Kanal24, Malang – Upaya Universitas Brawijaya (UB) dalam mengoptimalkan pengelolaan dana abadi kini memasuki babak baru. Kampus tersebut mulai menjajaki kerja sama dengan PT Trimegah Sekuritas untuk memanfaatkan instrumen pasar modal sebagai alternatif pengembangan dana yang lebih modern dan berkelanjutan.
Penjajakan kerja sama ini berlangsung dalam kegiatan yang digelar di Ruang Dana Abadi lantai 5 Gedung Rektorat UB, Senin (13/4/2026). Pertemuan tersebut menghadirkan Direktur Tim Pengelola Dana Abadi UB, Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng, Ph.D, IPU, serta Head of Mutual Fund Strategy & Partnership Trimegah Sekuritas, Hasbie Sukaton.
Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi UB untuk mempelajari berbagai peluang pengembangan dana melalui instrumen investasi, khususnya reksa dana, yang dinilai memiliki potensi memberikan imbal hasil optimal dengan risiko terukur.
Baca juga:
Dr. Catur Wasonowati Alumni BP UB di Jalur Ketahanan Pangan

Achmad Wicaksono menegaskan bahwa kerja sama ini masih berada pada tahap awal dan belum memasuki implementasi. Saat ini, pihaknya tengah mengkaji berbagai alternatif skema yang dapat diterapkan untuk mendukung penguatan dana abadi.
āIni kami sedang menjajaki kerja sama. Masih belum mulai, jadi masih melihat potensi penggalangan dana melalui beberapa jalan. Salah satunya melalui reksadana,ā ujar Achmad.
Ia menjelaskan, kehadiran Trimegah dalam forum tersebut memberikan gambaran komprehensif terkait mekanisme pembentukan reksa dana serta potensi manfaatnya bagi pengembangan dana abadi di lingkungan kampus.
Skema Kerja Sama dan Strategi Investasi
Dalam pemaparannya, Hasbie Sukaton menjelaskan bahwa Trimegah sebagai perusahaan investasi di pasar modal memiliki peran dalam membantu investor mengembangkan aset, baik dari kalangan individu maupun institusi.
Menurut dia, salah satu fokus utama dalam penjajakan kerja sama ini adalah optimalisasi pengelolaan dana abadi UB yang telah ada agar dapat berkembang lebih maksimal melalui instrumen investasi yang tepat.
āDalam konteks kerja sama dengan Brawijaya, pertama adalah optimalisasi pengembangan dana abadi yang sudah dimiliki agar semakin optimal lagi,ā kata Hasbie.
Selain itu, pihaknya juga tengah mengkaji peluang pembentukan produk investasi berbasis reksa dana yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik institusi pendidikan.
Hasbie menekankan bahwa strategi investasi yang akan disusun nantinya mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan tingkat risiko yang relatif rendah, namun tetap memberikan hasil yang optimal.
Tahapan Implementasi
Terkait implementasi, kedua pihak sepakat bahwa prosesnya akan dilakukan secara bertahap dan melalui kajian yang matang. Setelah tahap penjajakan ini, Tim Pengelola Dana Abadi UB akan menyampaikan hasil pembahasan kepada pimpinan universitas.
Achmad menyebutkan bahwa pihaknya akan menyiapkan sejumlah opsi kerja sama yang dapat dipilih oleh pimpinan sesuai dengan kebutuhan dan arah kebijakan institusi.
āNanti kami akan menyampaikan kepada pimpinan mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa dilakukan, lalu memberikan opsi-opsi untuk dipilih,ā katanya.
Jika kerja sama disetujui, tahapan selanjutnya meliputi penyusunan strategi investasi, pengembangan produk, hingga pelaksanaan program secara bertahap.
Selain itu, Trimegah juga akan terlibat dalam proses pendampingan teknis untuk memastikan pengelolaan dana berjalan sesuai dengan prinsip investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Target Pengembangan Dana Abadi
Melalui kerja sama ini, UB menargetkan dapat membuka peluang baru dalam penggalangan dana abadi yang lebih luas dan terstruktur. Pemanfaatan instrumen pasar modal diharapkan mampu meningkatkan nilai dana secara signifikan dalam jangka panjang.
Achmad berharap proses penjajakan ini dapat segera menghasilkan keputusan konkret sehingga implementasi kerja sama bisa dilakukan dalam waktu dekat.
āTargetnya kami bisa mendapatkan peluang penggalangan dana dengan bantuan Trimegah melalui reksadana dalam waktu yang secepatnya,ā ujarnya.
Dengan langkah ini, UB berupaya memperkuat kemandirian finansial institusi melalui pengelolaan dana abadi yang profesional, sekaligus mengikuti tren global dalam pengembangan aset pendidikan berbasis investasi. (nid/rin)













