Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Cultural Day FEB UB dan Nagoya University Perkuat Jejaring Mahasiswa Internasional

Einid Shandy by Einid Shandy
September 25, 2026
in Pendidikan
0
Cultural Day FEB UB dan Nagoya University Perkuat Jejaring Mahasiswa Internasional

Mahasiswa asing yang melakukan pertunjukan angklung (Puguh/Kanal24)

5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) memperkuat interaksi antar mahasiswa internasional melalui kegiatan Cultural Day bersama Nagoya University, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengenal budaya Indonesia sekaligus membuka ruang jejaring akademik lintas negara.

Kegiatan ini diikuti 32 mahasiswa internasional yang berasal dari 23 negara. Selain menjadi bagian dari orientasi mahasiswa asing, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pertukaran budaya dan pengalaman bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Dekan FEB UB Prof. Abdul Ghofar, S.E., M.Si., M.Acc., DBA., Ak., CA., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari inisiatif bidang akademik bersama International Office (IRO) FEB UB untuk membantu mahasiswa internasional beradaptasi dengan lingkungan kampus.

Baca juga:
Cakapolitika UB Buka Ruang Dialog Gen Z untuk Kebijakan Berbasis Data

Ruang Pertukaran Budaya Mahasiswa Internasional

Dekan FEB UB Prof. Abdul Ghofar, S.E., M.Si., M.Acc., DBA., Ak., CA. (Puguh/Kanal24)

Menurut Prof. Abdul Ghofar, kegiatan tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan lingkungan FEB kepada mahasiswa asing yang baru bergabung, tetapi juga mempertemukan mereka dengan mahasiswa internasional yang telah lebih dahulu berada di UB.

Pertemuan tersebut diharapkan membuat mahasiswa baru lebih mudah beradaptasi dan tidak merasa sendiri selama menjalani kehidupan akademik di Indonesia.

Selain itu, keberagaman asal mahasiswa menjadi peluang untuk membangun pertukaran budaya. Mahasiswa dapat saling mengenal tradisi, kebiasaan, serta perspektif dari negara masing-masing.

“Tak kenal maka tak sayang,” ujar Prof. Abdul Ghofar dalam menjelaskan pentingnya interaksi lintas budaya.

Ia menyebut, proses saling mengenal dapat berkembang menjadi pertukaran pikiran, ide, dan gagasan. Dengan demikian, kegiatan budaya juga dapat menjadi bagian dari pengembangan lingkungan akademik yang lebih terbuka.

Kegiatan tersebut menjadi kali kedua yang diinisiasi bidang akademik dan IRO FEB UB. Keberadaan mahasiswa dari berbagai negara dinilai menjadi salah satu modal FEB UB dalam memperkuat internasionalisasi lingkungan akademik.

Mahasiswa Asing Dapat Pengalaman Baru

Pengalaman mengikuti Cultural Day juga dirasakan Kay Zin Linn, mahasiswa asal Myanmar yang saat ini menempuh studi manajemen di FEB UB.

Kay mengatakan kegiatan tersebut merupakan kali kedua ia mengikuti acara serupa. Ia mengaku antusias melihat mahasiswa dari berbagai negara berkumpul dan menampilkan budaya masing-masing.

Kay Zin Linn, mahasiswa asal Myanmar yang saat ini menempuh studi manajemen di FEB UB (Puguh/Kanal24)

Menurutnya, penampilan budaya Indonesia menjadi salah satu pengalaman menarik karena memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk mengenal budaya lokal secara langsung.

Ia juga menyoroti pertunjukan dan penggunaan alat musik bambu dalam kegiatan tersebut. Baginya, pengalaman tersebut membuat mahasiswa internasional dapat melihat lebih dekat keragaman budaya Indonesia.

Kay menilai kegiatan tersebut semakin memperkuat kesan positifnya terhadap Indonesia. Interaksi dengan mahasiswa dan masyarakat di Indonesia juga memberikan pengalaman tersendiri selama menjalani masa studi.

Mahasiswa asal Myanmar tersebut saat ini telah memasuki semester ketiga dan berencana melanjutkan studinya di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Dari Budaya Menuju Jejaring Akademik

Cultural Day juga diarahkan untuk membuka peluang interaksi akademik yang lebih luas. Prof. Ananda Sabil Hussein, S.E., M.Com., Ph.D., mengatakan jejaring yang terbentuk melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan melalui kerja sama di bidang pendidikan, riset, maupun kegiatan akademik lainnya.

Ia menyebut keberadaan International Office FEB UB menjadi salah satu penghubung dalam menjaga keberlanjutan jejaring mahasiswa internasional yang telah terbentuk.

Sementara itu, Dr. Ikhtiara Kaideni Isharina, S.E., M.M., mengatakan keberadaan mahasiswa dari 23 negara memberikan peluang bagi FEB UB untuk mengembangkan kolaborasi lintas negara.

Menurutnya, jejaring tersebut dapat diarahkan pada program learning, pertukaran mahasiswa, hingga kerja sama akademik lainnya.

FEB UB juga tengah membangun sejumlah kerja sama internasional, termasuk inisiasi program double degree, riset, serta guest lecture dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri.

Kehadiran mahasiswa dari Nagoya University juga menjadi bagian dari jejaring akademik tersebut. Muhammad Fakrza Hidayat, mahasiswa master di Graduate School of International Development Nagoya University, mengatakan dirinya saat ini berkesempatan melakukan riset kolaborasi bersama Universitas Brawijaya.

Ia menyebut riset tersebut dilakukan di salah satu desa wisata di Malang dengan dukungan profesor UB dan teaching assistant. Pengalaman tersebut menurutnya memberikan perspektif baru dalam menjalankan penelitian di Indonesia.

Cultural Day FEB UB dan Nagoya University (Dok. FEB UB)

Selain pengalaman akademik, Fakrza juga melihat perbedaan budaya antara Indonesia dan Jepang. Ia menilai masyarakat Indonesia cenderung lebih komunal, sedangkan masyarakat Jepang menurut pengalamannya lebih individual.

Dari pengalaman belajar di Nagoya, ia juga melihat sejumlah kebiasaan yang dapat diterapkan di Indonesia. Salah satunya adalah komitmen terhadap waktu.

“Hal pertama yang paling gampang bisa kita aplikasikan adalah tepat waktu,” ujarnya.

Dari kegiatan tersebut, FEB UB berharap semakin banyak mahasiswa internasional yang dapat belajar maupun melakukan riset di lingkungan FEB UB. Keberadaan mahasiswa dari 23 negara menjadi bagian dari upaya FEB UB memperkuat posisi sebagai lingkungan akademik yang tidak hanya berjejaring secara nasional, tetapi juga internasional.

Melalui pertukaran budaya, interaksi mahasiswa, serta pengembangan kerja sama akademik, kegiatan Cultural Day menjadi ruang yang mempertemukan pengalaman lintas negara dengan peluang kolaborasi pendidikan dan riset. (nid)

Post Views: 87
Tags: Cultural Night FEB UBfeb ubInternasionalisasi UBInternational Office FEB UBjejaring akademikKANAL24kanal24.co.idkolaborasi internasionalMahasiswa Asingmahasiswa internasionalMalangnagoya universitypendidikan internasionalpertukaran budayariset kolaborasiuniversitas brawijaya
Previous Post

Open Ceremony PLT XXXIII Meriah, ALSA UB Jadi Tuan Rumah

Next Post

Literasi Visual Dekolonial Desi Bongkar Warisan Kolonial

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Literasi Visual Dekolonial Desi Bongkar Warisan Kolonial

Literasi Visual Dekolonial Desi Bongkar Warisan Kolonial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
IPHI Kota Malang Perkuat Pembinaan Haji Mabrur

IPHI Kota Malang Perkuat Pembinaan Haji Mabrur

September 26, 2026
Brawijaya SDG’s Summit 2026 Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Pembangunan Berkelanjutan

Brawijaya SDG’s Summit 2026 Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Pembangunan Berkelanjutan

September 26, 2026
MD-TOOL Winarto Ungkap Potensi Pisahkan Air dan Alkohol

MD-TOOL Winarto Ungkap Potensi Pisahkan Air dan Alkohol

September 26, 2026
Influenza A Mulai Diwaspadai pada Anak Saat Kemarau

Influenza A Mulai Diwaspadai pada Anak Saat Kemarau

September 26, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025