Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Psikologi UB Ajak Siswa SD Berani Jadi Upstander Cegah Bullying

Einid Shandy by Einid Shandy
August 21, 2026
in Pendidikan, Sekolah
0
Psikologi UB Ajak Siswa SD Berani Jadi Upstander Cegah Bullying

Psikoedukasi Anti Bullying di SD Al Irsyad Al Islamiyyah (Dok. MMD UB)

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Menjadi saksi ketika teman mengalami bullying tidak berarti harus diam. Siswa dapat mengambil peran dengan memberikan dukungan, mencari bantuan, dan membantu menciptakan situasi yang lebih aman.

Pesan tersebut dikenalkan Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB) kepada siswa SD Al Irsyad Al Islamiyyah Kota Malang melalui program psikoedukasi anti-bullying.

Melalui program “Peningkatan Literasi Sosial melalui Program Psikoedukasi Anti Bullying”, siswa kelas 4, 5, dan 6 diajak mengenali berbagai bentuk bullying sekaligus memahami langkah yang dapat dilakukan ketika melihat temannya mengalami tindakan tersebut.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan Elmy Bonafita Zahro, M.Psi., Psikolog bersama tim pada 15 Juli 2026 itu tidak hanya berfokus pada pengenalan bullying, tetapi juga mendorong keberanian, empati, dan kepedulian siswa dalam membangun lingkungan sekolah yang aman.

Baca juga: Saat Konsumen Sulit Dipahami, Dosen Psikologi UB Gandeng Osaka University Teliti Neuromarketing

Psikologi UB Ajak Siswa SD Berani Jadi Upstander Cegah Bullying (Dok. MMD UB)

Kenali Bullying, Dampaknya bagi Korban

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan perbedaan antara bullying, candaan, dan konflik biasa. Bullying dijelaskan sebagai tindakan yang dilakukan dengan sengaja untuk menyakiti, terjadi berulang, serta umumnya melibatkan ketidakseimbangan kekuatan.

Siswa juga dikenalkan dengan berbagai bentuk bullying, mulai dari fisik seperti memukul dan mendorong, verbal seperti mengejek dan menghina, sosial seperti mengucilkan dan menyebarkan gosip, hingga cyberbullying melalui media sosial maupun pesan digital.

Tidak berhenti pada pengenalan bentuknya, siswa diajak memahami dampak bullying dari sudut pandang korban. Tindakan tersebut dapat membuat anak merasa takut, sedih, malu, tidak aman, hingga menarik diri dari lingkungan sosial.

Dampaknya juga dapat terlihat dalam aktivitas sehari-hari, seperti menurunnya semangat sekolah, kesulitan berkonsentrasi, menurunnya rasa percaya diri, gangguan tidur, hingga keluhan fisik seperti sakit kepala dan sakit perut.

Karena itu, siswa diajak untuk tidak menyalahkan atau mengabaikan teman yang mengalami bullying. Mereka didorong memberikan dukungan dan membantu korban mencari pertolongan kepada orang dewasa yang dipercaya.

Dari Bystander Menjadi Upstander

Salah satu materi utama dalam kegiatan tersebut adalah pengenalan peran bystander. Istilah ini merujuk pada seseorang yang melihat atau mengetahui terjadinya bullying, tetapi bukan merupakan korban maupun pelaku.

Siswa kemudian diajak mengambil langkah lebih aktif dengan menjadi upstander, yakni orang yang berani mengambil tindakan untuk membantu mencegah atau menghentikan bullying dengan cara yang aman.

Tindakan tersebut dapat dilakukan dengan mendampingi teman yang menjadi korban, mengajaknya menjauh dari situasi yang tidak aman, melaporkan kejadian kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya, maupun menyampaikan bahwa tindakan bullying tidak dapat dibenarkan.

Pemahaman itu diperkuat melalui aktivitas role play secara berkelompok. Siswa berlatih merespons sejumlah situasi yang mungkin mereka temui dalam kehidupan sekolah, seperti ketika melihat teman diejek di depan kelas, dikucilkan saat istirahat, maupun ketika teman dekat melakukan bullying kepada siswa lain.

Siswa juga mengikuti aktivitas “Kertas Kusut”. Mereka diminta meremas selembar kertas lalu mencoba mengembalikannya seperti semula. Aktivitas tersebut digunakan untuk menggambarkan bahwa luka akibat bullying tidak selalu mudah hilang meskipun pelaku telah meminta maaf.

Tutup Kegiatan dengan Komitmen Stop Bullying

Setelah materi dan aktivitas, kegiatan dilanjutkan dengan debriefing dan sesi tanya jawab. Siswa diberi kesempatan menyampaikan pemahaman maupun pengalaman yang berkaitan dengan materi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui penandatanganan komitmen “Stop Bullying” pada Wall of Commitment. Komitmen tersebut menjadi pengingat bagi siswa untuk menerapkan sikap anti-bullying dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, siswa dikenalkan bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang aman merupakan tanggung jawab bersama. Peran itu dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti tidak ikut menertawakan atau mengucilkan teman, menunjukkan empati, berani melapor, dan memberikan dukungan kepada teman yang membutuhkan.

Pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa keberanian bukan hanya tentang melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu orang lain merasa aman.

Program psikoedukasi ini diharapkan dapat memperkuat literasi sosial siswa sekaligus mendorong terbentuknya budaya sekolah yang lebih aman dan peduli. Dengan memahami peran upstander, siswa diharapkan tidak lagi sekadar menjadi saksi ketika bullying terjadi, tetapi mampu mengambil tindakan yang tepat dan aman. (afr)

Post Views: 38
Tags: Afra AureliaAntibullyingBentuk BullyingbullyingBystanderCyberbullyingPencegahan Bullyingpendidikan anakPsikoedukasi Antibullyingpsikologi ubSD Al Irsyad Al IslamiyyahSekolah AmanSiswa Sekolah Dasaruniversitas brawijayaUpstander
Previous Post

Kota Malang Jadi Pilot Project LSDP, Kelola hingga 150 Ton Sampah per Hari

Next Post

Investasi Beiersdorf Perkuat Ekonomi Kabupaten Malang

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Investasi Beiersdorf Perkuat Ekonomi Kabupaten Malang

Investasi Beiersdorf Perkuat Ekonomi Kabupaten Malang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Pendakian Arjuno Ditutup, Pendaki Diminta Bersabar

Pendakian Arjuno Ditutup, Pendaki Diminta Bersabar

August 21, 2026
Investasi Beiersdorf Perkuat Ekonomi Kabupaten Malang

Investasi Beiersdorf Perkuat Ekonomi Kabupaten Malang

August 21, 2026
Psikologi UB Ajak Siswa SD Berani Jadi Upstander Cegah Bullying

Psikologi UB Ajak Siswa SD Berani Jadi Upstander Cegah Bullying

August 21, 2026
Kota Malang Jadi Pilot Project LSDP, Kelola hingga 150 Ton Sampah per Hari

Kota Malang Jadi Pilot Project LSDP, Kelola hingga 150 Ton Sampah per Hari

August 21, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025