga:
Transaksi Digital RI Tembus US$ 538 Miliar

Standar Baru untuk Industri Perikanan

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Machmud, menyampaikan bahwa keselarasan STELINA dengan standar GDST merupakan loncatan besar bagi transformasi digital perikanan nasional. Ia menegaskan bahwa sistem ini bukan sekadar basis data biasa, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan pasar global.

Menurutnya, STELINA telah mampu mengintegrasikan berbagai elemen penting dalam rantai nilai perikanan, mulai dari informasi kapal, lokasi penangkapan, metode penangkapan, proses produksi, hingga distribusi. ā€œDengan adanya sistem ini, kita bisa membuktikan kepada dunia bahwa produk perikanan Indonesia berasal dari sumber yang legal, tercatat, dan dapat diverifikasi,ā€ ujar Machmud dalam keterangannya.

Penerapan standar GDST lewat STELINA juga memudahkan pelaku usaha untuk memenuhi berbagai persyaratan ekspor yang semakin ketat. Negara-negara tujuan ekspor, terutama di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Jepang, kini mensyaratkan ketertelusuran sebagai bagian dari upaya global melawan praktik penangkapan ikan ilegal atau IUU fishing.

Penguatan Kolaborasi dan Pelatihan Regional

Keberhasilan ini tidak diraih sendirian. KKP menggandeng berbagai lembaga internasional untuk memastikan bahwa sistem ketertelusuran di Indonesia berjalan sesuai standar global. Kerja sama dengan SEAFDEC dan JICA turut memperkuat implementasi STELINA, termasuk melalui pelatihan regional yang digelar di Surabaya pada 10–13 November 2025.

Dalam kegiatan tersebut, negara-negara Asia Tenggara diajak mempelajari praktik terbaik Indonesia dalam mengembangkan sistem ketertelusuran berstandar internasional. Hal ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai rujukan regional dalam digitalisasi perikanan.

STELINA kini telah dilengkapi teknologi QR code, fitur interoperabilitas, dan mekanisme pertukaran data digital yang memungkinkan pelaku usaha kecil hingga korporasi besar untuk mengakses dan memperbarui informasi secara real time. Sistem ini dirancang untuk ramah pengguna, sehingga nelayan kecil pun dapat memanfaatkan teknologi tanpa hambatan berarti.

Dampak Besar bagi Ekspor Perikanan

Di pasar global, kepercayaan konsumen menjadi aspek krusial dalam menjaga keberlanjutan ekspor. Dengan standardisasi ketertelusuran, Indonesia memiliki daya tawar lebih kuat untuk memasuki pasar premium yang menuntut transparansi penuh atas rantai pasok produk laut.

Machmud menyebut bahwa implementasi STELINA akan berdampak langsung pada peningkatan nilai ekspor karena pembeli internasional kini mengutamakan produk yang dapat dilacak asal-usulnya. ā€œKualitas saja tidak cukup. Dunia ingin tahu bagaimana ikan itu ditangkap, dari kapal apa, dan apakah prosesnya berkelanjutan. Indonesia kini sudah bisa membuktikan semua itu,ā€ ucapnya.

Selain itu, keberhasilan ini juga diharapkan dapat menurunkan hambatan non-tarif yang selama ini kerap menjadi kendala dalam perdagangan produk perikanan Indonesia. Dengan mematuhi standar GDST, eksportir Indonesia lebih mudah diterima di pasar global yang sangat kompetitif.

Tantangan dan Upaya Berkelanjutan

Meski menjadi negara pertama yang mengadopsi sistem ketertelusuran berstandar GDST, Indonesia masih harus menghadapi berbagai tantangan teknis dan operasional. Salah satunya adalah memastikan adopsi penuh oleh seluruh pelaku usaha, terutama di wilayah pesisir dan daerah terpencil. Akses jaringan, literasi digital, serta kapasitas SDM menjadi faktor penting yang harus terus diperkuat.

Selain itu, keberhasilan sistem ini juga sangat bergantung pada penegakan hukum terhadap praktik IUU fishing. Ketertelusuran tidak akan efektif jika penangkapan ilegal masih terjadi di lapangan. Karena itu, KKP menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan laut dan memperluas kerja sama internasional.

Pemerintah juga menargetkan agar STELINA menjadi sistem yang terintegrasi dengan berbagai platform global agar memudahkan verifikasi dan pertukaran data lintas negara. Dengan demikian, posisi Indonesia sebagai penyuplai produk perikanan berkelanjutan dapat terus diperkuat.

Dengan pencapaian menjadi negara pertama yang memiliki sistem ketertelusuran perikanan berstandar global, Indonesia menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat industri perikanan modern yang transparan, legal, dan berkelanjutan. Implementasi STELINA tidak hanya mempertegas komitmen terhadap ekonomi biru, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan daya saing dan akses pasar internasional.

Langkah progresif ini menempatkan Indonesia di barisan depan negara-negara yang mampu menjawab tuntutan global, sekaligus melindungi masa depan laut dan kesejahteraan nelayan. Jika sistem ini terus dikembangkan secara inklusif dan konsisten, Indonesia akan semakin kokoh sebagai kekuatan utama dalam industri perikanan dunia. (nid)

Post Views: 101
Tags: Hasil PerikananHasil Perikanan IndonesiaIndonesiaKANAL24kanal24.co.idKementerian Kelautand an PerikananKKPSistem Ketertelusuran dan Logistik Ikan NasionalStandar KetertelusuranSTELINAuniversitas brawijaya
Previous Post

Tim Bola Voli USM Raih Juara 1 Porsimaptar XXV 2025

Next Post

Bandara Siaga 24 Jam Sambut Libur Nataru

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Bandara Siaga 24 Jam Sambut Libur Nataru

Bandara Siaga 24 Jam Sambut Libur Nataru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023

AYAT-AYAT KREATIFITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
UB Buka Crisis Center bagi Mahasiswa Terdampak

UB Buka Crisis Center bagi Mahasiswa Terdampak

December 10, 2025
Walikota Malang Pacu Ketahanan Pangan Bersama Kelompok Tani Kebonsari

Indonesia Percepat Swasembada Pangan 2026

December 10, 2025
Workshop Digital Marketing Dorong Sinergi Unit Usaha UB

Workshop Digital Marketing Dorong Sinergi Unit Usaha UB

December 10, 2025
GPdI Rayakan Natal Bersama 1.000 Anak Panti, Ruang Kasih di Tengah Keterbatasan

GPdI Rayakan Natal Bersama 1.000 Anak Panti, Ruang Kasih di Tengah Keterbatasan

December 10, 2025

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIFITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025