Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

RAJA Brawijaya 2026 Dorong Mahasiswa Jadi Global Citizen

Einid Shandy by Einid Shandy
August 11, 2026
in Gaya Hidup, Pendidikan
0
RAJA Brawijaya 2026 Dorong Mahasiswa Jadi Global Citizen

RAJA Brawijaya 2026 Dorong Mahasiswa Jadi Global Citizen (Fahri/Kanal24)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Menjadi bagian dari kampus berkelas dunia tidak cukup hanya dengan mengenal lingkungan akademik dan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara. Universitas Brawijaya (UB) ingin mahasiswa barunya memahami bahwa mereka merupakan bagian dari masyarakat global yang ikut memiliki tanggung jawab terhadap berbagai persoalan dunia.

Gagasan tersebut menjadi salah satu semangat yang dibawa dalam RAJA BRAWIJAYA 2026, Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UB yang mengusung tema “Gelora Brawijaya: Membentuk Generasi Transformatif yang Inklusif, Inovatif, Berwawasan Global, dan Berkelanjutan untuk Indonesia Emas 2045.”

Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., mengatakan internasionalisasi yang dikembangkan UB tidak semata-mata diarahkan pada pencapaian status sebagai world class university. Lebih jauh, mahasiswa diharapkan memahami posisi dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari masyarakat global.

Baca juga:
RAJA Brawijaya 2026 Hadirkan AI Assistant untuk Mahasiswa Baru

Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. (Fahri/Kanal24)

“Kita ingin bahwa anak-anak kita itu memahami menjadi bagian dari global citizenship, bahwa apa yang terjadi di belahan dunia sana itu juga memiliki impact kepada kita dan juga menjadi tanggung jawab kita,” ujar Prof. Widodo.

Internasionalisasi Bukan Sekadar Hadirkan Mahasiswa Asing

Semangat tersebut kemudian diterjemahkan dalam pelaksanaan RAJA BRAWIJAYA 2026 yang memperkuat perspektif global dalam rangkaian orientasi mahasiswa baru.

Ketua Pelaksana RAJA BRAWIJAYA 2026, Daffa Yasa Pratama, mengatakan pelaksanaan tahun ini membawa sejumlah pembaruan, termasuk penguatan internasionalisasi.

“Tahun ini kita ingin RAJA BRAWIJAYA menjadi world class university orientation. UB merupakan world class campus, sehingga PKKMB-nya juga harus memiliki standar yang mendukung arah tersebut,” jelas Daffa.

Perspektif global salah satunya diwujudkan melalui keterlibatan mahasiswa internasional dari berbagai negara dalam rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka memberikan ruang interaksi yang lebih beragam bagi mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik UB yang semakin terhubung dengan komunitas global.

Namun bagi Prof. Widodo, internasionalisasi memiliki makna yang lebih luas.

Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan global, tetapi juga memahami persoalan kemanusiaan, perdamaian, lingkungan, hingga perubahan iklim sebagai isu bersama.

“Kita juga harus bisa menjadi bagian penting dari global itu untuk melakukan usaha-usaha untuk memuliakan manusia itu sendiri, perdamaian, kemanusiaan,” katanya.

Dari Isu Kemanusiaan hingga Perubahan Iklim

Prof. Widodo mencontohkan persoalan kemanusiaan sebagai salah satu isu global yang membutuhkan perhatian bersama.

Ia menyebut persoalan kemanusiaan di kawasan Timur Tengah, termasuk Palestina, sebagai salah satu isu yang turut menjadi perhatian. Menurutnya, UB berupaya mengambil bagian melalui berbagai bentuk advokasi kemanusiaan.

Di sisi lain, perubahan iklim dan pemanasan global juga menjadi persoalan yang tidak dapat diselesaikan oleh satu negara atau kelompok saja.

“Global warming. Nah, ini tidak bisa yang melakukan hanya orang Inggris, orang Amerika, tetapi semua individu harus membantu menyelesaikannya termasuk di Universitas Brawijaya,” tutur Prof. Widodo.

Karena itu, menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak mahasiswa berada di ruang kelas hingga menjalankan praktikum dan penelitian.

Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui konsep green campus, pengurangan penggunaan sampah plastik, kampanye lingkungan, hingga dorongan menggunakan transportasi yang lebih ramah lingkungan untuk jarak dekat.

UB juga mendorong pengembangan teknologi dan praktik yang lebih ramah lingkungan, termasuk dalam sektor pertanian dan peternakan.

Mahasiswa Disiapkan Menghadapi Persoalan Global

Menurut Prof. Widodo, kesadaran terhadap lingkungan juga memiliki kaitan dengan tantangan mahasiswa ketika memasuki dunia profesional.

Produk yang dihasilkan melalui proses yang tidak ramah lingkungan berpotensi menghadapi tantangan ketika masuk ke pasar global. Karena itu, prinsip keberlanjutan perlu menjadi bagian dari proses pendidikan mahasiswa.

“Ini juga harus diajarkan ke anak-anak mulai dari ruang kelas sampai praktikum sampai nanti penelitiannya,” ujarnya.

Semangat tersebut sejalan dengan lima isu utama yang diangkat dalam RAJA BRAWIJAYA 2026, yakni kesehatan mental dan anti-kekerasan seksual, inklusivitas, perspektif global, kecerdasan artifisial dan digitalisasi, serta keberlanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, RAJA BRAWIJAYA 2026 tidak hanya diarahkan sebagai agenda penyambutan mahasiswa baru. Orientasi tersebut menjadi pintu awal untuk mengenalkan mahasiswa pada lingkungan akademik sekaligus persoalan yang lebih luas di tingkat global.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan UB, Dr. Sujarwo, S.P., M.P., sebelumnya mengatakan PKKMB menjadi momentum bagi universitas untuk menyambut mahasiswa baru sekaligus menunjukkan wajah terbaik UB.

Sementara itu, Daffa menilai mahasiswa perlu mulai menentukan arah pengembangan dirinya sejak memasuki dunia perkuliahan.

“RAJA BRAWIJAYA ini ibarat gerbang bagi mereka untuk memasuki dunia perkuliahan. Harapannya mahasiswa baru siap secara fisik, mental, dan kesehatan, punya milestone setelah RAJA BRAWIJAYA ini akan ke mana, serta punya planning ketika di kuliah mereka akan mengikuti apa saja dan akan bekerja di mana,” katanya.

Melalui RAJA BRAWIJAYA 2026, UB ingin membangun generasi mahasiswa yang tidak hanya siap menghadapi kehidupan akademik, tetapi juga mampu melihat dirinya sebagai bagian dari masyarakat global dan ikut mengambil peran dalam menjawab persoalan kemanusiaan maupun lingkungan. (nid)

Post Views: 30
Tags: Global Citizengreen campusIndonesia Emas 2045Internasionalisasi UBKANAL24kanal24.co.idKeberlanjutanMahasiswa Baru UBPKKMB UB 2026Raja Brawijaya 2026universitas brawijayaWorld Class University
Previous Post

Kulit Jeruk Tak Lagi Jadi Limbah, Mahasiswa UB Ubah Jadi Pestisida hingga Sabun Cuci Piring

Next Post

Mahasiswa UB Sulap Sayur dan Belimbing Jadi Es Krim dan Selai Bernilai Jual

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Mahasiswa UB Sulap Sayur dan Belimbing Jadi Es Krim dan Selai Bernilai Jual

Mahasiswa UB Sulap Sayur dan Belimbing Jadi Es Krim dan Selai Bernilai Jual

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Mahasiswa UB Sulap Sayur dan Belimbing Jadi Es Krim dan Selai Bernilai Jual

Mahasiswa UB Sulap Sayur dan Belimbing Jadi Es Krim dan Selai Bernilai Jual

August 11, 2026
RAJA Brawijaya 2026 Dorong Mahasiswa Jadi Global Citizen

RAJA Brawijaya 2026 Dorong Mahasiswa Jadi Global Citizen

August 11, 2026
Kulit Jeruk Tak Lagi Jadi Limbah, Mahasiswa UB Ubah Jadi Pestisida hingga Sabun Cuci Piring

Kulit Jeruk Tak Lagi Jadi Limbah, Mahasiswa UB Ubah Jadi Pestisida hingga Sabun Cuci Piring

August 10, 2026
Dari Pakan Mahal hingga Sungai Terdegradasi, UB Bangun Solusi Sistem Pertanian Terpadu

Dari Pakan Mahal hingga Sungai Terdegradasi, UB Bangun Solusi Sistem Pertanian Terpadu

August 10, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025