Kanal24, Malang – Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC) Jawa Timur menjadi komunitas yang berkomitmen untuk membangun generasi muda yang damai melalui dialog antar agama dan penerapan nilai-nilai perdamaian. Head Facilitator, Akbar Trio Mashuri, menjelaskan bahwa YIPC Jawa Timur adalah bagian dari jaringan YIPC Indonesia, yang bermula dari sebuah pelatihan perdamaian pada tahun 2012 di Yogyakarta. Dengan semangat membangun perdamaian, YIPC telah tumbuh menjadi komunitas aktif di beberapa kota di Indonesia, termasuk Jawa Timur.
“Komunitas ini bergerak dalam bidang perdamaian. Dengan menggunakan 2 pendekatan penyampaian, yaitu 12 nilai perdamaian atau peace value dan Dialog Interfaith,” kata Akbar.
Sejak terbentuknya pada tahun 2012, YIPC Jawa Timur telah melakukan berbagai kegiatan untuk mencapai visi dan misinya. Selain itu, YIPC juga telah meluaskan jangkauannya melalui berbagai acara nasional dan internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, YIPC telah menjadi bagian dari upaya internasional untuk mempromosikan perdamaian melalui partisipasi dalam acara Young Interfaith Peacemaker National Conference, Student Interfaith Peace Camp, dan program pelatihan nasional.

Visi YIPC dalam profilnya adalah “Generasi damai yang berdasar atas kasih kepada Allah dan sesama”, yang diwujudkan melalui pendidikan perdamaian, dialog antar agama, dan keterlibatan dalam transformasi masyarakat.
YIPC menjalankan misinya dengan tiga poin utama, yakni melakukan pendidikan perdamaian dan interfaith dialogue, menggerakkan generasi muda untuk hidup dalam damai, dan terlibat dalam proses transformasi bangsa dan dunia untuk mencapai perdamaian global.
Akbar menyampaikan bahwa YIPC Jawa Timur memiliki 15 anggota aktif yang merupakan pemuda-pemudi Muslim dan Kristen. Mereka memiliki kegiatan rutin, termasuk perjumpaan untuk memperkuat gerakan, Scriptural Reasoning, dan Dialog Interfaith dan Intrafaith. Selain itu, komunitas ini juga mengadakan kegiatan tahunan, seperti Student Interfaith Peace Camp yang dilakukan dua kali dalam satu tahun.
Kegiatan Student Interfaith Peace Camp dapat diikuti oleh siapa saja tanpa harus menjadi anggota YIPC. Caranya cukup mudah, peserta dapat datang untuk mengikuti kegiatan tersebut dan aktif berpartisipasi dalam dialog antar agama.
“Jika peserta aktif mengikuti kegiatan yang diselenggarakan YIPC Jawa Timur, peserta bisa bergabung menjadi anggota YIPC juga,” terang Akbar.
Lebih lanjut, Akbar menjelaskan bahwa YIPC Jawa Timur tidak hanya berfokus pada aksi lokal, tetapi juga aktif bekerja sama dengan komunitas serupa dan berpartisipasi dalam narasi damai di media sosial maupun di dunia offline.
YIPC Jawa Timur berpusat di Surabaya, dan untuk informasi lebih lanjut, dapat dihubungi melalui platform media sosial atau langsung mengikuti kegiatan yang diadakan.
Melalui dedikasi dan upaya nyata dalam membangun perdamaian, YIPC Jawa Timur terus menjadi motor penggerak untuk generasi muda yang penuh kasih dan damai di tengah keberagaman Indonesia. “Damai di dunia mulai dari diri kita,” menjadi moto yang dipegang teguh oleh komunitas ini, menggambarkan semangat mereka untuk membawa perdamaian dalam setiap langkah mereka. (nid)