Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Mahasiswa Vokasi UB Bangun IoT Industri, Dipamerkan di Forum BPOM 

Einid Shandy by Einid Shandy
July 16, 2026
in Pendidikan
0
Mahasiswa Vokasi UB Bangun IoT Industri, Dipamerkan di Forum BPOM 

Mahasiswa Vokasi UB Bangun IoT Industri, Dipamerkan di Forum BPOM 

7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Program magang kerap dipandang sebagai ajang mencari pengalaman kerja. Namun bagi dua mahasiswa Program Studi DIII Teknologi Informasi Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB), magang justru menjadi ruang untuk melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi industri nasional. Mereka berhasil berkontribusi mengembangkan Sistem Monitoring Retort berbasis Internet of Things (IoT) yang kini digunakan dalam digitalisasi proses sterilisasi pangan dan dipamerkan dalam Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026: Kiprah Satu Dasawarsa Program Manajemen Risiko yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI bersama Gabungan Perusahaan Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI).

Inovasi tersebut dikembangkan oleh Adimus Ricky Faisal Sahri dan Aditya Dwi Hardiansyah, mahasiswa semester lima DIII Teknologi Informasi, saat menjalani program magang di CV Indah Jaya Teknik (Indahmesin), perusahaan yang bergerak di bidang fabrikasi mesin retort untuk industri pangan steril komersial. Berbeda dari magang pada umumnya yang berfokus pada pekerjaan administratif, keduanya terlibat langsung dalam pengembangan sistem digital yang mendukung operasional mesin industri.

Baca juga:
Brawijaya Writers Club Bina Penulis Baru, Usung Kearifan Lokal Indonesia

Sistem Monitoring Retort berbasis Internet of Things (IoT) yang kini digunakan dalam digitalisasi proses sterilisasi pangan dan dipamerkan dalam Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026

Dari Ruang Magang Lahir Solusi untuk Industri

Selama menjalani magang, Adimus dan Aditya tidak hanya mempelajari proses kerja perusahaan, tetapi juga ikut mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi dengan mesin retort. Mereka mengerjakan antarmuka monitoring proses, integrasi alur data suhu, hingga pengujian sistem di lingkungan produksi nyata.

Kontribusi terbesar keduanya terletak pada transformasi sistem pencatatan data mesin retort. Sebelum dikembangkan, seluruh data proses sterilisasi hanya direkam melalui laptop lokal sehingga sulit dipantau dari jarak jauh dan pengarsipannya masih bergantung pada ekspor data secara manual. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang kemudian dijawab melalui penerapan teknologi Internet of Things.

Mahasiswa Vokasi UB kemudian merancang arsitektur baru yang memungkinkan data suhu dari sensor dan pengendali mesin dikirim secara otomatis menggunakan protokol MQTT menuju penyimpanan berbasis cloud. Seluruh data selanjutnya ditampilkan melalui dashboard web sehingga operator dapat memantau suhu aktual, set-point proses, status mesin, hingga grafik historis sterilisasi secara real time.

Pecahkan Tantangan Internet Tidak Stabil

Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan sistem tersebut muncul saat pengujian di lapangan. Koneksi internet yang tidak selalu stabil menyebabkan tampilan dashboard dapat mengalami keterlambatan (latency).

Namun, tim magang menemukan solusi melalui pemanfaatan Real-Time Clock (RTC) pada perangkat pencatat data. Teknologi ini memastikan setiap data suhu diberi penanda waktu langsung di perangkat sebelum dikirim ke server sehingga urutan data tetap akurat meski proses pengiriman sempat tertunda akibat gangguan jaringan.

“Awalnya kami fokus membuat suhu tampil real-time di dashboard. Setelah uji di plant, kami paham bahwa yang paling penting bukan animasi di layar, melainkan urutan waktu dan suhu yang tersimpan tetap presisi. RTC membuat data tetap akurat meski paket MQTT terkirim terlambat karena internet sempat terputus,” ujar Adimus.

Sementara itu, Aditya menjelaskan bahwa sistem juga dirancang agar mampu mengantre data ketika koneksi internet terputus dan mengirimkannya kembali secara otomatis saat jaringan pulih tanpa mengubah urutan informasi yang telah direkam.

Dipamerkan di Forum Nasional BPOM

Hasil pengembangan tersebut kemudian dipamerkan dalam Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026 yang mempertemukan regulator, akademisi, peneliti, serta pelaku industri pangan dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini menjadi wadah untuk menampilkan inovasi yang mendukung peningkatan sistem keamanan pangan nasional.

Dalam demonstrasi tersebut, sistem monitoring IoT mahasiswa Vokasi UB terintegrasi dengan panel kontrol industri, PID controller, hingga mesin retort berbahan stainless steel yang digunakan dalam proses sterilisasi pangan komersial. Kehadiran sistem ini menjadi contoh penerapan digitalisasi industri yang mampu meningkatkan efektivitas dokumentasi sekaligus monitoring proses produksi.

Bukti Link and Match Kampus dan Industri

Dosen pembimbing magang DIII Teknologi Informasi Vokasi UB, Rachmad Andri Atmoko, menilai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa telah berhadapan langsung dengan tantangan teknologi yang sesungguhnya.

“Magang ini melampaui sekadar deployment aplikasi. Mahasiswa menyentuh protokol industri, embedded timing, hingga berbagai trade-off desain sistem di lingkungan produksi nyata,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Firman Pratama Dewantara, konsultan IT Indahmesin sekaligus dosen praktisi Fakultas Vokasi UB. Menurutnya, setiap fitur yang dikembangkan mahasiswa benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan industri sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara teknis di hadapan operator maupun engineer di lapangan.

Bahkan, Achmat Syarifudin dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai arah pengembangan teknologi dokumentasi proses sterilisasi tersebut sejalan dengan kebutuhan pengembangan sistem pencatatan digital dalam Program Manajemen Risiko BPOM, dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan data dan privasi produsen.

Keberhasilan Adimus dan Aditya menunjukkan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang menjawab kebutuhan industri. Kolaborasi antara Fakultas Vokasi UB dan Indahmesin pun menjadi contoh nyata implementasi konsep link and match, di mana mahasiswa tidak sekadar belajar di tempat kerja, melainkan ikut berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang memiliki dampak nyata bagi dunia industri nasional. (nid)

Post Views: 57
Tags: BPOMDigitalisasi IndustriIndahmesinindustri panganinternet of thingsIoTKANAL24kanal24.co.idmagang mahasiswaMahasiswa UBMalangMesin Retortteknologi informasiuniversitas brawijayaVokasi UB
Previous Post

Fosil T-Rex “Gus” Pecahkan Rekor, Laku Rp905 Miliar di Lelang New York

Next Post

Mahasiswa KKN UB Edukasi Petani Argosuko Olah Limbah untuk Pertanian Berkelanjutan 

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Mahasiswa KKN UB Edukasi Petani Argosuko Olah Limbah untuk Pertanian Berkelanjutan 

Mahasiswa KKN UB Edukasi Petani Argosuko Olah Limbah untuk Pertanian Berkelanjutan 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Mahasiswa KKN UB Edukasi Petani Argosuko Olah Limbah untuk Pertanian Berkelanjutan 

Mahasiswa KKN UB Edukasi Petani Argosuko Olah Limbah untuk Pertanian Berkelanjutan 

July 16, 2026
Mahasiswa Vokasi UB Bangun IoT Industri, Dipamerkan di Forum BPOM 

Mahasiswa Vokasi UB Bangun IoT Industri, Dipamerkan di Forum BPOM 

July 16, 2026
Fosil T-Rex “Gus” Pecahkan Rekor, Laku Rp905 Miliar di Lelang New York

Fosil T-Rex “Gus” Pecahkan Rekor, Laku Rp905 Miliar di Lelang New York

July 16, 2026
Hari Anak Nasional 2026, Pejuang Mimpi Indonesia Ajak Anak Berani Tampil dan Berprestasi

Hari Anak Nasional 2026, Pejuang Mimpi Indonesia Ajak Anak Berani Tampil dan Berprestasi

July 16, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025