Kanal24, Malang – Di tengah perubahan media digital yang semakin cepat, radio kampus dituntut tidak hanya aktif dalam penyiaran, tetapi juga adaptif dalam pengembangan kualitas organisasi, teknis, hingga kreativitas konten. Karena itu, kolaborasi dan pertukaran insight antar media mahasiswa menjadi penting untuk menjaga eksistensi radio kampus sekaligus memperkuat ekosistem penyiaran mahasiswa di Kota Malang.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Kunjungan dan Forum Group Discussion (FGD) yang dilakukan Tara Radio ke UB Radio di bawah naungan UB Media and Communication Group (UB MEDCOM), Senin (11/5/2026), di Gedung Rektorat Lantai 2 Universitas Brawijaya. Kegiatan ini mempertemukan pengelola radio kampus dalam forum sharing session mengenai manajemen siaran, pengembangan teknis, hingga strategi pengelolaan media kampus yang lebih profesional.
Baca Juga :
Pelatihan Jurnalistik UB: Bekal Penting Hadapi Era Digital

General Manager Tara Radio, Fatma Hidayani Mulya, menjelaskan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari program kerja tahunan Tara Radio untuk belajar langsung dari berbagai radio kampus maupun radio komersial.
“Di Tara Radio itu punya beberapa program kerja yang di mana kita datang ke radio-radio, radio kampus, radio komersil. Nah, kebetulan banget jadwal untuk tahun ini kita berkunjung di Radio UB,” ujar Fatma saat diwawancarai.
Menurutnya, tujuan utama kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi antar media kampus, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas internal radio melalui pertukaran pengalaman dan wawasan.
“Target utamanya kita cuma untuk sharing session aja. Kita menambah pengetahuan tentang radio-radio di Malang, terus untuk perbaikan juga di dalam radio kita,” katanya.
UB Radio dipilih sebagai lokasi kunjungan karena dinilai memiliki sistem penyiaran dan pengelolaan yang sudah berkembang. Fatma mengaku pihaknya sempat mengikuti pelatihan bersama pemateri dari UB Radio sebelum akhirnya memutuskan melakukan forum diskusi secara langsung.
“Kita lihat Radio UB itu udah proper banget. Jadi mungkin kita bisa datang untuk nambah pengetahuan kita tentang radio,” tambahnya.
Hal serupa juga disampaikan Koordinator Divisi Teknisi, Laili Ainnur Anisah. Ia menilai kunjungan tersebut penting untuk melihat standar pengelolaan radio dari sisi teknis maupun operasional.
“Kita itu juga masih melihat-lihat dari radio lain itu untuk menjadi radio yang sesuai dengan standar itu gimana,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Tara Radio berharap hubungan antar radio kampus di Malang dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas.
“Harapannya semoga dari Tara Radio sama Radio UB itu bisa kolaborasi, kerja sama gitu sama radio. Terus semoga juga dari Radio UB bisa memberikan kita banyak sekali insight baru,” tutup Fatma. (ger)














