Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

10 Perusahaan Besar Terancam PHK, Industri RI Siap Siaga

Einid Shandy by Einid Shandy
May 4, 2026
in Ekonomi
0
10 Perusahaan Besar Terancam PHK, Industri RI Siap Siaga

10 Perusahaan Besar Terancam PHK, Industri RI Siap Siaga

5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Kekhawatiran akan badai pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali membayangi sektor industri nasional. Di tengah tekanan biaya produksi yang terus melonjak dan daya beli masyarakat yang belum pulih, sedikitnya 10 perusahaan besar di berbagai sektor strategis dilaporkan mulai menunjukkan sinyal darurat efisiensi.

Industri manufaktur, tekstil, garmen, otomotif, plastik hingga petrokimia kini menghadapi situasi yang tidak mudah. Lonjakan harga bahan baku impor, melemahnya nilai tukar rupiah, kenaikan biaya logistik, hingga ketidakpastian geopolitik global membuat banyak pelaku usaha memilih menahan ekspansi dan masuk ke mode bertahan hidup.

Situasi ini memunculkan alarm serius: ribuan pekerja terancam kehilangan mata pencaharian dalam beberapa bulan ke depan jika pemerintah tidak segera menurunkan intervensi konkret.

Baca juga:
Harga Emas Antam “Terbang”, Sentimen Global dan Rupiah Jadi Penopang

Biaya Produksi Mencekik, Buruh Jadi Korban Paling Rentan

Tekanan utama yang kini dirasakan dunia industri datang dari dua sisi sekaligus. Pertama, kenaikan harga energi dan bahan bakar industri yang berdampak langsung pada ongkos operasional pabrik. Kedua, membengkaknya harga bahan baku impor akibat konflik global dan pelemahan rupiah.

Ketika biaya produksi naik dari hulu ke hilir, ruang napas perusahaan semakin sempit. Dalam kondisi seperti ini, efisiensi menjadi pilihan yang nyaris tak terhindarkan. Sayangnya, pengurangan tenaga kerja kerap menjadi langkah paling cepat untuk memangkas beban pengeluaran.

Sejumlah laporan serikat pekerja bahkan menyebut sekitar 9.000 buruh berpotensi terdampak PHK dalam tiga bulan mendatang apabila tekanan ekonomi global terus berlanjut. Ini bukan sekadar spekulasi, melainkan sinyal yang sudah mulai terasa di lapangan.

Perusahaan Tak Lagi Bicara Ekspansi, Kini Fokus Bertahan

Kanal24, Malang – Kondisi dunia usaha saat ini disebut memasuki fase survival mode. Banyak perusahaan memilih menunda investasi baru, membekukan perekrutan karyawan, hingga mengurangi kapasitas produksi demi menjaga arus kas tetap aman.

Indikator perlambatan juga terlihat dari menurunnya indeks kepercayaan industri, melemahnya pesanan ekspor, serta konsumsi domestik yang belum benar-benar pulih. Dengan pasar yang lesu dan biaya yang tinggi, perusahaan menghadapi tekanan dari tiga sisi sekaligus: biaya naik, permintaan turun, dan pembiayaan makin ketat.

Kombinasi tekanan tersebut membuat banyak korporasi tidak lagi berpikir untuk tumbuh, tetapi sekadar bertahan agar tidak tumbang.

Fenomena ini juga ramai menjadi sorotan publik di media sosial. Dalam sejumlah diskusi komunitas daring, warganet menyebut gelombang PHK bukan lagi kejadian sporadis, melainkan gejala berantai yang mulai menimpa banyak sektor industri sejak tahun lalu. Kekhawatiran terbesar publik adalah pemerintah dinilai masih lamban membaca ancaman ini sebelum benar-benar menjadi krisis tenaga kerja nasional.

PHK Disebut Opsi Terakhir, Tapi Sinyal Bahayanya Nyata

Kalangan pengusaha memang menegaskan PHK masih menjadi langkah terakhir. Namun di saat yang sama, mereka mengakui sinyal pelemahan industri padat karya sudah sangat terasa.

Perusahaan kini mulai melakukan berbagai rasionalisasi: menekan output produksi, memangkas biaya distribusi, mengurangi kualitas bahan baku, hingga membatasi jam kerja. Jika seluruh langkah itu belum cukup menutup kerugian, maka pemutusan hubungan kerja menjadi pintu yang sulit dihindari.

Hal ini pernah terjadi pada sejumlah perusahaan besar sebelumnya, ketika tekanan finansial memaksa pabrik menutup lini produksi dan merumahkan ribuan pekerja sekaligus. Artinya, alarm PHK saat ini bukan ancaman kosong, melainkan pola yang sudah berulang.

Pemerintah Didesak Segera Keluarkan Paket Penyelamat Industri

Ekonom menilai pemerintah tidak bisa hanya menunggu pasar menyesuaikan diri. Dibutuhkan paket kebijakan cepat untuk menyelamatkan industri padat karya yang menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja.

Beberapa langkah yang dinilai mendesak antara lain pemberian subsidi upah sementara, relaksasi pajak industri, penurunan bea masuk bahan baku impor, subsidi listrik untuk sektor padat karya, serta penguatan proteksi pasar domestik dari banjir barang impor murah.

Tanpa kebijakan penahan guncangan, industri nasional dikhawatirkan akan memasuki fase penutupan bertahap yang memicu ledakan pengangguran baru.

Karena ketika pabrik-pabrik mulai mengunci pintu, yang paling dulu kehilangan masa depan bukan mesin produksi—melainkan para buruh yang menggantungkan hidupnya dari sana.

Post Views: 53
Tags: badai PHK manufakturburuh terancam PHKekonomi indonesia 2026gelombang PHK Indonesiaindustri nasional lesuKANAL24kanal24.co.idperusahaan terancam PHKPHK massal 2026universitas brawijaya
Previous Post

Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Apartemen hingga Sport Center Segera Dibangun

Next Post

Dari Gambia, Mahasiswa ini Datang ke UB Membawa Harapan untuk Pangan Negaranya

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Dari Gambia, Mahasiswa ini Datang ke UB Membawa Harapan untuk Pangan Negaranya

Dari Gambia, Mahasiswa ini Datang ke UB Membawa Harapan untuk Pangan Negaranya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Gas CNG Tabung 3 Kg Disiapkan Gantikan LPG, Harga Diklaim Lebih Murah 40 Persen

Gas CNG Tabung 3 Kg Disiapkan Gantikan LPG, Harga Diklaim Lebih Murah 40 Persen

May 4, 2026
Resonansi Jejak Singhasari: 12 Seniman Bangkitkan Sejarah Lewat Pertunjukan

Resonansi Jejak Singhasari: 12 Seniman Bangkitkan Sejarah Lewat Pertunjukan

May 4, 2026
Dari Gambia, Mahasiswa ini Datang ke UB Membawa Harapan untuk Pangan Negaranya

Dari Gambia, Mahasiswa ini Datang ke UB Membawa Harapan untuk Pangan Negaranya

May 4, 2026
10 Perusahaan Besar Terancam PHK, Industri RI Siap Siaga

10 Perusahaan Besar Terancam PHK, Industri RI Siap Siaga

May 4, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025