Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Praaak! Pyuuur! Karya Alumni UB Angkat Tradisi Berburu Belalang Banyuwangi Lewat Buku Anak

Einid Shandy by Einid Shandy
August 9, 2026
in Pendidikan
0
Praaak! Pyuuur! Karya Alumni UB Angkat Tradisi Berburu Belalang Banyuwangi Lewat Buku Anak

Cover dan Isi Halaman Pertama Cerita Praak!Pyuuur! (Erina/Kanal24)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Tradisi lokal tak hanya hidup melalui cerita dari mulut ke mulut. Di tangan seorang penulis, budaya juga bisa hadir dalam lembaran buku dan menjadi media belajar bagi anak-anak. Hal itulah yang dilakukan Renie Astuti, alumni Universitas Brawijaya, melalui buku cerita anak berjudul Praaak! Pyuuur! yang terinspirasi dari tradisi berburu belalang di Banyuwangi.

Kisah di balik lahirnya buku tersebut dibagikan Renie setelah menjadi narasumber dalam acara “Podcast Lets Talk! yang disiarkan UBTV di Studio UBTV Lantai 2 Gedung Direktorat Universitas Brawijaya, Selasa (4/8/2026). Melalui cerita sederhana, ia ingin mengenalkan kekayaan budaya lokal sekaligus menyampaikan nilai kebersamaan kepada pembaca usia dini.

Baca juga:
Pemantauan Dini Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak Optimal

Berangkat dari Tradisi Berburu Belalang di Banyuwangi

Renie menceritakan, ide menulis Praaak! Pyuuur! muncul setelah ia mengetahui tradisi masyarakat Banyuwangi yang berburu belalang saat musim hujan. Aktivitas tersebut dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Renie Astuti, Penulis Cerita Praak! Pyuuur! (Andik/Kanal24)

Menurutnya, tradisi itu memiliki keunikan yang layak dikenalkan kepada masyarakat luas, terutama anak-anak, agar mereka mengetahui keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.

“Di Banyuwangi ada hutan yang saat musim hujan menjadi tempat berburu belalang. Saya ingin orang-orang tahu bahwa di sana ada tradisi yang unik dan bisa diceritakan melalui buku,” ujarnya.

Tak hanya mengangkat tradisinya, Renie juga memilih judul yang merepresentasikan suasana berburu belalang tersebut. Kata “Praaak!” berasal dari bunyi galah saat memukul ranting atau pohon untuk mengusir belalang, sedangkan “Pyuuur!” menggambarkan suara kawanan belalang yang beterbangan setelah terusik.

Baginya, judul tersebut mampu membangun rasa penasaran sekaligus memperkuat identitas cerita yang diangkat dari budaya lokal.

Cerita Anak yang Mengajarkan Kerja Sama

Di balik kisah berburu belalang, Renie menyisipkan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca, yakni pentingnya kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ia menjelaskan, proses berburu belalang tidak selalu berjalan mulus. Dalam cerita tersebut, setiap tokoh memiliki peran untuk saling membantu agar tujuan bersama dapat tercapai.

“Berburu belalang itu tidak selalu berhasil. Ada kendala-kendala yang harus dihadapi bersama. Dari situ anak-anak bisa belajar tentang kerja sama dan saling membantu,” katanya.

Melalui pendekatan tersebut, Renie berharap anak-anak tidak hanya menikmati cerita, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Ia meyakini buku cerita dapat menjadi media yang efektif untuk menanamkan karakter sejak usia dini.

Cover Buku Elang Jagoan (Erina/Kanal24)

Menulis Berawal dari Ide, Berkembang Bersama Komunitas

Bagi Renie, tantangan terbesar dalam menulis bukan terletak pada proses mengetik naskah, melainkan menemukan ide dan menyusun alur cerita yang menarik.

Menurutnya, ketika kerangka cerita sudah tersusun dengan baik, proses menulis dapat berlangsung relatif cepat. Sebaliknya, menemukan ide, menentukan konflik, hingga merancang penyelesaian cerita justru membutuhkan waktu yang lebih panjang.

“Menulis itu sebenarnya cepat. Yang memakan waktu adalah mencari ide, menyusun alur, konflik, hingga penyelesaiannya,” jelasnya.

Renie juga menilai komunitas menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang penulis. Sebagai anggota Brawijaya Writers Club (BWC), ia mengaku banyak memperoleh wawasan baru melalui diskusi dan berbagi pengalaman dengan sesama penulis.

Menurutnya, dunia kepenulisan terus berkembang sehingga seorang penulis perlu terus belajar agar mampu menghasilkan karya yang relevan dan berkualitas.

“Sebagai penulis kita tidak bisa berkembang sendirian. Kita harus belajar dari penulis lain supaya terus berkembang mengikuti ilmu dan informasi terbaru,” tuturnya.

Melalui Praaak! Pyuuur!, Renie berharap semakin banyak anak mengenal budaya daerah melalui bacaan yang menyenangkan. Ia juga ingin cerita-cerita lokal Indonesia terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya melalui karya sastra anak.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan buku Praaak! Pyuuur! maupun karya lain dari para anggota Brawijaya Writers Club, informasi pemesanan dapat diperoleh melalui akun media sosial resmi Brawijaya Writers Club. (ern)

Post Views: 30
Tags: Alumni UBberburu belalangbrawijaya writers clubbudaya Banyuwangibuku cerita anakElang JagoanernKANAL24kanal24.co.idLiterasi AnakPraaak PyuuurRenie Astutiuniversitas brawijaya
Previous Post

Mahasiswa UM Dorong Gaya Hidup Sehat Lansia Lewat Edukasi Aktivitas Fisik di Purwodadi

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Praaak! Pyuuur! Karya Alumni UB Angkat Tradisi Berburu Belalang Banyuwangi Lewat Buku Anak

Praaak! Pyuuur! Karya Alumni UB Angkat Tradisi Berburu Belalang Banyuwangi Lewat Buku Anak

August 9, 2026
Mahasiswa UM Dorong Gaya Hidup Sehat Lansia Lewat Edukasi Aktivitas Fisik di Purwodadi

Mahasiswa UM Dorong Gaya Hidup Sehat Lansia Lewat Edukasi Aktivitas Fisik di Purwodadi

August 9, 2026
5 Tips First Date agar Obrolan Mengalir dan Tak Canggung

5 Tips First Date agar Obrolan Mengalir dan Tak Canggung

August 8, 2026
SMART Drone UB Juarai Kompetisi Internasional

SMART Drone UB Juarai Kompetisi Internasional

August 8, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025