Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Pakar Pakistan di ISSP UB: Masa Depan Obat Herbal Harus Ramah Lingkungan

Einid Shandy by Einid Shandy
August 6, 2026
in Pendidikan
0
Kolaborasi Indonesia-Pakistan, Dosen Dorong Mahasiswa Inovasi Herbal

Pakar Pakistan di ISSP UB: Masa Depan Obat Herbal Harus Ramah Lingkungan (Yordan/UBTV)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Pengembangan obat herbal di masa depan tidak cukup hanya terbukti aman dan berkhasiat. Di tengah ancaman perubahan iklim dan meningkatnya isu keberlanjutan, proses produksi obat juga dituntut lebih ramah lingkungan. Pesan inilah yang dibawa Dr. Muhammad Ajmal Shah, Assistant Professor Department of Pharmacy Hazara University, Pakistan, saat menjadi pembicara dalam International Summer School of Pharmacy (ISSP UB-3) yang diselenggarakan Department of Pharmacy, Faculty of Medicine Universitas Brawijaya (UB).

Dalam pemaparannya, Ajmal memperkenalkan konsep green extraction, yaitu metode ekstraksi senyawa aktif dari tanaman obat yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi salah satu arah baru dalam pengembangan produk herbal di berbagai negara.

Baca Juga:
Mahasiswa Prancis Kagum Riset Pertanian UB, Sebut Layak Jadi Inspirasi

Dari Pengetahuan Tradisional Menuju Produk Modern

Ajmal menjelaskan bahwa selama ini masyarakat telah lama mengenal berbagai tanaman obat melalui kearifan lokal. Tantangan berikutnya adalah bagaimana pengetahuan tersebut dapat dikembangkan menjadi produk kesehatan yang aman, efektif, memiliki nilai ekonomi, sekaligus memenuhi standar ilmiah.

Dr. Muhammad Ajmal Shah, Assistant Professor Department of Pharmacy Hazara University, Pakistan (Yordan/UBTV)

“Fokus penelitian saya adalah green extraction dan pengayaan senyawa bioaktif. Filosofi riset kami adalah membawa hasil penelitian dasar menuju produk yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, berbagai sumber daya alam lokal tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga memiliki peluang dikembangkan menjadi fitofarmaka yang berdaya saing di pasar internasional.

Farmasi Hijau Jadi Jawaban Tantangan Perubahan Iklim

Menurut Ajmal, isu keberlanjutan kini menjadi perhatian dunia, termasuk dalam industri farmasi.

Ia menjelaskan seluruh tahapan penelitian, mulai dari pemilihan pelarut, metode ekstraksi, hingga proses produksi, perlu menerapkan prinsip ramah lingkungan dan mudah terurai agar tidak menambah beban pencemaran.

“Perubahan iklim adalah tantangan global. Karena itu kami berupaya memastikan seluruh proses penelitian mengikuti green practices yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) PBB,” jelasnya.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan obat herbal yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan manusia, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.

Indonesia dan Pakistan Punya Potensi Besar Berkolaborasi

Ajmal menilai Indonesia dan Pakistan memiliki kekayaan biodiversitas yang sangat besar sehingga peluang kerja sama riset masih terbuka lebar.

Selain menjadi pembicara dalam ISSP UB-3, ia juga merupakan adjunct professor di sejumlah perguruan tinggi Indonesia, termasuk Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Ngudi Waluyo Semarang, dan Universitas Gunadarma Jakarta.

Menurutnya, kolaborasi tersebut telah menghasilkan berbagai penelitian mengenai ekstraksi hijau dan pengembangan fitomedisin berbasis bahan alam.

“Kolaborasi ini berpotensi menghasilkan informasi baru sekaligus melahirkan produk herbal yang lebih efektif. Saya yakin riset bersama dapat menjadi terobosan bagi pengembangan obat herbal di Indonesia maupun Pakistan,” katanya.

International Summer School Dinilai Perkuat Reputasi Kampus Indonesia

Ajmal juga mengapresiasi semakin banyaknya perguruan tinggi Indonesia yang aktif menyelenggarakan program musim panas bertaraf internasional.

Menurutnya, kegiatan seperti ISSP UB-3 tidak hanya memberikan pengalaman akademik kepada mahasiswa, tetapi juga memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi Indonesia.

“Program seperti ini memberikan manfaat bagi mahasiswa lokal maupun internasional. Di sisi lain, kegiatan akademik internasional juga membantu meningkatkan reputasi dan pengakuan universitas Indonesia di tingkat global,” ujarnya.

Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Herbal Berkelanjutan

Menutup sesinya, Ajmal berharap mahasiswa yang mengikuti ISSP UB-3 tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai obat herbal, tetapi juga memahami pentingnya inovasi berkelanjutan dalam dunia farmasi.

Ia mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan teknologi pengolahan herbal berbasis prinsip ramah lingkungan agar mampu menjawab tantangan kesehatan sekaligus menjaga kelestarian bumi.

“Saya berharap para mahasiswa membawa pulang pengetahuan baru, teknologi baru, dan praktik-praktik baru mengenai pengembangan obat herbal yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan,” pungkasnya.

Post Views: 51
Tags: farmasi hijauFK UBgreen herbal medicineISSP UB-3Muhammad Ajmal ShahObat HerbalPakistansustainable pharmacyuniversitas brawijaya
Previous Post

UB Gandeng KPI Perkuat Riset dan SDM Penyiaran Digital

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Kolaborasi Indonesia-Pakistan, Dosen Dorong Mahasiswa Inovasi Herbal

Pakar Pakistan di ISSP UB: Masa Depan Obat Herbal Harus Ramah Lingkungan

August 6, 2026
UB Gandeng KPI Perkuat Riset dan SDM Penyiaran Digital

UB Gandeng KPI Perkuat Riset dan SDM Penyiaran Digital

August 6, 2026
Film 3726 MDPL, Kolaborasi Kampus dan Industri Perfilman Dimulai

Film 3726 MDPL, Kolaborasi Kampus dan Industri Perfilman Dimulai

August 6, 2026
Seniman FIB UB Angkat Isu Kemanusiaan Lewat Pameran Bertajuk AKAR

Seniman FIB UB Angkat Isu Kemanusiaan Lewat Pameran Bertajuk AKAR

August 6, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025