Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

BRI Catat Pertumbuhan Kredit 16,2 Persen, Risiko Tetap Dikendalikan

Einid Shandy by Einid Shandy
September 7, 2026
in Ekonomi, Nasional
0
BRI Catat Pertumbuhan Kredit 16,2 Persen, Risiko Tetap Dikendalikan

BRI Catat Pertumbuhan Kredit 16,2 Persen, Risiko Tetap Dikendalikan (Liputan6.com)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Pertumbuhan kredit menjadi salah satu indikator penting dalam melihat geliat bisnis perbankan. Namun, ekspansi yang semakin besar juga membawa tantangan untuk memastikan pembiayaan tetap sehat dan risiko kredit dapat dikendalikan. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan kredit tidak cukup hanya dilihat dari besarnya angka penyaluran, tetapi juga dari kemampuan bank menjaga kualitas aset.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp1.646 triliun hingga akhir Triwulan II 2026. Angka tersebut tumbuh 16,2 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini dibarengi dengan perbaikan sejumlah indikator kualitas aset BRI yang disampaikan dalam Press Conference Kinerja Keuangan Triwulan II 2026 di Jakarta, Senin (31/8).

Baca Juga:
Investasi Beiersdorf Perkuat Ekonomi Kabupaten Malang

Ekspansi Kredit Tetap Selektif

Pertumbuhan kredit BRI pada semester pertama 2026 tidak dilakukan dengan mengejar penyaluran secara agresif. Perseroan menerapkan strategi selective growth dengan mempertimbangkan segmen, sektor, serta profil risiko nasabah sebelum pembiayaan diberikan.

Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti mengatakan pertumbuhan kredit perseroan pada Triwulan II 2026 berada di atas industri perbankan dan berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas aset.

“Pertumbuhan kredit dan pembiayaan BRI pada Triwulan II 2026 berada di atas industri perbankan dan diikuti dengan perbaikan kualitas aset secara berkelanjutan,” ujar Ety.

Strategi pertumbuhan selektif tersebut menjadi penting di tengah kondisi industri perbankan yang menghadapi kebutuhan ekspansi sekaligus tuntutan untuk menjaga kualitas portofolio. BRI memperkuat pengelolaan risiko sejak proses akuisisi dan seleksi debitur, pemantauan kualitas kredit, hingga collection dan recovery.

Dengan pendekatan tersebut, ekspansi kredit tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan volume pembiayaan, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan debitur dalam memenuhi kewajibannya.

Kualitas Aset Menunjukkan Perbaikan

Perbaikan kualitas aset tercermin dari sejumlah indikator risiko kredit BRI. Rasio Non-Performing Loan (NPL) tercatat turun dari 3,0 persen pada Triwulan II 2025 menjadi 2,9 persen pada Triwulan II 2026.

Penurunan juga terjadi pada Loan at Risk (LaR) yang berada di level 9,1 persen pada akhir Triwulan II 2026, dari 9,6 persen pada akhir 2025. Sementara itu, Cost of Credit (CoC) turun menjadi 3,1 persen dari 3,4 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ety menjelaskan, pengelolaan risiko dilakukan secara menyeluruh untuk menjaga kualitas kredit sejak awal proses penyaluran.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pertumbuhan memiliki kualitas yang baik sejak awal. Karena itu, pengelolaan risiko dilakukan secara end-to-end, mulai dari proses pipeline akuisisi dan seleksi debitur, monitoring kualitas kredit, hingga collection dan recovery,” jelasnya.

Penurunan sejumlah rasio tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pertumbuhan kredit BRI tetap diikuti dengan upaya menjaga risiko. Artinya, kenaikan penyaluran pembiayaan tidak serta-merta diikuti peningkatan kredit bermasalah.

UMKM Tetap Menjadi Bagian Penting

Sebagai bank yang memiliki basis bisnis kuat pada sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembiayaan kepada sektor tersebut tetap menjadi bagian penting dalam portofolio BRI. Hingga akhir Triwulan II 2026, porsi kredit dan pembiayaan BRI Group kepada segmen UMKM mencapai sekitar 75,1 persen.

Besarnya porsi tersebut membuat kualitas pembiayaan UMKM menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan BRI. Penyaluran kredit kepada pelaku usaha tidak hanya berkaitan dengan ekspansi bisnis perbankan, tetapi juga dengan akses pembiayaan bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, BRI juga mencatat pertumbuhan aset dan laba sepanjang periode tersebut. Total aset BRI Group mencapai Rp2.352 triliun atau tumbuh 11,7 persen yoy. Sementara itu, laba bersih konsolidasian tercatat Rp31,2 triliun atau meningkat 17,5 persen yoy.

Capaian tersebut memperlihatkan arah pertumbuhan BRI yang tidak hanya berfokus pada peningkatan penyaluran kredit. Strategi pertumbuhan selektif menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas aset.

Bagi perbankan, pertumbuhan kredit yang tinggi memang menjadi peluang untuk memperluas pembiayaan. Namun, kemampuan menjaga kualitas kredit tetap menjadi faktor penting agar ekspansi dapat berlangsung secara berkelanjutan. (ndr)

Post Views: 35
Tags: BRIindriKANAL24kanal24.co.idkredit BRIkualitas asetpertumbuhan kredit 2026umkm
Previous Post

Dosen HI UB Bertemu Menlu Iran di Forum Persatuan Islam

Next Post

Bulog Banjiri Pasar dengan 110 Ribu Ton Beras

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Bulog Banjiri Pasar dengan 110 Ribu Ton Beras

Bulog Banjiri Pasar dengan 110 Ribu Ton Beras

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Bulog Banjiri Pasar dengan 110 Ribu Ton Beras

Bulog Banjiri Pasar dengan 110 Ribu Ton Beras

September 7, 2026
BRI Catat Pertumbuhan Kredit 16,2 Persen, Risiko Tetap Dikendalikan

BRI Catat Pertumbuhan Kredit 16,2 Persen, Risiko Tetap Dikendalikan

September 7, 2026
Dosen HI UB Bertemu Menlu Iran di Forum Persatuan Islam

Dosen HI UB Bertemu Menlu Iran di Forum Persatuan Islam

September 7, 2026
Teknik Lingkungan UB Perkuat Riset Pencemaran Bersama BRIN

Teknik Lingkungan UB Perkuat Riset Pencemaran Bersama BRIN

September 7, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025