Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Kekeringan Belum Usai, Distribusi Air Bersih Malang Tembus 1 Juta Liter

Einid Shandy by Einid Shandy
September 4, 2026
in Regional
0
Kekeringan Belum Usai, Distribusi Air Bersih Malang Tembus 1 Juta Liter

Kekeringan Belum Usai, Distribusi Air Bersih Malang Tembus 1 Juta Liter (detikcom)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Musim kemarau mulai terasa bukan hanya dari tanah yang mengering, tetapi juga dari sumber air yang semakin sulit diandalkan. Bagi warga di sejumlah wilayah Kabupaten Malang, kebutuhan air bersih kini harus dipenuhi dengan menunggu pasokan datang ke titik-titik distribusi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat distribusi air bersih telah menembus 1.001.300 liter sejak masa tanggap darurat kekeringan dimulai pada 8 Agustus hingga 2 September 2026. Bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 2.657 kepala keluarga atau 8.479 jiwa yang terdampak kekeringan. Pada Rabu (2/9/2026), BPBD kembali menyalurkan 35 ribu liter air menggunakan dua armada dengan tujuh rit pengiriman ke Desa Sitiarjo dan Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Baca Juga:
8.957 Warga Terdampak Kekeringan, BPBD Malang Salurkan 824 Ribu Liter Air 

Kebutuhan Air Terus Bertambah

Distribusi lebih dari satu juta liter dalam kurun kurang dari satu bulan menunjukkan bahwa persoalan air bersih di Kabupaten Malang tidak berhenti pada satu kali bantuan. Pasokan harus dikirim secara bertahap menyesuaikan kondisi sumber air dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Sejumlah desa di empat kecamatan tercatat masuk dalam penanganan kekeringan, yakni Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Sumberpucung, dan Donomulyo. Kawasan Sumbermanjing Wetan menjadi salah satu titik dengan cakupan wilayah terdampak cukup besar, termasuk Desa Sumberagung, Sitiarjo, dan Kedungbanteng.

Distribusi juga menyasar Desa Tumpakrejo di Kecamatan Gedangan, Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung, serta Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan air bersih selama kemarau tidak hanya muncul di satu kawasan, tetapi tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Malang.

Perbedaan volume distribusi di setiap wilayah juga cukup mencolok. Desa Karangkates tercatat menerima 259.800 liter air bersih sejak penyaluran dimulai. Sementara Desa Sumberagung menerima 170 ribu liter, Tumpakrejo 155 ribu liter, Kedungbanteng 75 ribu liter, dan Sumberoto 69.600 liter.

Karangkates Jadi Penerima Terbesar

Besarnya distribusi ke Karangkates menjadi salah satu gambaran bagaimana kebutuhan air dapat berbeda antarwilayah. Ketika sumber air lokal tidak lagi mencukupi, pasokan dari luar menjadi penopang bagi aktivitas warga.

Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi pekerjaan yang membutuhkan koordinasi. Bukan hanya soal ketersediaan air, tetapi juga bagaimana air dapat dikirim tepat ke lokasi yang membutuhkan dengan armada dan rit pengiriman yang tersedia.

Pada penyaluran 2 September, misalnya, BPBD mengirimkan 20 ribu liter air ke Desa Sitiarjo dan 15 ribu liter ke Desa Kedungbanteng. Pengiriman dilakukan menggunakan dua armada dengan total tujuh rit.

Angka tersebut menambah total distribusi yang sebelumnya telah mencapai 966.300 liter. Dengan tambahan 35 ribu liter, akumulasi distribusi sejak 8 Agustus menjadi 1.001.300 liter. Artinya, kebutuhan air bersih masyarakat terus menuntut respons selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Distribusi Darurat Belum Menjawab Persoalan Air

BPBD Kabupaten Malang masih melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami keterbatasan air. Penanganan melibatkan sejumlah unsur, mulai dari PMI Kabupaten Malang, Dinas Pemadam Kebakaran, Perumda Tirta Kanjuruhan, PJT I Karangkates, pemerintah desa, puskesmas, hingga relawan.

Koordinasi tersebut penting karena distribusi air bersih bersifat responsif. Ketika sumber air warga kembali mencukupi, kebutuhan tangki dapat berkurang. Sebaliknya, jika kemarau berlangsung lebih panjang, distribusi harus kembali dilakukan.

Data terbaru juga menunjukkan perubahan jumlah warga terdampak dibandingkan pendataan sehari sebelumnya. Pada 1 September, BPBD mencatat 2.857 KK atau 8.957 jiwa terdampak, dengan distribusi mencapai 824.400 liter. Sehari kemudian, total penerima yang tercatat menjadi 2.657 KK atau 8.479 jiwa, sementara distribusi telah melewati satu juta liter.

Perubahan angka tersebut menunjukkan bahwa data kekeringan terus diperbarui mengikuti kondisi lapangan. Namun, satu hal yang tetap terlihat adalah kebutuhan air bersih belum selesai hanya dengan satu kali pengiriman.

Selama sumber air belum kembali normal dan musim kemarau masih berlangsung, distribusi tangki menjadi salah satu tumpuan warga. Di sisi lain, kondisi ini juga memperlihatkan pentingnya kesiapan sumber dan infrastruktur air agar masyarakat di wilayah rawan kekeringan tidak selalu berada dalam posisi menunggu bantuan ketika musim kemarau datang. (ndr)

Post Views: 33
Tags: air bersih MalangBPBD Kabupaten Malangdistribusi air bersihindriKANAL24kanal24.co.idkekeringan Kabupaten MalangMusim kemarau
Previous Post

Selat Hormuz Kembali Dilalui 17 Juta Barel Minyak

Next Post

4.582 Kapal Ikan Modern Disiapkan, 89 Ribu Pekerja Terserap

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
4.582 Kapal Ikan Modern Disiapkan, 89 Ribu Pekerja Terserap

4.582 Kapal Ikan Modern Disiapkan, 89 Ribu Pekerja Terserap

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
4.582 Kapal Ikan Modern Disiapkan, 89 Ribu Pekerja Terserap

4.582 Kapal Ikan Modern Disiapkan, 89 Ribu Pekerja Terserap

September 4, 2026
Kekeringan Belum Usai, Distribusi Air Bersih Malang Tembus 1 Juta Liter

Kekeringan Belum Usai, Distribusi Air Bersih Malang Tembus 1 Juta Liter

September 4, 2026
Selat Hormuz Kembali Dilalui 17 Juta Barel Minyak

Selat Hormuz Kembali Dilalui 17 Juta Barel Minyak

September 3, 2026
UB Dorong Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI Melalui Google Gemini Campus Tour

UB Dorong Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI Melalui Google Gemini Campus Tour

September 3, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025