Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Belajar dari Ira Puspadewi: Mentalitas Kunci Daya Saing

Dinia by Dinia
February 26, 2026
in Pendidikan
0
Belajar dari Ira Puspadewi: Mentalitas Kunci Daya Saing

Ira Puspadewi memberi Kuliah Tamu pada Mahasiswa Vokasi UB (Tiwi/Kanal24)

11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang — Semangat menjadi warga global tanpa kehilangan identitas kebangsaan menjadi pesan utama dalam Kuliah Tamu Departemen Bisnis dan Hospitality Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) bertajuk “Fly High and Stay Grounded” yang menghadirkan Ira Puspadewi, Ph.D., Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) periode 2017–2024, di Gedung Widyaloka UB, Selasa (25/2/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan praktisi industri nasional, tetapi menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa vokasi untuk memaknai karier global sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi Indonesia.

Dekan Fakultas Vokasi UB, Mukhammad Kholid Mawardi, S.Sos., M.A.B., Ph.D., menegaskan bahwa kuliah tamu ini dirancang untuk memperluas cara pandang mahasiswa sekaligus menanamkan tanggung jawab kebangsaan di tengah peluang global yang semakin terbuka.

Menurutnya, pengalaman internasional bukanlah alasan untuk menjauh dari Indonesia, melainkan sarana memperkuat daya saing bangsa.

“Harapannya tidak hanya memberi bekal mindset global kepada mahasiswa, tetapi juga inspirasi karier. Kesempatan berkarier di luar negeri itu penting, namun kewajiban moral dan hukum kita tetap berkontribusi kepada Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyinggung isu yang tengah berkembang terkait penerima beasiswa luar negeri, termasuk LPDP. Kholid menilai program tersebut merupakan investasi negara dalam pembangunan sumber daya manusia yang bertujuan mempercepat daya saing Indonesia di tingkat global.

“Beasiswa itu berasal dari kontribusi masyarakat Indonesia, termasuk pajak. Maka ada kewajiban untuk tetap mencintai dan berkontribusi bagi bangsa, di mana pun kita berkarya,” tambahnya.

Sementara itu, Ira Puspadewi membagikan pengalaman lebih dari 17 tahun bekerja di perusahaan multinasional Amerika Serikat, termasuk sebagai direktur regional Asia di perusahaan ritel global GAP dan Banana Republic. Dari pengalamannya berkarier lintas negara, ia menilai kemampuan teknis SDM Indonesia sebenarnya tidak kalah, namun tantangan terbesar terletak pada mentalitas global.

“Orang Indonesia itu pintar, tetapi mental untuk menjadi warga global masih perlu diperkuat. Kita sering kalah kompetitif dibanding negara Asia lain karena faktor mental, bukan kemampuan,” ungkapnya.

Ia mencontohkan bagaimana profesional dari India, Singapura, maupun Filipina memiliki keberanian lebih tinggi dalam menembus pasar global karena tidak memiliki batas psikologis terhadap dunia internasional, terutama dalam komunikasi dan adaptasi budaya.

Menurut Ira, hambatan terbesar generasi muda Indonesia saat ini bukan lagi teknologi atau akses informasi, melainkan kesiapan mental untuk keluar dari zona nyaman.

“Dengan teknologi sekarang, sebenarnya tidak ada lagi alasan takut menjadi diaspora. Di mana pun kita bekerja, yang penting adalah membuat Indonesia bangga,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kontribusi terhadap bangsa tidak selalu harus dilakukan dengan kembali secara fisik ke tanah air. Transfer pengetahuan, jaringan global, hingga reputasi profesional juga menjadi bentuk kontribusi strategis bagi negara.

Dalam diskusi tersebut, Ira juga menyoroti pentingnya membedakan kewajiban hukum dan kewajiban moral bagi penerima beasiswa. Kewajiban hukum bersifat mengikat, sementara kontribusi moral lahir dari kesadaran pribadi sebagai warga negara.

“Mosok sebagai orang Indonesia tidak ingin melihat desa, kota, dan negaranya berkembang lewat kontribusinya sendiri,” ujarnya dengan reflektif.

Kuliah tamu ini sekaligus memperkuat pesan bahwa generasi muda Indonesia perlu berani “terbang tinggi” menembus kompetisi global, namun tetap “membumi” dengan nilai kebangsaan dan tanggung jawab sosial.

Melalui forum inspiratif tersebut, Fakultas Vokasi UB berharap mahasiswa tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi diaspora yang membawa nama baik Indonesia di panggung dunia.(Din/Qrn)

Post Views: 65
Tags: diaspora indonesiafakultas vokasi ubfly high stay groundedGenerasi Muda Indonesiainspirasi karier mahasiswaira puspadewikuliah tamu universitas brawijayamahasiswa menduniamental globalUniversitas Brawijaya Malang
Previous Post

Hibernasi Ramadhan: Menyingkap Rahasia “Tidur Ibadah”

Dinia

Dinia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Belajar dari Ira Puspadewi: Mentalitas Kunci Daya Saing

Belajar dari Ira Puspadewi: Mentalitas Kunci Daya Saing

February 26, 2026
Hibernasi Ramadhan: Menyingkap Rahasia “Tidur Ibadah”

Hibernasi Ramadhan: Menyingkap Rahasia “Tidur Ibadah”

February 26, 2026
Festival Soto Hadirkan 10 Soto Ikonik di Meruorah Komodo Labuan Bajo

Festival Soto Hadirkan 10 Soto Ikonik di Meruorah Komodo Labuan Bajo

February 26, 2026
Dua Kebahagiaan Orang Berpuasa

Dua Kebahagiaan Orang Berpuasa

February 26, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025