Kanal24, Malang – Piala Dunia 2026 diperkirakan tidak hanya menjadi turnamen sepak bola terbesar dalam sejarah, tetapi juga ajang dengan nilai taruhan olahraga tertinggi yang pernah tercatat secara global. Format baru yang menghadirkan lebih banyak tim dan pertandingan diyakini akan mendorong lonjakan aktivitas taruhan di berbagai negara.
Turnamen yang akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta. Jumlah pertandingan meningkat menjadi 104 laga, jauh lebih banyak dibanding edisi sebelumnya. Kondisi ini diprediksi menciptakan lebih banyak peluang taruhan sekaligus menarik minat petaruh dari berbagai belahan dunia.
Baca juga:
Pegadaian Borong 5 Penghargaan HR Asia 2026
Analis industri memperkirakan nilai taruhan global selama Piala Dunia 2026 dapat mencapai puluhan miliar dolar AS. Besarnya antusiasme penggemar sepak bola, ditambah pertumbuhan platform taruhan digital dan pasar prediksi berbasis teknologi, menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan tersebut.
Amerika Serikat diperkirakan menjadi salah satu pasar terbesar selama turnamen berlangsung. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak negara bagian yang melegalkan taruhan olahraga, sehingga industri ini mengalami pertumbuhan signifikan. Piala Dunia 2026 dinilai berpotensi menarik jutaan pengguna baru yang sebelumnya belum pernah berpartisipasi dalam aktivitas taruhan olahraga.
Selain operator taruhan konvensional, berbagai platform digital berbasis prediksi juga diprediksi menikmati peningkatan transaksi. Kemudahan akses melalui aplikasi dan perangkat seluler membuat aktivitas taruhan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
Di sisi lain, besarnya perputaran uang dalam industri taruhan memunculkan perhatian terhadap aspek pengawasan dan perlindungan konsumen. Pemerintah dan regulator di sejumlah negara diperkirakan akan meningkatkan pengawasan guna mencegah praktik perjudian ilegal, manipulasi pertandingan, serta risiko kecanduan judi yang dapat meningkat selama turnamen berlangsung.
Tak hanya berdampak pada industri taruhan, Piala Dunia 2026 juga diproyeksikan memberikan efek ekonomi yang besar bagi sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hiburan, dan ritel. Jutaan pengunjung diperkirakan akan datang ke tiga negara tuan rumah selama penyelenggaraan turnamen.
Dengan skala kompetisi yang lebih besar dan semakin berkembangnya industri taruhan olahraga digital, Piala Dunia 2026 dipandang sebagai salah satu peristiwa olahraga dengan perputaran uang terbesar dalam sejarah. Selain menyajikan persaingan sengit di lapangan, turnamen ini juga akan menjadi sorotan dari sisi ekonomi dan bisnis olahraga global.














