Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Sekali Klik Bisa Jadi Pintu Masuk Radikalisme, Ini Peringatan Polisi

Einid Shandy by Einid Shandy
July 18, 2026
in Pendidikan, Politik
0
Sekali Klik Bisa Jadi Pintu Masuk Radikalisme, Ini Peringatan Polisi

Kompol Dr. Dani Teguh Wibowo SH, MH (Andik/UBTV)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Radikalisme kini tidak selalu menyebar melalui pertemuan tertutup atau ceramah langsung. Di era digital, satu klik pada tautan, video, atau grup media sosial dapat menjadi pintu awal seseorang terpapar paham ekstrem tanpa disadari.

Fenomena tersebut menjadi perhatian aparat kepolisian seiring semakin masifnya penggunaan media sosial di kalangan generasi muda. Kelompok penyebar paham radikal dinilai terus beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi dengan memanfaatkan ruang digital sebagai media penyebaran ideologi.

Kompol Dr. Dani Teguh Wibowo, S.H., M.H., mengingatkan melalui wawancara ekslusif dengan Kanal24 pada Kamis (16/07/2026) bahwa radikalisasi tidak pernah benar-benar berhenti. Yang berubah hanyalah cara dan media yang digunakan untuk menjangkau sasaran.

Baca Juga:
Dari Gaza ke Malang, Dr. Khalil Bawa Suara 520 Ribu Pekerja Palestina ke Forum Internasional

Radikalisme Kini Bergerak Lewat Ruang Digital

Menurut Dani, perkembangan teknologi telah mengubah pola penyebaran paham radikal. Jika dahulu perekrutan banyak dilakukan melalui pertemuan langsung, kini media sosial, aplikasi percakapan, hingga berbagai platform digital menjadi jalur baru yang dimanfaatkan untuk menyebarkan propaganda.

Karena itu, ia menilai masyarakat tidak boleh lengah meskipun situasi di Jawa Timur relatif terkendali. Pengawasan tetap perlu dilakukan karena kelompok radikal terus mencari cara baru untuk memengaruhi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja yang aktif di dunia digital.

“Radikalisasi itu tidak pernah berhenti. Mereka terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran paham,” ujar Dani.

Menurutnya, kemampuan masyarakat dalam memilah informasi menjadi benteng penting agar tidak mudah terpengaruh narasi yang mengandung ajakan kebencian, kekerasan, maupun intoleransi.

Kenali Tanda-Tanda Sejak Dini

Dani mengimbau orang tua dan masyarakat lebih peka terhadap perubahan perilaku anak maupun remaja, terutama aktivitas mereka di media sosial.

Beberapa hal yang perlu diwaspadai antara lain ketertarikan terhadap simbol atau konten yang mengagungkan kekerasan, bergabung dalam grup tertutup dengan aktivitas mencurigakan, hingga perubahan sikap yang mengarah pada intoleransi atau penolakan terhadap lingkungan sekitar.

Apabila menemukan indikasi penyebaran paham radikal, masyarakat diimbau tidak bertindak sendiri. Informasi tersebut dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau melalui kanal resmi kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Ia juga menyarankan orang tua mendokumentasikan isi percakapan maupun identitas anggota grup apabila anak terindikasi bergabung dalam grup yang mencurigakan. Dokumentasi tersebut dapat membantu proses penyelidikan apabila diperlukan.

Media Sosial Adalah Alat, Bukan Tempat Hidup

Di tengah tingginya intensitas penggunaan gawai, Dani mengingatkan generasi muda agar tidak menjadikan media sosial sebagai satu-satunya sumber informasi maupun ruang berinteraksi.

Ia mengajak anak muda untuk lebih kritis sebelum menyukai, membagikan, atau mempercayai informasi yang beredar di internet.

“Gunakan media sosial atau handphone sebagai alat, bukan tempat hidup. Jangan gampang nge-like, jangan gampang subscribe, dan teliti setiap informasi kebenarannya,” pesannya.

Menurut Dani, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu benteng terpenting dalam menghadapi derasnya arus informasi digital. Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antara orang tua, sekolah, dan lingkungan agar anak-anak memiliki ruang berdiskusi ketika menemukan informasi yang membingungkan di media sosial.

Pada akhirnya, pencegahan radikalisme bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum. Literasi digital, kepedulian keluarga, serta pengawasan lingkungan menjadi faktor penting agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan tidak mudah terpapar paham yang mengancam persatuan dan kehidupan bermasyarakat. (ndr)

Post Views: 36
Tags: anak mudadensus 88EdukasiGenerasi MudaindriJawa Timurjemaah ansharut daulahKANAL24kanal24.co.idkeamananKompol Dani Teguh Wibowoliterasi digitalmedia sosialradikalismeradikalisme digitalterorismeubtvuniversitas brawijaya
Previous Post

Dari Kampung Inggris, Eva Diliyanti Meniti Jalan Prestasi 

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Sekali Klik Bisa Jadi Pintu Masuk Radikalisme, Ini Peringatan Polisi

Sekali Klik Bisa Jadi Pintu Masuk Radikalisme, Ini Peringatan Polisi

July 18, 2026
Dari Kampung Inggris, Eva Diliyanti Meniti Jalan Prestasi 

Dari Kampung Inggris, Eva Diliyanti Meniti Jalan Prestasi 

July 18, 2026
Raja Brawijaya 2026 Siapkan Maba Hadapi Era AI dan Indonesia Emas

Raja Brawijaya 2026 Siapkan Maba Hadapi Era AI dan Indonesia Emas

July 17, 2026
Direktur Kepatuhan Perbankan Perlu Perlindungan Hukum, Doktor UB Tawarkan Reformulasi Aturan

Direktur Kepatuhan Perbankan Perlu Perlindungan Hukum, Doktor UB Tawarkan Reformulasi Aturan

July 17, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025