Kanal24, Malang – Pengalaman melihat langsung kehidupan kampus menjadi bekal penting bagi siswa sebelum menentukan pilihan studi. Hal itu terlihat dalam Kunjungan Kampus SMAN 1 Sumenep di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya yang digelar di Movie Room, Gedung A Lantai 7 FIB UB, Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, program studi, hingga prospek pendidikan di FIB UB. Melalui kunjungan tersebut, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai dunia perkuliahan sehingga diharapkan mampu menentukan jurusan sesuai minat dan potensi sejak dini.
Dekan FIB UB, Sahiruddin, S.S., M.A., Ph.D., mengatakan bahwa fakultasnya telah berkali-kali menerima kunjungan dari berbagai sekolah di Indonesia sebagai bentuk keterbukaan dalam memperkenalkan dunia pendidikan tinggi. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengenal keunggulan FIB sekaligus mempersiapkan diri sebelum memasuki perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa kompetensi dasar berupa wawasan umum, khususnya ilmu sosial, menjadi bekal penting mengingat FIB memiliki tiga departemen dengan karakter keilmuan yang beragam.
Baca juga:
Gen Z Diserang Insecure, Make Over Campus Tour UB Jawab
“Kami sangat bangga menerima kunjungan dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Pada pagi ini kami kedatangan dari SMAN 1 Sumenep dan kami ingin berbagi tentang apa yang kami miliki di Fakultas Ilmu Budaya agar menjadi salah satu pertimbangan dalam studi lanjut mereka,” ujar Sahiruddin.
Ia juga berpesan agar para siswa terus belajar dan berkomitmen mengembangkan kemampuan. “Terus semangat, terus belajar, teruslah berkomitmen untuk mengembangkan diri. Keyakinan dan usaha yang tidak pernah putus akan menghantarkan adik-adik semuanya meraih cita-cita,” tambahnya.

Guru pembimbing SMAN 1 Sumenep, Marsuki, S.Si., menjelaskan bahwa kunjungan edukasi tersebut dirancang agar siswa memiliki pengalaman langsung sebelum menentukan pilihan fakultas. Menurutnya, budaya berbahasa Inggris yang diterapkan di SMAN 1 Sumenep membuat banyak siswa tertarik mengenal lebih jauh FIB UB. Ia menyebut kegiatan ini sangat membantu peserta dalam menyusun rencana studi setelah lulus sekolah.
“Kalau dipersentasekan, sekitar 90 persen kegiatan ini sangat menunjang siswa untuk menentukan fakultas yang akan dipilih. Saat kelas 12 nanti mereka tidak bingung lagi karena sudah memiliki gambaran sebelumnya,” jelas Marsuki. Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi, khususnya Universitas Brawijaya.
Antusiasme peserta juga dirasakan oleh Aisyah Nindia Rahmatillah, siswi SMAN 1 Sumenep, yang mengaku semakin mantap menjadikan Universitas Brawijaya sebagai tujuan melanjutkan pendidikan. Ia mengaku tertarik dengan banyaknya pilihan program studi di FIB, terutama Program Studi Sastra Cina yang dinilai memiliki prospek menjanjikan di masa depan.

“Universitas Brawijaya benar-benar menjadi universitas yang saya impikan karena saya bisa melihat langsung seperti apa kehidupan di universitas. Saya jadi semakin tertarik melanjutkan studi di Universitas Brawijaya dan mulai sekarang akan belajar lebih giat lagi,” ungkap Aisyah.
Melalui kegiatan ini, FIB UB berharap kunjungan sekolah tidak hanya menjadi media promosi kampus, tetapi juga membantu siswa memperoleh informasi yang akurat sebelum menentukan pilihan pendidikan tinggi. Pengalaman berinteraksi langsung dengan lingkungan akademik diharapkan mampu membangun motivasi belajar sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi jenjang perkuliahan dengan lebih percaya diri. (cay)














