Kanal24, Malang – Beasiswa bukan lagi sekadar soal bantuan biaya kuliah. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, hingga daya saing global sejak di bangku kuliah. Menjawab kebutuhan tersebut, Djarum Foundation menggelar Sosialisasi Djarum Beasiswa Plus 2026 di Gedung Auditorium Universitas Brawijaya. Program ini hadir tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pelatihan karakter dan pengembangan soft skill untuk menghadapi tantangan masa depan.
Ketua Pelaksana, Andrew Elnathan mengatakan dalam acara pada Jumat (8/5/2026) bahwa Djarum Beasiswa Plus memiliki misi membentuk mahasiswa berprestasi menjadi generasi pemimpin masa depan melalui pembinaan soft skill yang berkelanjutan. Menurutnya, penerima beasiswa dipilih menggunakan sistem merit based, mulai dari prestasi akademik, pengalaman organisasi, hingga aktivitas kompetisi yang diikuti mahasiswa.
Baca juga:
Mahasiswa UB Dorong Kesadaran Masyarakat soal Pencegahan TBC

“Teman-teman yang terpilih ini adalah teman-teman yang sifatnya merit base yang diterima berdasarkan keaktifan organisasi mereka atau kegiatan lomba mereka dan juga bagaimana mereka mempertahankan IPK-nya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, mahasiswa yang lolos nantinya akan mendapatkan berbagai pelatihan seperti character building, leadership development, nation building, hingga kesempatan mengikuti kompetisi internal Djarum Foundation seperti community empowerment contest dan international exposure. Andrew menilai pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang tidak selalu diperoleh mahasiswa di ruang perkuliahan.
Selain pengembangan diri, program ini juga membuka akses jejaring alumni yang luas bagi para penerima beasiswa. Andrew mengungkapkan jaringan alumni Beswan Djarum dapat membantu mahasiswa dalam membangun relasi hingga peluang karier di masa depan.
“Para beswan nantinya juga akan belajar tentang soft skill penting seperti inisiatif, social and culture awareness, grit, teamwork. Praktisnya itu baru saya dapatkan ketika mengikuti character building dan leadership development,” katanya.

Kepala Subdirektorat Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Ilhamuddin menegaskan pihak kampus mendukung penuh mahasiswa dalam mengakses berbagai layanan beasiswa. Menurutnya, Djarum Beasiswa Plus termasuk program beasiswa prestasi karena penerimanya dituntut aktif secara akademik maupun nonakademik.
“Mahasiswa yang mendapatkan kesempatan beasiswa ini rata-rata harus aktif di kegiatan akademik, aktif di kegiatan kemahasiswaan, punya pengalaman leadership dan segala macam dan itu bagian penting,” jelasnya.
Ia menambahkan kehadiran mitra beasiswa seperti Djarum Foundation menjadi peluang besar bagi mahasiswa UB untuk mengembangkan kemampuan diri secara lebih luas. Ilhamuddin berharap kuota penerima beasiswa untuk mahasiswa UB terus bertambah setiap tahunnya mengingat tingginya minat dan kebutuhan mahasiswa terhadap akses pendidikan serta pengembangan diri.
Sementara itu, Pembina Djarum Beasiswa Plus Malang Raya, Agus Siswanto menilai karakter menjadi fondasi utama yang harus dimiliki mahasiswa selain prestasi akademik. Menurutnya, mahasiswa berprestasi jumlahnya banyak, namun tidak semuanya memiliki karakter kepemimpinan yang kuat.
“Anak pintar banyak, anak berprestasi banyak. Tapi ketika nanti dia menjadi seorang leader atau terjun di masyarakat itu harus mempunyai karakter yang sangat baik terlebih dahulu,” ungkap Agus.
Melalui sosialisasi ini, panitia berharap mahasiswa Universitas Brawijaya semakin berani mencoba berbagai kesempatan beasiswa dan aktif memanfaatkan peluang pengembangan diri yang tersedia di lingkungan kampus. (cay)













