Kanal24, Malang – Langkah Arema FC menuju partai final Piala Presiden 2026 harus terhenti di babak semifinal. Singo Edan takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya dalam Derby Jawa Timur yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), sehingga gagal mengamankan tiket ke laga puncak.
Gol tunggal kapten Persebaya, Yuran Fernandes, pada masa injury time babak pertama menjadi penentu kemenangan Bajul Ijo. Meski tampil lebih menekan selepas turun minum dan terus berusaha mengejar ketertinggalan hingga laga berakhir, Arema gagal mengonversi peluang menjadi gol dan harus mengakhiri kiprahnya di turnamen pramusim tersebut.
Baca Juga:
Gula Berlebih Diam-Diam Rusak Kesehatan Usus
Gol Bola Mati Jadi Pembeda
Derby Jawa Timur berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim sama-sama berupaya mengambil kendali permainan, sementara duel di lini tengah berlangsung ketat.
Arema mencoba membangun serangan melalui kedua sisi lapangan untuk membuka ruang di pertahanan Persebaya. Di sisi lain, Bajul Ijo bermain lebih sabar sambil menunggu peluang dari skema bola mati maupun serangan balik.

Kebuntuan akhirnya pecah pada masa injury time babak pertama. Berawal dari sepak pojok, Yuran Fernandes berhasil memenangkan duel udara dan menyundul bola ke gawang Arema. Gol tersebut membawa Persebaya unggul 1-0 hingga turun minum sekaligus menjadi titik balik jalannya pertandingan.
Tekanan Arema Belum Berbuah Hasil
Memasuki babak kedua, Arema meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Pelatih Marcos Santos melakukan sejumlah pergantian pemain guna menambah kreativitas dan daya gedor di lini depan.
Singo Edan beberapa kali mampu menembus area pertahanan Persebaya dan menciptakan peluang. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat kesempatan tersebut gagal menghasilkan gol penyeimbang.
Sementara itu, Persebaya tetap disiplin menjaga keunggulan. Lini pertahanan Bajul Ijo mampu meredam tekanan Arema hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 bertahan dan memastikan Persebaya melaju ke partai final Piala Presiden 2026.
Evaluasi Jelang Liga 1
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Arema menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2026/2027. Selain belum efektif memanfaatkan peluang di depan gawang, Singo Edan juga harus membayar mahal satu kelengahan dalam mengantisipasi situasi bola mati yang berujung pada gol kemenangan Persebaya.
Meski gagal melangkah ke final, perjalanan Arema di Piala Presiden 2026 belum sepenuhnya berakhir. Singo Edan masih akan menghadapi Persija Jakarta pada laga perebutan peringkat ketiga. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Arema untuk menutup turnamen dengan hasil positif sekaligus mematangkan persiapan sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027. (gal)














