Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Potensi Paten Kampus Meningkat, UB Kebut Penguatan Drafting dan Hilirisasi

Einid Shandy by Einid Shandy
May 20, 2026
in Pendidikan
0
Potensi Paten Kampus Meningkat, UB Kebut Penguatan Drafting dan Hilirisasi

Klinik & Penguatan Drafting Paten Bidang Sosial Humaniora, Sains dan Teknik (Awan/Kanal24)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, – Malang – Potensi inovasi yang lahir dari perguruan tinggi terus meningkat setiap tahun, namun tidak semuanya mampu berujung pada perlindungan paten maupun komersialisasi yang berdampak secara ekonomi. Menjawab tantangan tersebut, Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains dan Teknologi Universitas Brawijaya (DIKST UB) bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menggelar Klinik & Penguatan Drafting Paten Bidang Sosial Humaniora, Sains dan Teknik di Oryza Room UB Guest House, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah percepatan penyelesaian paten sekaligus penguatan kemampuan inventor dalam menyusun dokumen paten yang berkualitas. Agenda tersebut juga menjadi bagian dari upaya UB membangun ekosistem riset dan inovasi agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium maupun publikasi ilmiah. Di sisi lain, penguatan paten juga dinilai menjadi bagian penting dalam membangun hilirisasi hasil riset kampus. UB mendorong inovasi yang lahir dari sivitas akademika tidak berhenti sebagai karya akademik, melainkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat maupun industri.

Baca Juga:
DIKST Gaspol Kolaborasi, Riset UB Siap Masuk Industri

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UB, Prof. Dr. Unti Ludigdo, SE., M.Si., Ak., menegaskan penguatan ekosistem riset harus berjalan dari hulu hingga hilir, mulai dari penelitian, inovasi, hingga pemanfaatannya di masyarakat. Menurutnya, hasil penelitian kampus tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah semata.

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UB, Prof. Dr. Unti Ludigdo, SE., M.Si., Ak. (Awan/Kanal24)

“Riset yang kemudian menghasilkan inovasi, lalu inovasi tersebut dapat terhilirisasi ke masyarakat, merupakan hal yang sangat krusial bagi kita. Universitas Brawijaya memiliki komitmen besar terhadap hal itu,” ujarnya.

Prof. Unti menyebut UB telah menyiapkan berbagai dukungan kelembagaan, mulai dari direktorat khusus, regulasi rektor, hingga insentif agar hasil penelitian sivitas akademika dapat memperoleh perlindungan kekayaan intelektual dan diterima industri. Bahkan, UB saat ini disebut telah berada di peringkat lima nasional dalam komersialisasi paten.

“Pertama tentu peningkatan kuantitas paten itu sendiri. Kedua adalah kualitas paten. Kualitas paten ini tentu berdampak pada diterimanya paten oleh industri maupun pengguna dari paten tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pendayagunaan Kekayaan Intelektual (PPKI) UB, Dr. Ir. Dian Eka Ratnawati, S.Si., M.Kom., menjelaskan kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya penyelesaian paten yang masih tertunda. Dari sekitar 224 paten yang sebelumnya difasilitasi melalui Zoom Meeting, masih terdapat sekitar 17 paten backlog yang diselesaikan dalam agenda kali ini.

Kepala Subdirektorat Pendayagunaan Kekayaan Intelektual (PPKI) UB, Dr. Ir. Dian Eka Ratnawati, S.Si., M.Kom (Awan/Kanal24)

Selain itu, sebanyak 30 drafting paten baru juga langsung dikonsultasikan dengan pemeriksa paten sesuai bidang masing-masing agar proses pengajuan lebih cepat dan minim revisi.

“Output-nya adalah draft paten siap diajukan dan bisa langsung granted. Kemudian, paten yang sebelumnya mengalami backlog bisa disetujui dan sertifikatnya terbit,” ujar Dian.

Direktur Paten, RD, dan DTLST, Dr. Andrieansjah, S.T., S.H., M.M., menilai perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam menghasilkan paten, terutama paten sederhana yang terus menunjukkan peningkatan setiap tahun. Namun demikian, menurutnya tantangan terbesar saat ini bukan hanya menghasilkan paten, melainkan memastikan inovasi tersebut mampu dikomersialisasikan dan memberi dampak ekonomi.

Direktur Paten, RD, dan DTLST, Dr. Andrieansjah, S.T., S.H., M.M. (Awan/Kanal24)

“Perlu diingat bagaimana selanjutnya kita mengubah paradigma dari patent mindset menjadi market mindset. Mengubah paten menjadi nilai ekonomi yang bermanfaat, tidak hanya berhenti pada sertifikat. Ini yang harus kita lakukan dan menjadi hal penting,” tegasnya.

Dalam sesi materi, Andrieansjah juga menyoroti pentingnya drafting paten sebagai fondasi perlindungan hukum terhadap inovasi. Menurutnya, kualitas paten sangat ditentukan oleh bagaimana inventor menyusun dokumen paten secara tepat karena drafting menjadi dasar kepastian perlindungan, sekaligus acuan industri dalam memahami teknologi yang dikembangkan.

“Karena kunci dari semuanya adalah drafting. Drafting menjadi patokan perlindungan paten. Jadi kualitas paten sangat ditentukan oleh drafting, kepastian hukumnya, dan kepastian perlindungannya,” katanya.

Sebagai salah satu penerima sertifikat paten secara simbolis dalam kegiatan tersebut, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya (FAST UB), Prof. Dr. Ir. Muhammad Halim Natsir, S.Pt., MP., IPM., ASEAN Eng., menambahkan bahwa percepatan drafting paten sangat membantu dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Pemberian Sertifikat Paten Secara Simbolis Kepada Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya (FAST UB), Prof. Dr. Ir. Muhammad Halim Natsir, S.Pt., MP., IPM., ASEAN Eng. (Awan/Kanal24)

“Dengan adanya program Dikti Berdampak, tentunya ilmu yang kita hasilkan juga harus berdampak, baik kepada masyarakat, industri, dan seterusnya. Di sinilah paten menjadi jembatan untuk memastikan bahwa teknologi yang kita hasilkan benar-benar bisa diterima dan dimanfaatkan,” ujarnya.

Penguatan drafting paten tersebut diharapkan menjadi langkah awal agar inovasi yang lahir dari kampus tidak berhenti pada hasil penelitian semata, tetapi mampu berkembang menjadi produk yang bernilai ekonomi dan berdampak bagi masyarakat. (wan)

Post Views: 41
Tags: Dikti BerdampakDJKIDrafting Patenhilirisasi risetInventor UBKANAL24Kekayaan IntelektualKomersialisasi PatenMalangpendidikanriset inovasiTeknologiuniversitas brawijaya
Previous Post

Dua Spesies Anggrek Baru Ditemukan di Lereng Gunung Semeru

Next Post

Beasiswa Djarum UB Buka Peluang Karier Mahasiswa

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Beasiswa Djarum UB Buka Peluang Karier Mahasiswa

Beasiswa Djarum UB Buka Peluang Karier Mahasiswa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Beasiswa Djarum UB Buka Peluang Karier Mahasiswa

Beasiswa Djarum UB Buka Peluang Karier Mahasiswa

May 20, 2026
Potensi Paten Kampus Meningkat, UB Kebut Penguatan Drafting dan Hilirisasi

Potensi Paten Kampus Meningkat, UB Kebut Penguatan Drafting dan Hilirisasi

May 20, 2026
Dua Spesies Anggrek Baru Ditemukan di Lereng Gunung Semeru

Dua Spesies Anggrek Baru Ditemukan di Lereng Gunung Semeru

May 20, 2026
Gojek dan Grab Cabut Program Hemat Berbayar untuk Mitra Driver, Ini Dampaknya

Gojek dan Grab Cabut Program Hemat Berbayar untuk Mitra Driver, Ini Dampaknya

May 20, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025