Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Sistem Hukum Rusia Dibedah di FH UB, Ada 4 Jalur Penyelesaian Sengketa

Dinia by Dinia
April 20, 2026
in Hukum
0
Sistem Hukum Rusia Dibedah di FH UB, Ada 4 Jalur Penyelesaian Sengketa

Professor Sergei Shakirov (RUDN University & Pemateri) (awan/kanal24)

4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Empat jalur penyelesaian sengketa dalam sistem hukum Rusia diungkap dalam International Seminar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB), membuka perspektif baru bagi mahasiswa terhadap praktik hukum global yang terus berkembang.

Pemateri dari RUDN University, Professor Sergei Shakirov, menjelaskan bahwa Rusia memiliki empat bentuk utama penyelesaian sengketa yang digunakan dalam praktik hukum dan bisnis. Ia menilai pemahaman atas berbagai mekanisme ini menjadi penting, terutama di tengah meningkatnya kompleksitas hubungan ekonomi lintas negara yang menuntut kepastian hukum.

“Hari ini saya menunjukkan bentuk-bentuk penyelesaian sengketa yang dapat dipilih di Rusia. Terdapat empat jenis penyelesaian sengketa yang berbeda,” ujarnya.

Baca juga : FH UB Perluas Jejaring Global, Bahas Sistem Hukum Rusia–Malaysia

Sergei memaparkan, jalur pertama adalah pengadilan negara yang terbagi dalam dua sistem utama, yakni pengadilan umum dan pengadilan ekonomi atau arbitrase. Kedua sistem ini menjadi pilar utama dalam penyelesaian sengketa secara formal di Rusia, khususnya untuk perkara perdata dan bisnis.

“Bentuk pertama adalah pengadilan negara dengan sistem ganda, yaitu pengadilan umum dan pengadilan ekonomi atau arbitrase,” jelasnya.

Selain melalui pengadilan, arbitrase juga menjadi alternatif penting dalam penyelesaian sengketa komersial internasional. Mekanisme ini dinilai lebih fleksibel dan netral karena memungkinkan para pihak memilih forum serta prosedur yang disepakati bersama, terutama dalam kontrak lintas negara.

“Bentuk kedua adalah arbitrase sebagai bentuk netral dalam penyelesaian sengketa komersial internasional,” lanjutnya.

Sementara itu, dua metode lainnya, yakni mediasi dan negosiasi, dinilai masih relatif baru dalam praktik hukum Rusia. Sergei menyebut, keduanya mulai diperkenalkan melalui regulasi dalam kurun waktu sekitar 15 tahun terakhir, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara luas.

“Mediasi dan negosiasi masih tergolong baru di Rusia dan belum banyak dipahami, sehingga tidak selalu menjadi pilihan dalam penyelesaian sengketa,” ungkapnya.

Baca juga : ART RI–AS dan Ujian Kedaulatan Hukum Ekonomi Nasional

Ia menambahkan, rendahnya penggunaan kedua metode tersebut tidak lepas dari keterbatasan pemahaman masyarakat maupun pelaku usaha terhadap mekanisme dan hasil yang dapat diperoleh. Akibatnya, banyak pihak masih cenderung memilih jalur pengadilan atau arbitrase yang dianggap lebih pasti.

Menurut Sergei, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pengembangan sistem hukum yang lebih adaptif dan efisien. Ia menilai, peningkatan literasi hukum menjadi kunci agar alternatif penyelesaian sengketa dapat dimanfaatkan secara optimal di masa mendatang.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pembelajaran lintas negara, termasuk dengan Indonesia, untuk memperkaya perspektif hukum. Perbandingan sistem hukum dinilai relevan dalam menghadapi dinamika global, terutama dengan munculnya berbagai bentuk kontrak dan hubungan ekonomi baru.

“Penting bagi kami untuk menganalisis bentuk penyelesaian sengketa di Indonesia karena dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa, praktisi, dan berbagai pihak lainnya,” ujarnya.

Sergei juga menyoroti perkembangan pesat di sektor teknologi informasi yang memunculkan tantangan baru dalam regulasi dan penyelesaian sengketa. Oleh karena itu, perbandingan legislasi antarnegara menjadi langkah strategis untuk menemukan solusi yang tepat.

Ia menegaskan, kolaborasi akademik dan pertukaran pengetahuan lintas negara dapat membantu para pembuat kebijakan, praktisi, hingga hakim dalam merespons berbagai persoalan hukum yang semakin kompleks di era globalisasi.

“Hal ini membantu pembuat undang-undang, praktisi, dan hakim dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam beragam hubungan hukum,” pungkasnya. (qrn)

Post Views: 35
Tags: arbitraseFHUBHukum Internasionalkontrak globalmediasiNegosiasipenyelesaian sengketaperbandingan hukumqorinseminar hukumsistem hukum rusia
Previous Post

Ketegangan AS-Iran Memanas, Selat Hormuz Jadi Titik Kunci Konflik Global

Next Post

BBM Nonsubsidi Naik Dorong Peralihan Kendaraan Listrik

Dinia

Dinia

Next Post
BBM Nonsubsidi Naik Dorong Peralihan Kendaraan Listrik

BBM Nonsubsidi Naik Dorong Peralihan Kendaraan Listrik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
MBG dalam Anggaran Pendidikan: Tafsir yang Berisiko Menyimpang dari Konstitusi

MBG dalam Anggaran Pendidikan: Tafsir yang Berisiko Menyimpang dari Konstitusi

April 20, 2026
BBM Nonsubsidi Naik Dorong Peralihan Kendaraan Listrik

BBM Nonsubsidi Naik Dorong Peralihan Kendaraan Listrik

April 20, 2026
Sistem Hukum Rusia Dibedah di FH UB, Ada 4 Jalur Penyelesaian Sengketa

Sistem Hukum Rusia Dibedah di FH UB, Ada 4 Jalur Penyelesaian Sengketa

April 20, 2026
Ketegangan AS-Iran Memanas, Selat Hormuz Jadi Titik Kunci Konflik Global

Ketegangan AS-Iran Memanas, Selat Hormuz Jadi Titik Kunci Konflik Global

April 20, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025