Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Doktor FAST UB Temukan Inovasi Tingkatkan Kualitas Susu Rakyat

Einid Shandy by Einid Shandy
July 24, 2026
in Pendidikan
0
Doktor FAST UB Temukan Inovasi Tingkatkan Kualitas Susu Rakyat

Foto Bersama Ujian Disertasi FAST UB. (Puguh/UBTV)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Segelas susu berkualitas berawal dari sapi yang sehat. Namun, di balik produksi susu segar di peternakan rakyat, masih tersimpan persoalan mastitis subklinis yang kerap luput dari perhatian. Berangkat dari tantangan tersebut, sebuah riset doktoral di Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan (FAST) Universitas Brawijaya menghadirkan pendekatan baru melalui teknologi Pulsed Electric Field (PEF) untuk meningkatkan kualitas susu sekaligus mendukung keamanan pangan.

Penelitian yang dipresentasikan dalam ujian disertasi pada Selasa (21/7/2026) itu mengkaji prevalensi mastitis subklinis, disbiosis mikrobiota, serta penerapan teknologi PEF pada susu sapi perah Friesian Holstein di peternakan rakyat. Riset tersebut menawarkan pendekatan baru untuk menekan kasus mastitis subklinis sekaligus meningkatkan kualitas dan keamanan susu sapi perah di tingkat peternakan rakyat.

Baca Juga:
Generasi Muda Enggan Bertani, UB Dorong Ketahanan Pangan Desa Ngebruk

Berangkat dari Persoalan Mastitis di Peternakan Rakyat

Disertasi tersebut berfokus pada identifikasi penyebab mastitis subklinis sekaligus menguji penerapan teknologi PEF sebagai alternatif untuk menghambat pertumbuhan bakteri pada susu segar tanpa mengurangi kualitasnya. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab persoalan yang selama ini dihadapi peternak rakyat dalam menghasilkan susu yang memenuhi standar industri.

Kandidat doktor Rifa’i menjelaskan penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi mastitis subklinis yang masih ditemukan di peternakan rakyat. Kondisi itu dinilai berdampak langsung terhadap kualitas susu sekaligus keamanan pangan.

Kandidat doktor Rifa’i. (Puguh/UBTV)

“Yang melatarbelakangi disertasi ini adalah keadaan di lapangan, di mana prevalensi mastitis subklinis di peternakan rakyat masih sangat tinggi. Ini menjadi perhatian kami agar prevalensi tersebut dapat ditekan sehingga susu menjadi layak dikonsumsi,” ujarnya.

Salah satu kebaruan penelitian ini adalah keberhasilan mengidentifikasi dominasi bakteri patogen Streptococcus dysgalactiae pada kasus mastitis subklinis dengan tingkat keparahan tertentu. Temuan tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menyusun strategi pengendalian penyakit yang lebih efektif sehingga kualitas susu sapi perah dapat terus ditingkatkan.

Menurut Rifa’i, tantangan terbesar selama penelitian justru datang dari proses pengambilan data langsung di lapangan yang membutuhkan komunikasi intensif dengan para peternak.

“Posisinya kami berada langsung di lapangan, sehingga harus berkomunikasi dengan para peternak dan menyesuaikan berbagai kondisi yang ada. Tantangan itu justru menjadi pengalaman yang sangat berharga,” katanya.

Usai menyelesaikan studi doktoral, ia menargetkan hasil penelitiannya dapat diterapkan melalui implementasi teknologi PEF di tempat penampungan susu sementara (TPS) pada peternakan rakyat. Kajian lanjutan juga akan dilakukan untuk mengetahui pengaruh teknologi tersebut terhadap masa simpan susu dan aspek keamanan pangan.

PEF Jadi Solusi Tekan Bakteri pada Susu

Promotor Prof. Dr. Ir. Puguh Surjowardojo, M.P. menilai disertasi tersebut memiliki urgensi tinggi karena selaras dengan kebutuhan peningkatan kualitas susu nasional.

Promotor Prof. Dr. Ir. Puguh Surjowardojo, M.P. (Puguh/UBTV)

Menurutnya, salah satu keunggulan penelitian ini adalah keberhasilan mengidentifikasi mikroorganisme penyebab mastitis menggunakan metode California Mastitis Test (CMT), sehingga penanganan penyakit dapat dilakukan secara lebih tepat.

“Penelitian ini bertujuan menekan Total Plate Count (TPC) bakteri di dalam susu. Selama ini TPC susu di tingkat peternak masih cukup tinggi. Dengan adanya teknologi PEF, pertumbuhan bakteri tersebut dapat dihambat sehingga kualitas susu menjadi lebih baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, tingginya jumlah bakteri masih menjadi tantangan utama di tingkat peternak rakyat. Padahal, Industri Pengolahan Susu (IPS) menetapkan standar mutu yang harus dipenuhi agar susu layak diproses. Teknologi PEF dinilai berpotensi membantu peternak menghasilkan susu dengan kualitas yang lebih baik sekaligus lebih aman untuk dikonsumsi.

Kolaborasi Kampus Perkuat Pengembangan SDM Peternakan

Keberhasilan Rifa’i meraih gelar doktor turut mendapat apresiasi dari Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Kahuripan Kediri, Rico Anggriawan, drh., M.Vet. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi institusinya sekaligus menunjukkan kualitas pembinaan akademik yang diberikan FAST UB.

“Menurut saya, Bapak Rifa’i merupakan dosen yang rajin dan tekun. Alhamdulillah beliau dapat lulus tepat waktu dalam delapan semester. Kami mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya atas bimbingannya,” tuturnya.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi awal terjalinnya kerja sama yang lebih luas antara Universitas Kahuripan Kediri dan Universitas Brawijaya, khususnya FAST UB, baik melalui studi lanjut dosen, penelitian bersama, maupun kolaborasi di bidang pendidikan.

Dengan riset yang berangkat dari persoalan nyata di peternakan rakyat, inovasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju produksi susu nasional yang lebih berkualitas, aman dikonsumsi, serta mampu meningkatkan daya saing peternak Indonesia. (gal)

Post Views: 38
Tags: disertasi doktorfast ubgalangKANAL24kanal24.co.idkualitas susumastitis subklinisPEFpeternakan rakyatPulsed Electric FieldRifa'isusu sapi perahuniversitas brawijaya
Previous Post

Doktor FH UB Soroti Kesenjangan Layanan Kesehatan di Daerah Tertinggal

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Doktor FAST UB Temukan Inovasi Tingkatkan Kualitas Susu Rakyat

Doktor FAST UB Temukan Inovasi Tingkatkan Kualitas Susu Rakyat

July 24, 2026
Doktor FH UB Soroti Kesenjangan Layanan Kesehatan di Daerah Tertinggal

Doktor FH UB Soroti Kesenjangan Layanan Kesehatan di Daerah Tertinggal

July 24, 2026
FK UB Siapkan Double Degree Manchester

FK UB Siapkan Double Degree Manchester

July 24, 2026
Klub Asia Tenggara Siap Tantang Wakil Indonesia di Piala Presiden 2026

Klub Asia Tenggara Siap Tantang Wakil Indonesia di Piala Presiden 2026

July 24, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025