KANAL24, Malang – Emiten Bank Pembangunan Daerah Jatim atau Bank Jatim kini dapat diketahui siapa pemegang saham jumbonya. Melalui keputusan KSEI sejak 27 Februari data pemegang saham yang lebih dari 1 persen dibuka untuk publik. Hal ini merupakan bagian dari perubahan agar bursa menjadi lebih transparan dan akuntable.
Bank Jatim dengan kode BJTM merupakan bank milik Pemprov Jatim yang menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 51,13 persen sehingga menjadi pemegang saham pengendali.
Selain Pemprov, saham Bank Jatim juga dipegang oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten di Jawa Timur. Pemda memiliki saham bank tersebut dengan variasi yang berbeda-beda.
Lalu siapa saja Pemda di Jawa Timur yang memegang saham diatas 1 persen?. Berdasarkan data dari KSEI terdapat delapan pemerintah daerah kabupaten dan kota yang merupakan pemegang saham jumbo bank jatim.
- Pemkab Sidoarjo memiliki 370.155.850 lembar saham setara 2,47 %
- Pemkot Surabaya memiliki 319.243.457 lembar saham setara 2,13 %
- Pemkab Bojonegoro memegang 300.288.632 lembar setara 2,00 %
- Pemkab Banyuwangi memiliki 270.036.117 lembar setara 1,80 %
- Pemkab Malang memiliki 253.635.445 lembar setara 1,69 %
- Pemkab Gresik memiliki 220.213.170 lembar setara 1,47 %
- Pemkab Tuban memegang 217.418.404 lembar setara 1,45 %
- Pemkab Ngawi memegang 215.763.995 lembar setara 1,44 %
Kepemilikan Pemda ini menunjukkan komitmen bersama dari para Pemda untuk memajukan Bank Jatim sebagai bank daerah yang mendukung pergerakan ekonomi di Jawa Timur. Selain itu para Pemda tersebut juga menerima dividen rutin dari BJTM yang dibagikan setiap satu tahun sekali setelah RUPS. (sdk)













