Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Mahasiswa UB Dorong Kesadaran Masyarakat soal Pencegahan TBC

Einid Shandy by Einid Shandy
May 18, 2026
in Pendidikan
0
Mahasiswa UB Dorong Kesadaran Masyarakat soal Pencegahan TBC

Mahasiswa UB Dorong Kesadaran Masyarakat soal Pencegahan TBC

5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Kasus Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan serius dalam sektor kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Malang. Rendahnya kesadaran masyarakat terkait gejala, penularan, hingga stigma terhadap pasien TBC dinilai menjadi hambatan besar dalam upaya eliminasi penyakit tersebut. Berangkat dari kondisi itu, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Brawijaya bersama komunitas YABHYSA Peduli TBC Kota Malang menggelar webinar dan talkshow interaktif bertajuk “Lessons Learned: Upaya dan Tantangan Pencegahan TBC di Kota Malang” pada Sabtu (16/05/2026), secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Praktikum Mata Kuliah Kesehatan Global tersebut menghadirkan Nur Bayti Ikhsanita, S.K.M., M.Kes., selaku Manajer Kasus YABHYSA Peduli TBC Kota Malang sebagai pemateri. Sementara itu, jalannya diskusi dipandu oleh mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya, Bintang Corvi Diphda.

Baca juga:
Saat Landmark UB disulap Jadi Kanvas Cahaya, Kampanye SDGs Hadir Lewat Media Art

Lessons Learned: Upaya dan Tantangan Pencegahan TBC di Kota Malang

Webinar ini menjadi ruang edukasi sekaligus diskusi interaktif bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk memahami berbagai upaya pencegahan, pengendalian, hingga pengobatan TBC. Selain itu, peserta juga diajak memahami tantangan yang masih dihadapi dalam penanggulangan TBC, khususnya di wilayah Kota Malang.

Dalam pemaparannya, Nur Bayti Ikhsanita menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang menyebar melalui percikan dahak atau droplet. Karena itu, pemahaman masyarakat mengenai gejala, penularan, serta langkah pencegahan menjadi hal yang sangat penting untuk menekan angka kasus.

Ia juga menyoroti masih kuatnya stigma negatif terhadap pasien TBC di tengah masyarakat. Menurutnya, sebagian masyarakat masih menganggap TBC sebagai penyakit turunan, kutukan, atau sesuatu yang berkaitan dengan hal mistis.

“Padahal TBC adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan apabila pasien menjalani pemeriksaan serta pengobatan secara tepat dan tuntas,” jelas Nur Bayti dalam sesi webinar.

Selain membahas aspek medis, diskusi juga menyoroti pentingnya kedisiplinan pasien dalam menjalani pengobatan. Pasien TBC diwajibkan mengonsumsi obat secara rutin sesuai aturan yang telah ditentukan agar proses penyembuhan berjalan optimal.

Nur Bayti menjelaskan bahwa pasien juga memerlukan pendampingan dari Pengawas Menelan Obat (PMO) agar tidak menghentikan pengobatan di tengah jalan. Sebab, penghentian pengobatan secara sepihak dapat menyebabkan TBC Resisten Obat (TBC RO), yakni kondisi ketika bakteri TBC menjadi kebal terhadap obat.

“TBC RO membuat proses pengobatan menjadi lebih panjang, lebih berat, dan membutuhkan pendampingan yang lebih intensif dibandingkan TBC Sensitif Obat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, YABHYSA Peduli TBC Kota Malang juga menjelaskan berbagai peran komunitas dalam mendukung penanganan pasien TBC. Mulai dari investigasi kontak, pendampingan pasien, edukasi keluarga, pelatihan PMO, hingga penguatan kapasitas kader kesehatan masyarakat.

Kolaborasi antara komunitas, fasilitas layanan kesehatan, pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung target eliminasi TBC di Indonesia.

Peserta hadir dengan antusias dalam webinar Dorong Kesadaran Pencegahan TBC di Kota Malang

Sesi diskusi turut membahas faktor risiko yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap TBC, termasuk kebiasaan merokok dan penggunaan vape. Narasumber menegaskan bahwa kebiasaan tersebut dapat memperburuk kondisi paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan pernapasan.

Kegiatan webinar kemudian ditutup dengan ajakan untuk menggaungkan gerakan TOS TB atau Temukan TBC Obati Sampai Sembuh. Gerakan ini menekankan pentingnya deteksi dini, pengobatan yang tepat, serta pendampingan pasien hingga benar-benar sembuh.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agent of change dalam menyebarkan informasi yang benar mengenai TBC, mendorong kesadaran deteksi dini, sekaligus membantu mengurangi stigma terhadap pasien.

Pesan utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah bahwa masyarakat perlu menjauhi penyakitnya, bukan orangnya. Dengan kolaborasi antara dunia akademik dan komunitas, peningkatan literasi kesehatan masyarakat terkait TBC diharapkan dapat terus diperkuat secara berkelanjutan. (nid)

Post Views: 45
Tags: edukasi kesehatan masyarakatGerakan TOS TBHI FISIP UBKANAL24kanal24.co.idkesehatan globalkota malangMahasiswa UBPencegahan TBCPengendalian TBCTBC Kota MalangTBC Resisten ObatTuberkulosisuniversitas brawijayaWebinar InteraktifWebinar Kesehatan GlobalYABHYSA Peduli TBC
Previous Post

Masjid Raden Patah UB Luncurkan Gerakan Shubuh Berjamaah dan Program Ternak Qurban Holistik

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Mahasiswa UB Dorong Kesadaran Masyarakat soal Pencegahan TBC

Mahasiswa UB Dorong Kesadaran Masyarakat soal Pencegahan TBC

May 18, 2026
Masjid Raden Patah UB Luncurkan Gerakan Shubuh Berjamaah dan Program Ternak Qurban Holistik

Masjid Raden Patah UB Luncurkan Gerakan Shubuh Berjamaah dan Program Ternak Qurban Holistik

May 18, 2026
Mengupas Dinamika Kepabeanan dan Cukai di Tengah Perdagangan Modern

Mengupas Dinamika Kepabeanan dan Cukai di Tengah Perdagangan Modern

May 18, 2026
Menristekdikti Ajak Maksimalkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Menristekdikti Ajak Maksimalkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

May 18, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025